
Dira melatih dirinya tanpa henti. Dia hanya di berikan teori saja dalam beladiri oleh A ying, tapi dia memperaktekannya sendiri tanpa bantuan siapapun.
Sedangkan Chupa, dia di latih lebih keras oleh A ying juga. Itu pun saat sudah mendapatkan Ijin dari Dira yang mengatakan kondisi Chupa sudah baik baik saja.
A ying tidak tanggung tanggung melatik fisik Chupa lagi. Sedangkan Dira menyerahkan semua metode latihan kepada A ying. Dira juga membantu A ying dalam bermain saham. Dan saat ini, bisa di bilang Dira sudah sangat kaya raya.
Jadi dia ingin mulai membangun bisnisnya. A ying setuju saja dengan keputusan Dira. Lagipula, semua itu adalah milik Dira. A ying tidak melarang apapun kecuali Dira meminta keluar dari kastil. A ying akan menolak tegas.
Jadi selama ini selalu A ying yang keluar mencari bahan makanan atau hal lainnya. Saat keluar kastil pun A ying selalu menyamar. Karena dia tidak ingin banyak orang yang tau soal dirinya.
Saat sampai di pasar, A ying sempat melihat ada beberapa laki laki sedang menghadang dua orang pengemis. Sepertinya pengemis itu pasangan suami istri. Karena merasa tertarik dengan mereka, A ying jadi mulai mendekat dan berusaha menguping.
Saat di dekati, dia mendengar pembicaraan mereka yang bilang sedang mencari seorang anak. Dan A ying langsung dapat mendengar pikiran mereka. Ternyata yang mereka cari adalah Dira. Dan yang sedang berbicara itu, orang tua angkat Dira.
__ADS_1
" maaf tuan, saya sungguh tidak mengetahui dimana anak itu berada saat ini. Dia menghilang begitu saja dulu dan menyebabkan kami mempunyai masalah."
" jangan bohong kalian. jelaskan kemana kalian menjual anak itu! "
" kami memang berencana menjualnya tuan, tapi sebelum itu terjadi, anak itu sudah kabur terlebih dahulu. kami janji nanti kalau kami melihat dia, kami akan memberitahu tuan"
" kalau kalian sampai berbohong, kalian akan mendapatkan balasannya. kami akan mengawasi kalian. "
Setelah itu para laki laki itu, pergi meninggalkan Orang tua angkat Dira.
" Dira harus lebih cepat belajar dan bisa bertahan di luar sana sendirian nanti. Dia harus lebih bisa memahampi mana perasaan Dira yang sebenarnya dan mana perasaan Fu ling. "
A ying, melanjutkan belanjanya dan ingin cepat kembali. Disaat yang sama, orang tua angkat Dira sedang mendiskusikan berbagai rencana jahat.
__ADS_1
" pa, anak itu ternyata bukan anak biasa pa. kita harus cepat menemukannya dan meminta uang kepada mereka nanti."
" benar, ayo kita cari Dira, dan kita sekalian balaskan dendam kita atas kematian Vika. "
A ying, sudah sampai di Kastilnya dan dia memikirkan banyak kemungkinan mengenai Dira. Saat sibuk dengan pikirannya, A ying di kejutkan dengan kedatangan Dira disana.
" Kak, apa yang sedang kakak pikirkan? kenapa sampai kakak menaruh semua sayur langsung ke kulkas? "
A ying diam dan dan bergelut dalam pikirannya. Dia tidak mau kejadian buruk menimpa Dira kembali di kehidupannya kali ini. Dia ingin menjelaskan segalanya kepada Dira, tapi takutnya Dira akan mengambil tindakan implusif dan membahayakan dirinya.
" kak, kakak tenang saja, semua kehawatiran kakak tidak akan terjadi. Aku jamin itu. "
Jawaban Dira membuat A ying tercengang. Dia langsung melotot kepada Dira.
__ADS_1
" Dira... kamu..... "