
Cukup lama Dira tidak datang menemui Raka dan yang lainnya di tempat yang di sediakan papanya. Dira hanya sering mengabari mereka melalui telpon dan mengyuruh mereka untuk melakukan penjagaan ketat di tempat itu.
Angga yang memang mempunyai anak buah yang banyak, dia mengatur mereka agar Dira tetap dilindungi. Dan semua pergerakan Dira, Angga tau. Maka dari itu, Angga ingin membantu putrinya secara langsung. Tapi ternyata putrinya tidak mengizinkan dan Dira menyakinkan kalau ini adalah rencana terbaik mereka. Karena Dira akan di bantu oleh Albert.
Alvin yang mendengar sepintas pembicaraan Dira dengan Angga di telpon menjadi merasa cemburu. Dia tidak menyangka kalau Albert yang begitu angkuh bisa berkerja sama dengan Dira. Yang artinya Albert hampir sama dengan Raka kemanpuannya.
Itu juga yang membuat Alvin semakin iri. Karena dia tidak mempunyai kemampuan seperti mereka.
Dia merasa semakin susah untuk mendapatkan Dira. Hingga dia pergi kekamar ibunya untuk mencari ketenangan.
" Ma... aku sangat sedih saat ini. "
__ADS_1
" Kamu kenapa Vin? "
Alvin menaruh kepalanya di pangkuan ibunya. Dan memainkan tangan ibunya itu. Ibu Bulan tau kalau anaknya sedang dalam suasana hati yang buruk saat ini. Jadi dia tidak ada bertanya lagi tapi hanya mengelus kepalanya saja. Ibu Bulan hanya ingin memberikan ketenangan saja untuk Alvin.
" Ma.. aku menyukai Dira. "
Setelah cukup lama terdiam. Dia mengatakan isi hatinya pada ibunya. Alvin merasa apa yang dia rasakan saat ini ibunya harus tau. Dia ingin ada yang memberikan dirinya saran. Karena selama ini tidak ada yang menganggap serius dia menyukai Dira.
" Hemmmm Ma juga suka dengan Dira.. "
Ibu Bulan langsung tersenyum lucu dengan jawaban Alvin. Dia sudah pernah di beritahu hal ini oleh Dira. Dan apa yang Dira katakan semua masuk akal. Kalau Alvin sebenarnya hanya merasa nyaman di dekat Dira. Bukan cinta.
__ADS_1
" Vin.. darimana kamy tau kalau kamu mencintai Dira? "
" Itu saat aku mulai dekat dengan dia. Pertemuan aku dengan dia yang berkesan oleh aku. Dan karna dia aku cepat melupakan wanita ular itu. "
" Vin.. coba kamu pikirkan dulu. Saat Dira sedang melakukan sesuatu, apa pernah kamu ingin mengambil alih semua pekerjaan dia? melawan apa yang dia ucapkan? berselisih pendapat dengan dia? "
" Kenapa Ma menanyakan hal itu? "
" Vin... bila kamu hanya menurut apa yang Dira mau dan membiarkan dia mengatur segalanya. Bahkan kamu itu merasa nyaman ada di perlindungan Dira, itu bukan cinta Vin. Tapi kamu menganggap Dira sebagai kakak atau orang yang paling bisa kamu andalkan. Bila kamu cinta pada Dira, kamu pasti ingin melakukan sesuatu untuk membantu Dira dan itu tidak perlu instrupsi dari dirinya. "
Alvin memikirkan lagi apa yang Ibunya itu. Memang yang selama ini mendominasi dirinya adalah Dira. Dia selalu menyerahkan keputusan pada Dira. Dia juga tidak pernah berani melawan apa yang Dira ucapkan. Tapi rasa cemburu itu, apa itu bukan artinya dia mencintai Dira?
__ADS_1
" Vin... cobalah berpikir lebih tenang lagi. Mama akan selalu mendukung apa yang kamu suka. Bila kamu menyukai Dira dan memang kamu mencintai dia. Buktikan pada dirinya bila kamu layak untuk menjaga dan melindungi dia selamanya. "
Apa yang ibunya bilang juga pernah di katakan Raka bahkan Dira. Tapi Alvin terlalu takut untuk melangkah sendirian. Alvin memilih memimirkan lagi perasaannya.