
Syan terus memacu mobilnya untuk bergerak menghindari kejaran dari orang itu. Hingga akhirnya dia tidak bisa menghindar lagi karena ternyata jalan yang dia lewati adalah jalan buntu.
" Aku harus kemana lagi sekarang? Apa nona sudah pergi? Apa aku bisa melawan mereka saat ini? "
Belum sempat Syan mengambil keputusan, terdengar suara tembakan dari belakang mobilnya. Syan dengan cepat mengambil senjata dan ingin menembak bali mereka. Namun saat dia berbalik untuk melihat keadaan di belakang, yang dia lihat hanya beberapa anak buah dari Raka yang sudah menembaki musuh saat ini.
" Apa dari tadi aku juga di ikuti oleh mereka? Kenapa aku sampai tidak sadar akan hal ini? Bila tau akan hal ini, sudah dari tadi aku melawan mereka semua. "
Syan tidak jadi ikut turun dari dalam mobilnya. Dia membiarkan anak buah Raka yang membereskan segalanya untuk dia dan dia akan pergi setelah semua selesai.
__ADS_1
" Apa kau baik baik saja? Nona sudah aman kau bisa pergi sekarang. "
Anak buah Raka sudah selesai bertarung jadi segera menghampiri Syan dan mengabarkan apa yang di perintahkan oleh Dira untuk Syan. Dia sengaja memrintahkan anak buah Raka untuk menyampaikan semua itu pada Syan agar ada yang membantu Syan dalam menangani masalah yang dia hadapi.
Syan kembali pulang ke rumah di hutan dengan membawa robot Yasmin bersama dengannya. Sedangkan anak buah Raka, mereka membereskan sisa dari perbuatan mereka. Dengan begini, Nicolas akan mulai menyerang mereka karena tau target yang dia incar saat ini lolos dari jebakannya.
Dira sudah sampai di tempat yang dia akan gunakan untuk menyembunyikan Yasmin, Chupa dan Asha. Dia segera masuk kedalam pekarangan rumah itu dan membiarkan Chupa dan Asha turun.
" Oohh astaga Yasmin tertidur. "
__ADS_1
Dira mengangkat Yasmin dan memerintahkan Chupa serta Asha mengikitinya. Dira membawa Yasmin ke sebuah tempat seperti laboratorium di tengah hutan. Namun tanpa orang tau, disana ada rumah yang bisa menampung banyak orang di dalamnya.
Chupa dan Asha aman di tempat itu karena tempat tersebut adalah tempat dari Alberto yang telah dia sembunyikan selama ini. Tempat itu Dira ketahui dari pikiran Alberto dulu dan semua kenangannya. Jadi setelah Alberto tiada, tempat itu Dira ambil alih dan menjadikannya tempat rahasia untuk mengamankan orang terdekatnya.
" Chupa, kau diam disini temani Yasmin. Jangan keluar atau melakukan hal yang aneh aneh. Aku ada urusan sebentar jadi baik baiklah. "
Dira sudah nyiapkan surat agar di baca oleh Yasmin nanti saat dia bangun tidur. Jadi Dira aman meninggalkan Yasmin di sana. Selain tempat yang tersembinyi, tempat itu juga di lengkapi oleh sistem keamanan yang tinggi. Tidak akan ada yang bisa membobol keamanan tempat itu dan tidak ada yang bisa menghancurkan tempat itu juga. Semua sudah Dira persiapkan dengan matang hingga sekarang hanya tinggal dia menghadapi Nicolas dan Viki saja.
" Aku harus menemui Sovian dulu sebelum bertemu dengan Albert. Sovian pasti sudah menunggu bukti yang aku bawa saat ini. Bila nanti dia sudah melihat semua ini, aku sudah dapat memastikan akhir dari Nicolas akan cepat datang."
__ADS_1