Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Kalahnya Alberto


__ADS_3

Alberto yang saaat itu masih berusaha untuk mencoba kabur dan melawan Dira langsung dia. saat dia mendengar apa yang Dira katakan.


" Sebelum kau berusaha lebih keras lagi, apa kau tidak mau tau bagaimana putra tercinta mu itu mati mengenaskan?


*deg*


Jantung Alberto langsung berhenti berdetak saat itu. Masalah ini di sama sekali tidak ada yang tau.Dia menyimpan semua masalahnya rapat rapat. Bahkan kenapa dia membuat kelompok mafia ini saja tidak ada yang tau alasan sebenarnya.


Mereka hanya berpikir Alberto membuat kelompok ini untuk mendapatkan uang lebih banyak dan kekuasaan. Tapi beda dengan alasa itu. Dia lebih ingin balas dendam atas meninggalnya anak yang sangat dia sayangi sedari kecil.


Anak yang dia idam idamkan selama ini sampai istrinya mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anak itu. Dan anak itu tiba tiba di lihat meninggal dengan keadaan mengenaskan di hutan belantara.


" Dari mana kau tau mengenai hal ini? "

__ADS_1


Alberto mulai lebih waspada kepada Dira. Karena dia tidak mau kalau nanti terjebak dengan wanita berbahaya ini. Alberto baru sadar kalau Dira bukan wanita biasa yang hanya mengandalkan koneksi dan kekuasaan ayahnya untuk melawan Alberto.


" Apa kau tidak mau tau siapa yang sudah membuat kau menjadi mainannya? Kay selama ini sedang di jadikan pion di dalam permainan catur orang itu. Kau akan berjalan sesuai dengan arah yang dia mau. Kau sangat bodoh Alberto. "


" Apa maksud mu? "


Dira berjongkok di hadapan Alberto sambil mangacungkan pisau yang dia pegang pada Alberto. Tapi fokus Alberto sudah berbeda. Dia lebih penasaran dengan kematian anaknya.


Rahasia yang dia simpan bertahun tahun entah darimana Dira mengetahuinya. Yang bisa Alberto pikirkan hanya, Dira di balik semua ini atau Dira memang saksi dari kematian anaknya dulu.


Alberto sedikit percaya pada Dira. Tapi dia tetap waspada. Karena dia menyadari kalau dari tadi Dira hanya mempermainkan emosinya saja.


" Kalau kau tau segalanya, kenapa kau tidak memberitahu aku? SIAPA PEMBUBUHNYA BRENGSEK..!"

__ADS_1


Alberto tidak bisa menahan emosinya saat Dira masih belum mau menjelaskan siapa yang menjadi dalang dalam kejadian itu.


" Kau tau, aku sebelumnya ingin kau mati dengan mudah dalam pertarungan ini tanpa mengungkap kejadian yang kau alami itu. Tapi karena kau berani menyentuh orang ku dan membuat dia terluka. Jangan salahkan aku membuat kau mati dengan cara mengenaskan saat ini. "


Alberto terlihat tidak takut mati ataupun terluka. Dia ingin tau siapa dalang kejadian yang menimpa dirinya waktu itu.Siapa yanv sudah membunuh buah hati kesayangannya itu.


" Kay tau Alberto, dia sangat kau percayai. Coba kau pikirkan ini. Dia selalu melaporkan segala hal mengenai musuh musuh mu tapi dia mencari pembunuh anak mu saja dia tidak bisa. Apa kau masih percaya ada orang yang begitu? Dia bisa melakukan apapun untuk kamu tapi membantu kau membalaskan dendam saja tidak mampu. "


Perkataan Dira itu memaksa Alberto berpikur keras mengenai orang yang Dira maksudkan.


* Akkkkkhhhh... sial...*


Saat sedang serius Alberto berpikir, pahanya di tusuk kembali oleh Dira menggunakan pisau. Dan saat tangannya ingin menyentuh pisau itu dan melepaskannya. Dira menusuk tangan Alberto dengan cepat. Sehingga teriakan Alberto terus terdengar disana.

__ADS_1


Tolvar dan anak buahnya semua serempak menyaksika hal itu dan mengatakan sesuatu yang sama di dalam hatinya.


" Ini belum seberapa. Dia bisa lebih kejam lagi dari ini. "


__ADS_2