
Alvin benar mendatangi Dira untuk berbicara padanya. Tapi saat itu, Dira masih bersama denga Yasmin.Jadi suasana di kamar itu menjadi canggung karena keadaan tersebut.
" Vin.. ada apa? kenapa tiba tiba kamu diam begini? "
" Hemm.. "
Alvin masih ragu untuk berbicara dengan Dira karena Yasmin menatap dirinya tajam. Alvin bukan takut pada Yasmin, hanya saja dia merasa bersalah pada Dira saat ini.
" Yas... jangan memandangi orang seperti itu. Kamu harus belajar sopan Yas... "
Teguran Dira membuat Yasmin merebahkan kepalanya lagi di pangkuan Dira. Dia mengabaikan Alvin yang ingin berbicara dengan Dira saat ini. Lebih baik untuknya bermaja dengan Dira daripada mendapat omelan lagi.
" Vin.. bicara lah. "
Dira membiarkan Yasmin ada bersamanya karena tidak mau anak singa itu mengamuk kalau dia memintanya keluar dan Alvin berdua saja di dalam kamar dengan dirinya.
" Aku mau minta maaf pada kamu Ra.. aku membuat kamu dalam masalah karena masalah yang aku hadapi. "
__ADS_1
" Aku tidak masalah. Lagipula ini tidak ada hubungan dengan kamu. Mereka mengincar Chupa saat itu. Jelas aku akan melindungi dia. Masalah kamu dengan ibu kamu itu sudah selesai di awal. Jadi semua ini murni bukan kesalahan kamu. Tapi aku mau meminta sesuatu pada kamu saat ini. "
" Apa itu? "
" Lepaskan maslah ini. Dan biarkan aku mengambil alih semuanya. Mereka berani ingin menyentuh binatang ku. Aku tidak akan memberikan ampun untuk mereka. "
Alvin tersenyum mendengar perkataan Dira. Dia merasa memang Albert dan Dira sangat mirip dan cocok bersama.
" Kenapa kamu tertawa? "
Dira cukup kaget dengan apa yang di katakan oleh Alvin. Tapi terbesit rasa bahagia juga di hatinya karena hal ini. Dira merasa dia sangat di lindungi oleh Albert sekarang ini. Hal yang sama juga di rasakan oleh Yasmin. Dia tidak menyangka kalau daddynya akan bergerak cepat untuk mendapatkan hati Dira.
" Kak, aku keluar dulu. "
Tanpa mendengar jawaban Dira, Yasmin langsung pergi keluar kamarnya. Dia berlari dengan cepat untuk menemui daddynya. Yasmin ingin mengucapkan terimakasi pada Albert karena mau mewujudkan keinginan dia untuk mendekati Dira.
Sedangkan Dira, dia geleng geleng kepala karena tau apa yang di pikirkan Yasmin. Tapi dia tidak masalah untuk itu. Dira menerima Albert sebagai pasangannya.
__ADS_1
" Vin makasi karena kamu tidak masalah untuk hal ini. Aku hanya tidak mau chupa di incar lagi. Karena saudara tiri kamu yang mengirim orang itu untuk membunuh Chupa. "
Alvin agak kaget dengan hal ini. Dia tidak menyangka kalau akan menjadi seperti ini masalahnya.
" Ra... "
" Jangan khawatir. Semua akan baik baik saja. Hanya aku tidak mau kamu terlibat lagi. Karena dia sekarang berurusan dengan aku. Bukan kamu lagi Vin. "
Alvin hanya bisa mengangguk setuju. Karena bagaimana pun dia memang berada di bawah perlindungan Dira. Sedangakan du tempat berbeda ada seorang pria dewasa yang saat ini sedang marah karena menerima laporan dari orang suruhannya.
" Kalian sangat payah dalam berkerja. Mencari orang bodoh begitu saja kalian sangat sulit. Apa yang bisa kalian lakukan haaah? "
" Maaf panggeran, tapi kita kehilangan jejak setelah mereka memasuki kawasan hutan liar itu. Saya sempat berpikir bila mereka sudah menjadi santapan binatang buas saat ini. "
" Jangan gila kau. Dia tidak selemah itu untuk bisa di kalahkan binatang buas. Kau cari cepat dia dimanapun berada. Dan bawa kembali pada aku mau hidup atau sudah tak bernyawa lagi. "
" Baik panggeran"
__ADS_1