
Kekejaman Sovian di saksikan langsung oleh Dira. Dia membiarkan apa yang ingin di lakukan oleh Sovian selama itu tidak membahayakan dirinya.
" Hanya perlu latihan fisik sedikit saja untuk dia berubah menjadi monster mengerikan. Akan sangat bahaya bila dia bertemu orang yang tidak baik kedepannya. Aku yakin kalau dia jauh lebih mengerikan dari Nicolas bila salah jalan. "
Dira bergumam begitu saat dia menyaksikan dengan matanya sendiri bagaimana cara Sovian menghukum Nicolas. Walaupun badan Sovian penuh dengan luka, dia tetap berusaha bergerak dan menyalurkan amarahnya pada Nicolas.
Nicolas yang memang sudah di buat tidak berdaya oleh Dira, dia hanya bisa berteriak dan meminta ampun pada Sovian.
" Kau sudah sangat berdosa selama ini Nicolas. Kau sudah melakukan banyak hal licik untuk mendapatkan kekayaan. Aku akan membalaskan semua rasa sakit yang orang orang itu rasakan pada kau. Kau harus tau bagaiamana rasanya sakit seperti yang mereka rasakan. "
Sovian perlahan menggoreskan pisaunya kepada tubuh Nicolas dan dia menikmati setiap teriakan dari Nicolas. Dira yang merasa sudah cukup manyaksikan semuanya, perlahan dia memundurkan langkahnya dan keluar dari tempat itu.
__ADS_1
Dira tidak mau terlibat terlalu jauh untuk masalah pribadi dari Sovian. Dia berencana nanti akan membiarkan Sovian memilih jalannya sendiri. Entah dia mau ikut dengan Dira atau memang punya tujuan lain nanti Dira tidak peduli. Hanya satu yang Dira perdulikan yaitu, bila Sovian sampai mengusik keluarganya, kematian Sovian akan lebih mengerikan dari Nicolas.
" Kalian berjagalah disini sampai pria disana selesai melakukan apa yang dia inginkan. Aku akan kembali dulu menemui tuan kalian. "
" Baik nona. "
Anak buah Albert yang Dira bawa mematuhi semua perintah Dira karena tau kalau Dira adalah orang pentinh untuk tuannya.
" Ra.. apa kamu datang ke tempat Nicolas tanpa mengajak aku? Kenapa kamu selalu melakukan hal yang berbahaya sendirian Ra. Aku sangat kawatir pada kamu sayang. "
Albert tidak bisa tidur lagi setelah di hubungi oleh Raka. Dia sangat mencemaskan Dira karena sampai dini hari begini belum juga datang menemui dirinya.
__ADS_1
" Apa aku cari saja dia kesana? Siapa tau dia kesulitan di tempat itu. "
Albert yang ingin pergi seketika berhenti saat dia berbalik badan. Dira ternyata sudah berdiri di belakangnya dan memandangi dirinya.
" Ra.. kamu.. "
Dira tidak mengatakan apapun lagi dia langsung memeluk Albert dengan erat. Dia merasa sangat lelah setelah melakukan banyak hal dari pagi. Albert yang tau kalau Dira lelah, dia hanya bisa mengangkat tubuh Dira dan membiarkan Dira duduk di pangkuannya dengan nyaman.
Dia sudah lega saat melihat Dira baik baik saja saat ini. Tidak ada yang lebih penting untuk Albert daripada keselamatan Dira.
" Aku lega kamu baik baik saja. Lain kali apa bisa kamu mengatakan semuanya dulu pada aku sebelum bertindak? Aku kawatir Ra... "
__ADS_1
" Maaf Al.. aku sangat marah saat Nicolas menyuruh orang mencelakai papa dan yang lainnya. Melihat bibi Bulan yang kembali trauma membuat aku tidak bisa mengendalikan diri. Maaf, tidak akan ada hal seperti itu lain kali. "