Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Masalah Karena Raka dan Albert


__ADS_3

Dira tau kalau Yasmin saat ini sedang mengawasi dirinya. Tapi dia ingin mengabaikan bocah itu untuk mementara. Karena dia masih harus memikirkan bagaimana cara menangani masalah yang akan datang saat ini.


Masalah yang di buat oleh Albert dan Raka tanpa mereka sadari. Dira harus menyempurnakan latihan yang baru dia pelajari sebelumnya saat ini. Bila tidak Yasmin bisa saja menjadi korban dari masalah yang akan dia hadapi sebenatar lagi.


" Chupa kemari".


Chupa langsung mendekat pada Dira dan bermanja disebelahnya.


" Kau mau bermain lagi dengan aku? Kali ini kau tidak akan sendirian. Aku akan mengajak yang lain juga. Tapi aku mau kau menunjukan latihan yang selama ini kau pelajari. Jangan sampai perhatian aku diambil alih oleh yang lain. Paham? "


Chupa merasa ada yang tidak benar saat ini. Dia tidak mau Dira sampai memiliki peliharaan lain lagi sekarang ini. Dia hanya mau Dira tetap menjadikan dia peliharaan satu satunya.


" Kalau kau tidak mau di saingi, Kau berusahalah lebih keras lagi untuk sekarang. "


Setelah bicara begitu, Dira menepuk kepala Chupa pelan dan bangkit untuk pergi dari tempat itu. Dira mau menemui papanya. Dan membiarkan papanya bicara dengan Albert nanti. Karena Dira tidak mau bicara dengan Albert lagi saat ini.


" Kakak... kakak mau kemana? "


" Kenapa? kamu mau ikut? "

__ADS_1


" Anggukan antusias dari Yasmin menjawab semuanya. "


Dira mau menggendong Yasmin tapi Yasmin mundur biar tidak bisa di sentuh Dira.


" Kenapa? "


" Kakak masih sakit "


" Aku sudah sembuh. ini lihat. tidak ada luka kan? "


Dira menunjukan bahunya pada Yasmin untuk meyakinkan Yasmin kalau dia baik baik saja. Dan wajah cerah Yasmin menjawab semuanya. Yasmin tidak akan menolak lagi di gendong oleh Dira karena dia memang sangat menyukainya.


Dira mengajak Yasmin untuk mencari papanya. Dan selama perjalanan itu, Yasmin tidak henti hentinya tertawa karena gelitikan Dira di perutnya. Mereka bercanda sambil berjalan. Dan Dira menikmati hal itu. Sebelum dia bertemu dengan Albert.


" Aku ingin bicara Ra.. "


" Saya tidak"


" Tapi kita harus bicara saat ini. "

__ADS_1


" Permisi. "


" Ra... maaf. "


Albert memegang tangan Dira untuk menghentikan langkah Dira yang ingin menjauhi dirinya saat ini. Dia tidak mau menjadi asing lagi untuk Dira.


" Maaf aku salah. Aku hanya takut kamu kenapa kenapa. "


" Dengan ragu pada saya? "


" Ra... jangan bicara formal lagi. Tolong jangan buat jarak lagi di antara kita. "


" Saya rasa anda sendiri yang membuat jarak itu sebelumnya. Tuan Braham, saya selalu menepati apa yang saya ucapkan. Tapi bila anda tidak paham dan percaya percuma anda meninta saya bersikap seperti sebelumnya lagi. "


" Maaf aku salah. Aku terlalu kawatir pada kamu. Dan kamu yang biasanya keras kepala itu membuat aku berpikir kamu memang pergi keluar. Maaf Ra.. "


Dira masih diam saja dan membiarkan Albert mengatakan semuanya.Dia bahkan tidak ada melepaskan tangannya dari Albert saat ini.


" Kalau anda sungguh meninta maaf, sekarang biarkan aku mengatasi mereka. Dan aku minta pinjamkan aku binatang peliharaan milik anda pada saya nanti. "

__ADS_1


Albert menimang permintaan Dira. Dan akhirnya menyetujui syarat Dira.


" Baiklah.. Tapi aku ikut dalam rencana kamu. Dan akan melindungi kamu nanti. "


__ADS_2