
Pagi pagi sekali Yasmin bagun dari tidurnya dan melihat Dira ada di sebelahnya. Yasmin sangat kaget mendapati hal ini. Tapi dia juga sangat bahagia bisa tidur bersama dengan Dira. Jadi Yasmin kembali menyamankan tidurnya dan memeluk Dira erat.
Tqpi saat Yasmin ingin kembali menutup matanya, dia mendapatkan ciuman dikeningnya.
" Pagi Yas.... Jangan tidur lagi ya.. "
" Hehehe.. pagi kakak.. "
" Ayo bangun, dan bersiap sarapan. Daddy kamu pasti sudah menunggu kita saat ini. "
Yasmin menganggukan kepalanya dan berjalan menuju toilet untuk membersihkan diri. Sedangkan Dira, dia sudah selesai mandi sedari tadi dam hanya memejamkan mata sebentar sebelum Yasmin bagun tadi. Jadi dia langsung saja menyiapkan segala keperluan Yasmin dan keluar untuk menuju meja makan.
Di meja makan, ternyata Albert sudah duduk dan menunggu dirinya dan Yasmin, Sedangkan yang lain saat ini masih beristirahat karena mereka semua sedang sakit dan kelelahan. Bahkan Chupa dan Asha tidak ada di sekitar mereka karena saat ini sedang beristirahat.
" Pagi Al.. "
" Pagi Ay.. "
__ADS_1
" Al.. dari kemarin kamu rubah rubah terus panggilan kamu pada aku. Panggil nama aku saja Al jangan panggil begitu."
Albert merasa lucu melihat reaksi Dira yang terlihat kesal. Dia memang sengaja melakukan hal itu untuk menggoda Dira dan mereka akan semakin dekat setelahnya.
" Aku lebih suka memanggil kamu Ay sekarang. Itu terdengar manis. Kamu juga harus biasain panggil aku begitu Ay, biar nanti gak canggung lagi saat kita menikah. "
*blush*
Pipi Dira langsung memerah saat Albert membicarakan mengenai masalah pernikahan. Dia belum siap bila harus cepat menikah dengan Albert. Tapi bila melihat dari sisi Yasmin, Dira tidak bisa mengabaikan keinginan anak itu. Yasmin hanya ingin keluarga yang utuh dan Dira ingin mewujudkan keinginan Yasmin.
" Al stop. Jangan goda aku lagi. Gak baik perlakuan kamu ini. Aku takut Yas nanti mendengarnya. "
" Itu gak masalah Ay.. Karena itu akan membuktikan pada Yas nanti kalau kita memang akan menikah secepatnya. "
" Dan setelah menikah dengan daddy kakak Dira akan tidur dengan aku terus. "
Yasmin yang sudah selesai bersip siap menyela pembicaraan antara daddy nya dan Dira. Dia bahagia bisa bangun di pagi hari dan mendapati suasana hangat di antara Albert dan Dira.
__ADS_1
" Kalau daddy menikah dengan Dira nanti, berarti Dira akan tidur dengan daddy Yas.. mana bisa dia tidur dengan kamu. Dia itu istri daddy"
" Ta.. "
" Kalian diam lah, jangan berdebat karena masalah begini. Ayo kita mulai sarapan dulu. Setelah itu kita buat persiapan untuk ke taman bermain besok. Aku tidak mau besok kita memakan makanan yang tidak sehat di sana. Jadi nanti aku akan membuat beberapa masakan untuk kita bawa. "
Yasmin dan Albert sudah melupakan perdebatan mereka tadi. Dan sekarang mereka sangat bersemangat untuk mempersiapkan hari esok.
" Bagaimana kalau nanti ada waktu, kita piknik bersama. Atau liburan ke Villa untuk untuk menikmati suasana baru. "
Dira hanya menanggapi dengan senyuman saja. Sedangkan Yasmin sudah bersorak gembira setelah mendengar perkataan Albert.
" Ay.. kamu setuju dengan apa yang aku bilang tadi? "
" Ya.. Al. Kamu atur saja. Yang paling sibuk di antara kita itu adalah kamu. Aku ikut saja. "
Yasmin langsung memeluk Dira dengan erat karena dia merasa sangat bahagia. Dia merasakan bagaimana sekarang mempunyai keluarga yang utuh.
__ADS_1