Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Pikirkan Kembali


__ADS_3

Selesai dengan semua kegiatannya, Dira lalu berdiri dan melihat kesekelilinganya. Dia memperhatikan ada sesuatu yang mencurigakan dari balik dinding yang ada di balik ruangan itu. Saat dia akan mendekati tempat itu, Albert menahan tangan Dira.


" Kamu mau kemana? Jangan pergi terlalu jauh. "


" Kau masih menghawatirkan aku? Seharusnya kau kawatir tentang keadaan mu saja. Aku hanya sebentar dan tidak akan pergi jauh."


Dira menatap kearah diding yang dia curigai sambil berbicara dengan Albert. Albert langsung paham dan dia memegang tangan Dira lebih erat untuk mengajak dia berjalan mendekati tempat itu.


Anak buah Alberto yang melihat hal itu sangat cemas dan ingin mengeluarkan suara untuk memberikan peringatan. Tapi Tolvar dan anak buahnya yang melihat hal itu langsung menembai mereka yang ingin bicara.


" Mereka memang akan di musnahkan. Jadi kenapa kita tunda untuk menghabisinya. "


" Kau berkata begitu karna kau berasa gatal ingin ikut dalam permainan nona bukan? "

__ADS_1


Anak buah Tolvar berkata demikian dan di sambut tawa oleh yang lainnya. Mereka seolah tidak sedang dalam keadaan yang menegangkan saat ini. Mereka yang melihat bagaimana cara Dira melakukan semua sendiri itu pun hanya merasa tempat ini bukan tempat yang bisa mereka sebut sarang Mafia.


" Ra... hati hati.. "


" Kau mundur saja.. biar aku sendiri. "


" Kau diamlah.. Biarkan aku untuk melindungi kamu saat ini. "


" Kau jangan bercanda, kau ingin melindungi aku dengan tangan yang patah? "


Saat dekat dengan dinding itu. Dengan sengaja Dira langsung menendang dinding itu hingga membuat dinding itu berlubang.


Albert lagi lagi mendapatkan kejutan dengan tindakan Dira yang terkesan ceroboh dan tidak memikirkan resiko yang di hadapi. Tapi bagaimana pun dia tetap akan melindungi Dira.

__ADS_1


Albert mengeluarkan senjatanya dan dia tidak akan ragu lagi menyerang musuh dengan cara yang biasa dia lakukan. Karena dia sudah melihat bagaimana cara Dira menghadapi Alberto sebelumnya. Jadi sudah dapat di pastikan kalau Dira tidak akan takut bila melihat tindakan kejam yang dia lakukan nanti.


" Kau bila hanya ingin menembaki mereka saja, lebih baik pikirkan lagi. "


Peringatan Dira mengisyaratkan kalau dia harus menggali lagi dari mereka sebuah informasi penting di dalam kelompok ini.


" Jangan pikir aku laki laki lemah.. aku akan tunjukan bagaimana aku yang sebenarnya pada kamu. Karena aku tidak sesederhana yang kamy duga. "


Perkataan Albert tersebut membuat Dira tersenyum manis. Dia merasa mendapatkan rekan yang sempurna dalam menjalankan misinya.


Orang yang berada di bali dinding itu kaget dan mulai melakukan perlawanan pada Dira dan Albert. Walaupun tangan Albert patah, tetapi cara bertarung Albert ternyata tidaklah lemah. Dia dengan mudah membantai mereka semua dengan satu tangan yang memegang dan terus menembakan peluru.


Dira tidak banyak ikut membantu karena dia sudah memilih satu target untuk di introgasi nanti di tempat Albert. Dira tau kalau Albert memang memilik sisi yang berbeda dan dia hanya mau Albert mengakui hal itu saat bersama dengan dirinya.

__ADS_1


" Kau berhutang penjelasan pada aku untuk semua ini tuan Albert. "


Setelah semua berhasil di bereskan, Dira berkata begitu pada Albert. Dan Albert menanggapi dengan senyuman saja kepada Dira. Dia tidak sabar untuk berbicara berdua dengan Dira setelah ini.


__ADS_2