
Albert yang sedang mengikuti Dira, mendapatkan laporan dari pengasuh Yasmin kalau putrinya sedang mengerjai para pengawal yang dia siapkan untuk menjaga Yasmin.
" Yas... kenapa kamu berbuat ulah disaat yang tidak tepat sayang... Dira dalam bahaya dan kamu malah membuat masalah di rumah. Daddy sampai bingung dari mana kamu mendapatkan sifat jahil kamu ini. Karena mama kamu sebelumnya tidaklah jahil. "
Albert hanya memberitahu pada pengasuh Yasmin agar bersabar dan tetap menahan Yasmin agar tidak keluar rumah malam ini. Karena bila Yasmin bisa keluar dari rumah itu, bukan keselamatan Yasmin saja yang dalam bahaya. Tapi Keselamatan dirinya juga dalam bahaya.
Dia tau betapa Dira sangat menyayangi Yasmin. Dan Dira juga yang sudah mengatakan kalau Yasmin harus di jaga ketat malam ini. Dan bila Yasmin masih bisa kabur, jelas Dira akan menyalahkan dirinya.
" Sebenarnya kenapa Dira bisa sampai tau apa yang akan di lakukan Yasmin malam ini? Dia seolah sudah memberi aku pertunjuk kalau malam ini Yasmin akan berulah. Maka dari itu dia meminta penjaga yang sangat ahli untuk menjaga Yasmin. Hubungan mereka sangat rumit. Padahal baru kenal tapi sudah sangat dekat. Dan sifat Yasmin hampir mirip dengan Dira. Mereka sama sama tidak suka di ganggu. "
Albert terus berguman membandingkan Yasmin dn Dira selama dia mengikuti Dira. Tapi tiba tiba dia tersadar sesuatu.
__ADS_1
" Kenapa aku jadi membandingkan mereka berdua? yang memiliki anak itu adalah aku dan mendiang mama Yasmin. Tapi kenapa aku jadi memikirkan kemiripan Dira dengan Yasmin.. "
Yasmin di kediaman Albert sengaja membuat ulah agar dia bisa mengikuti Dira pergi menuju markas mafia itu. Tapi Dira sudah memnyuruh sebagian anak buah Raka untuk membantu anak buah Albert menjaga Yasmin.
Dira sangat tau bagaimana cerdiknya Yasmin bila sudah menginginkan sesuatu. Jadi dia meminta semua waspada saat itu.
" Aku harus bisa keluar dari rumah sebelum kakak di ajak pergi oleh penjagat itu. Aku harus ikut untuk membantu kakak disna. "
Benar saja. Apa yang di inginkan Yasmin terlaksana. Karena lelah mengejar Yasmin, mereka akhirnya minum air dan merasakan sakit perut yang luar biasa. Jadi Yasmin bisa pelan pelan keluar dari rumah.
Tapi saat Yasmin melangkah keluar dari pintu, Yasmin di kejutkan oleh anak buah Dira yang berada di depanya dan menatap dirinya tanjam.
__ADS_1
" Aduuuhhh ini bukan hanya daddy ternyata yang harus aku lawan tapi kakak Dira juga. Dan kakak lebih pintar dari daddy dalam membuat rencana. apa sebaiknya aku batalkan saja rencana ke tempat kakak? Tapi aku tidak mau kakak kenapa kenapa. "
Yasmin berkata demikian di dalam hatinya. Dan dia menatap polos kearah pengawal yang di kirimkan oleh Dira.
" Nona muda... silakan kembali kekamar. Jangan nona muda berpikir akan mengelabui kami. Karena kami tidak akan tertipu dengan mudah. Nona kami sudah memberikan peringatan agar nona tidak keluar dari rumah ini. "
Yasmin akhirnya tau kalau tidak akan ada jalan keluar lagi untuk dirinya pergi dari rumah itu.
" Kalau begini aku tidak akan bisa kabur lagi. Kakak Dira sangat kejam pada aku. Dia hanya mengijinkan daddy saja yang ikut bersamanya. "
Yasmin menghentakan kakinya dan kembali kedalam kamarnya. Sedangkan anak buah Albert masih sibuk dengan urusan perutnya yang sakit karena ulah Yasmin.
__ADS_1