Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Aku Mendapatkan Mu


__ADS_3

Dira yang sedang bermain akhirnya melihat ada orang dewasa lagi di sekitar panti itu. Dan dia sepertinya memperhatikan mereka saat ini.


Didalam hatinya Dira menyeringai melihat itu. Dia tidak menyangka akan menemukan salah satu pelakunya dengan cepat. Tapi Dira tau, orang itu hanya anak buah dari pelaku yang sebenarnya.


" Ibu... selamat pagi... "


Dira sudah cukup bermain dengan anak anak dan sudah menemukan apa yang dia cari. Jadi, Dira menghampiri ibu panti dan menyapanya.


" Pagi nak.. Sepertinya kamu sangat menikmati bermain dengan anak anak ya.. "


" Iya bu... saya juga berasal dari panti. "


" Ooohhh maaf... tapi saat ini kamu sudah punya orang tua kan nak.. "


" Kebetulan saya bertemu orang tua kandung saya bu. "


Ibu panti menganggukan kepalanya dan dia tidak mencari tau lebih dalam lagi kenapa Dira bisa ada di panti saat kecil. Karena tau itu urusan pribadi Dira.

__ADS_1


" Mari kita sarapan dulu... Sepertinya sudah siap sarapannya... "


" Di panti ini berapa banyak pegawainya bu? "


" Ibu mengelola tempat ini dengan saudara ibu saja nak... Dia kadang bersama anaknya membantu di tempat ini. "


Dira mengangguk mengerti. Jadi saudara ibu panti ini ingin menguasai segalanya sendirian. Dan mendapatkan untung yang banyak.


" Vin, segera hubungi kak Raka dan suruh anak buahnya menyiapkan beberapa orang untuk menggantikan supir dan beberapa orang di tempat ini nanti saat akhir pekan. "


" Bukan dari awal di ganti Vin... coba saja kamu hubungi kak Raka dulu. Bilang apa yang aku bilang tadi. Dan nati aku hubungi dia kembali. "


Alvin langsung menghubungi Raka dan memberitahu apa yang Dira bilang. Tapi Raka malah marah besar.


" Kau... kau menginap di panti bersama Dira saja? gila kau Alvin. Kenapa kau melakukan hal itu? kalau Dira kenapa kenapa bagaimana? Kau pikir kami tidak khawatir pada Dira dari kemarin? Dan kenapa anak itu tidak mengaktifkan hpnya? "


Alvin bingung dengan Raka. Dia selalu menghawatirkan Dira seperti itu dan selalu menganggap Dira anak kecil yang tidak bisa apapun. Sedangkan saat ini, Dira jauh lebih pintar dalam memainkan dramanya di panti ini.

__ADS_1


Alvin sampai bingung melihat Dira yang sekarang. Ini seperti Dira memiliki banyak keperibadian. Jadi Alvin bingung mana Dira yang asli.


" Ka... Dira aman dia bahkan sangat pintar. Kamu tidak usah khawatir dengan dia. Dia tidak akan terluka. "


Raka yang masih tidak bisa tenang meminta Alvin mengirimkan alamat mereka saat ini. Tapi Alvin yang sudah pasti lebih takut pada Dira, dia memilih menuruti Dira agar tidak memberitahu Raka dulu dimana alamatnya.


Dan Raka hanya bisa menerima hal itu saja. Dia akan menunggu Dira menjelaskan bagaimana rencana dia nanti. Sedangkan Dira, dia sudah duduk manis di meja makan bersiap sarapan dengan semua anak panti.


" Ibu... apa ibu juga akan ikut dengan anak anak bermain ke kebun binatang nanti? "


Pertanyaan Dira di tujukan untuk saudara dari ibu panti saat ini.


" Tidak nak... ibu ada urusan yang harus ibu lakukan saat itu.. Jadi tidak bisa ikut. "


" Ooohhhh padahal aku ingin mengajak semua yang ada di panti ini untuk berlibur bersama. "


Mereka semua sama sekali tidak curiga dengan niat dari Dira saat ini. Mereka lebih percaya dengan apa yang mereka lihat. Kalau Dira anak gadis yang manis dan masih kekanak kanakan.

__ADS_1


__ADS_2