Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Hai..


__ADS_3

Albert cukup kaget dengan apa yang di katakan oleh Dira tadi. Mereka sebelumnya datang dengan cara mengendap ngendap tapi saat ini Dira malah mengatakan ingin menyala langsung mereka semua.


" Kau serius Ra? "


" Aku tidak bercanda untuk hal seperti ini. Ayo... "


Dira melihat ke arah Tolvar dan memberikan kode agar dia ikut muncul bersama mereka. Tolvar jelas kaget dengan apa yang Dira ingin lakukan. Tapi tetap dia tidak akan melawan Dira saat ini.


" Kau pikir kau bisa mengalahkan aku? kau anak yang sudah di buang masih berani ingin muncul di hadapan kami. Kau pikir kau siapa berani menunjukan diri begitu? Dan ibu mu yang gila itu apa kau pikir aku akan membiarkan dirinya kembali normal? Itu tidak akan terjadi. "


Alvin sangat marah mendengar apa yang di katakan oleh wanita itu. Dia ingin melawan tapi ikatan di tangan dan kakinya terlalu kuat saat ini. Selain itu, anak buah dari wanita itu cukup banyak jadi dia tidak bisa melawan mereka saat ini.


" Kenapa kau diam saja? Di mana kesombongan kau tadi? Kau dengan lantang mengatakan kalau kau akan membalas aku dengan tanganmu sendiri. Sekarang bagaimana? Tunjukan pada aku mana kekuatan kau itu. "

__ADS_1


Mayang istri kedua dari ayah Alvin itu sangat congkak dalam berbicara. Dia selalu memancing emosi dari Alvin dan berusaha terus menyiksa Alvin dan ibunya dari tadi.


" Kau... "


" Waaahhhh aku mendengarkan pidato yang sangat membosankan dari tadi. Apa tidak ada kata kata lain lagi yang bisa kau ucapkan wanita tua? "


Dira menyela pembicaraan Mayang dengan perkataannya. Dia muncul dengan santai bersama Albert dan Tolvar disana. Bahkan anak buah Mayang tidak mendengar adanya suara yang di buat oleh Dira saat mendekat tadi.


Jadi semua yang berada di sana merasa kaget karena melihat tiba tiba ada tiga orang yang sudah ada di tempat mereka.


" Kau bertanya siapa aku? apa kau tidak menyanyakan pada orang yang kau tahan itu siapa orang yang akan datang kemari untuk membantu dia? "


" Maksudnya ini apa? jangan main main kau dengan aku. Aku bisa dengan mudah membunuh mu nanti. "

__ADS_1


Emosi Mayang sudah terpancing oleh perkataan Dira. Tapi dia salah mengatakan hal itu saat ini di hadapan Albert dan Tolvar. Karena mereka tidak akan membiarkan Dira terluka.


" Hati hati dengan ucapan mu wanita tua... sebelum aku memperbaiki bibir kamu yang sudah keriput itu nanti. "


Ucapan Albert di sambut tawa geli oleh Dira. Dia merasa lucu mendengar apa yang Albert ucapkan saat ini. Memang ucapan Albert terdengar sangat menggelikan. Tapi arti daribhal itu sangat mengetikan.


" Aku rasa kita tidak usah banyak bicara lagi. Cepat bebaskan mereka sebelum kalian aku habisi di sini saat ini. "


" Hahhahahaha... kau pikir kau bisa melawan semua anak buah aku disini? Kau belum tau tempat ini anak kecil. Kalian semua akan mati di tempat ini bersama sama nanti. "


Dira merasa lelah untuk bicara dengan Mayang. Jadi dia melihat kearah Nyonya Bulan yang ternyata sudah melihat dirinya saat ini.


" Bik... tolong tutup mata bibik sebentar dan jangan buka sampai aku menyuruhnya. "

__ADS_1


Dira malah berbicara dengan Bulan saat ini tanpa memperdulikan Mayang dan itu membut Mayang tambah marah dan memberikan kode pada anak buahnya untuk menyerang Dira.


" Matilah kau. "


__ADS_2