Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Kembali ke Kota


__ADS_3

Dira sudah tiga hari berada di rumahnya itu bersama Chupa dan yang lainnya. Dia juga sudah melihat perkembangan dalam pembuatan bom Tolvar. Dira sangat bangga pada Tolvar, karena dia sangat hebat dalam hal seperti ini. Selain itu, dia juga memastikan anak buah Tolvar yang lain juga mengembangkan bakatnya dengan baik.


Semua dirasa sudah beres, Dira akhirnya memutuskan kembali ke Kota. Dira sadar, kalau dia harus lebih banyak waktu di kota untuk mengurus keperluan disana. Dan bukan malah berada du rumah bersama yang lainnya.


Dira cukup merasa kasihan kepada Raka yang sudah susah payah membantu dia membangun perusahaan itu. Dan Dira bahkan belum sekali pun datang ke kantornya.


" Tolvar, aku akan kembali ke kota hari ini juga. Aku serahkan pengawasan tempat ini pada kamu."


" Baik lah... Tapi bagaimana dengan pemuda itu? dia terus mengikuti kamu kemanapun kamu pergi."


" Biarkanlah dia begitu, aku pusing dengan tingkah dia."


" Apa dia akan tinggal disini juga? aku rasa kalau begitu, chupa tidak akan setuju. "


"Mereka tidak bisa akur sama sekali. Aku yakin dia tidak mau tinggal di tempat ini. Dia pasti mengikuti aku pergi ke kota. "


" Sebenarnya kenapa kamu membiarkan dia ada di sisi kamu? "

__ADS_1


" Aku kasihan melihat tingkah bodohnya. Dan jujur saja, aku tidak suka melihat orang di rendahkan begitu. "


" Ooohhh baiklah. Semoga perjalanan kamu aman nanti sampai kota. "


Selesai berpamitan dengan semuanya, Dira langsung ingin pergi. Tapi apa yang Dira bilang sebelumnya memang benar terjadi. Alvin tetap ingin ikur Dira kemanapun Dira pergi.


" Aku ikut kamu. Aku gx mau kamu tinggalin di tempat ini sendiri. Apalagi bersama binatang kamu itu. Gak aku gak mau. "


Chupa langsung menggeram karena dia memang tidak menyukai Alvin. Karena Alvin yang terus mengikuti Dira, itu membuat Chupa tidak menyukainya.


Alvin hanya diam dan mengikuti langkah kaki Dira.


Tidak ada pembicaraan saat perjalanan mereka ke kota. Hanya kesunyian yang menemani.


Sampai di suatu tempat, Dira langsung berhenti dan ingin keluar. Alvin panik karena dia berpikir akan di tinggalkan oleh Dira sendiri di jalan yang sepi. Jadi dia ikut turun dan menghampiri Dira.


"Kamu kenapa datang kemari? ada apa? "

__ADS_1


" Tidak ada. Aku hanya ingin memastikan sesuatu saja. Sudah sana masuk. "


Dira berhenti di tempat dia sebelumnya bertemu Angga. Dia ingin bertemu lagi dengan Angga. Tapi tidak bisa karena dia tidak tau dimana Angga tinggal.


" Ayolah... balik yuk.. "


Alvin terus mengajak balik karena merasa tidak nyaman di tempat itu. Dan saat mereka berbalik dan ingin pergi, Dira sempat melihat ada bayangan seseorang yang mirip dengan Angga. Jadi, dia panggil orang itu.


" Om.... om... "


Angga berbalik dan melihat orang yang memanggilnya. Seketika perasaan senang itu menghampiri dirinya. Angga tidak menyangka kalau dirinya bisa bertemu dengan gadis yang menitipkan kucing itu lagi.


" Kamu disini lagi. Sedang apa sekarang? mau kemana? ini siapa? "


" Ooohhh om, nanya satu satu. ini teman aku, kami baru datang dari suatu tempat dan ingin balik ke kota. Tapi, aku mampir untuk mastiin kucingnya udah gak ada di jalan lagi. "


Dira menjelaskan segalanya kepada Angga dan Angga belum melihat jelas wajah Dira. itu karena hoodie yang Dira pakai. Jadi masih belum jelas Angga melihat wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2