
1 minggu sudah mereka lewati di Paris. Tepatnya selama 3 hari 3 malam Gabriella dikurung dalam kamar. Bagaimana bisa dia akan keluar, sedangkan tubuhnya seakan remuk, ditambah lagi tubuhnya tidak ada ubahnya macan tutul. Itu bukti kebuasan seorang Andre, asisten yang pernah dia katai pria dingin. Ternyata rupanya dugaannya itu salah, siapa bilang Andre adalah pria dingin. Lihat saja buktinya sekarang.
"Siapa yang menghubungi kamu sayang?" tanya Andre setelah Gabriella mengakhiri via telepon, dia baru saja habis dari kamar mandi.
"Sini," pinta Gabriella, ingin mengeringkan rambut Andre yang sedang basah-basahan.
Andre menurut bahkan sangat senang menerima perlakuan lembut serta kepedulian Gabriella.
"Vini katanya sekarang mereka dalam perjalanan menuju Paris. Aku bilang datang saja ke villa tempat kita ini," papar Gabriella.
Kening Andre mengerut.
"Sayang nanti mereka menganggu kita," ucap Andre begitu manja.
Alis Gabriella mengerut mendengar ucapan Andre.
"Menganggu apanya? mereka kan ingin honeymoon juga," pungkas Gabriella yang tidak tahu maksud Andre.
"Tentu saja menganggu karena mau tidak mau aku melepaskanmu dari kamar," ucap Andre.
Gabriella mengerutkan bibir mendengar alasan itu.
"Aku juga sudah bosan di kamar," cicit Gabriella seakan sangat senang mendengar Vini dan dokter Frans mau datang.
"Kamu bilang bosan? tetapi kamu sangat menikmatinya sayang, bahkan mulut manismu ini meracau merdu," goda Andre seraya menempelkan jarinya menyelusuri bibir Gabriella.
Wajah Gabriella seperti kepiting rebus mendengar godaan Andre. Sehingga membuat handuk untuk mengeringkan rambut Andre, kini dilempar mengenai wajah Andre.
Lalu dia bergegas berlari naik ke ranjang. Menutupi seluruh tubuhnya yang saat ini masih menggenakan lingerie karena itu permintaan Andre.
"Sayang sepertinya kamu meminta kode," Andre kembali menggoda bahkan kini dia menyusul Gabriella masih belum menggenakan baju.
"Dasar mezvm!" Seru Gabriella dibalik selimut yang hanya menyembul kepalanya saja
"Tapi kamu suka bukan? dan bahkan sekarang memberi kode. Hmmm jika ingin tinggal bilang saja sayang, karena suami mezvm kamu ini siap sedia," goda Andre semakin membuat Gabriella mengeram kesal.
"Sayang....." Teriak Gabriella ketika Andre menindih tubuhnya.
°°°°°°
Di sebuah cafe yang pernah mereka kunjungi, di sanalah mereka menunggu kedatangan dokter Frans bersama Vini. Karena ternyata mereka memilih menginap di hotel yang tidak jauh dari villa yang mereka tempati.
Malam ini mereka sepakat bertemu, sekalian makan malam bersama.
"Kemana mereka?" ujar Andre karena mereka sudah menunggu sekitar 5 menit.
"Sabar sayang, mungkin masih dalam perjalanan," ucap Gabriella.
Hmmm
Tidak lama pandangan Gabriella mendapati dua sosok itu sedang mencari-cari meja mereka.
"Vini...." Panggil Gabriella seraya mengangkat tangan.
Vini melihat ke arah mereka dan segera menarik tangan dokter Frans. Kini mereka saling menyapa.
"Kenapa lama sekali?" tanya Andre.
__ADS_1
"Maklum bro namanya juga pengantin baru jadi banyak dramanya, hmmm seperti tak tahu saja," ujar dokter Frans.
Benar saja mereka agak terlambat karena lagi mencetak anak. Memang rada-rada gimana gitu memiliki suami mezvm.
"Sabar bro, utamakan dulu kepentingan lain," ujar Andre sok menasehati, padahal dia juga banyak drama sebelum ke cafe tadi.
Gabriella maupun Vini saling menggelengkan kepala.
Mereka memesan makanan masing-masing. Seraya menunggu pesanan mereka saling menceritakan pengalaman mereka, walau tidak sampai ke hal pribadi yang lebih dalam karena itu adalah privasi masing-masing.
Mereka asik berbincang-bincang seakan tidak menyadari dua sosok yang kini berada di belakang mereka.
Hem Hem Hem
Deheman itu membuat obrolan mereka terhenti, lalu serempak menoleh ke belakang karena posisi sofa mereka sejajar.
Deg
Dua pasangan yang tengah berbulan madu itu kaget bukan main melihat siapa sosok yang sedang berdiri dengan wajah tak bersalah.
"Alfred, Abel," seru mereka serentak.
Alfred langsung memelukku membawa bergabung dengan dua pasangan honeymoon. Dengan wajah tak bersalah kami mendaratkan bokong dengan duduk saling berhadapan dengan mereka.
"Kalian seperti habis melihat hantu," kataku dengan alis terangkat.
"Biarkan saja sayang. Hmmm apa kamu sudah lapar?"
Aku mengangguk. Kami mengabaikan pasangan itu, bahkan lebih parahnya lagi Alfred menganggap mereka hanya nyamuk-nyamuk.
"Menurut Kakak kami memiliki kembaran lain?" sahutku sekenanya.
"Di dunia ini memang memiliki 7 kembaran tetapi itu sangat mustahil karena tidak ada yang mampu menaungi kami," papar Alfred.
"Sayang jangan terlalu lebay," ucapku dengan nada manja.
Mendengar hal itu membuat mereka melongok.
"Sepertinya honeymoon kalian sangat menyenangkan sampai-sampai terbengong begitu?" ucapku seraya berdiri lalu memeluk Gabriella. "Bagaimana kabar Kakak?" sapaku dalam pelukan Gabriella.
"Baik sayang. Ya ampun kenapa tidak kabari jika kalian ternyata ke sini juga?" kata Gabriella seraya melepas rindu.
"Biar menjadi kejutan saja," sahutku sekenanya.
"Memang kalian saja yang bisa honeymoon?" ujar Alfred. "Andre, eits maksudku Kakak ipar sepertinya kau sangat bahagia? terlihat jelas rona kebahagiaan di wajahmu. Hmmm apa kau sudah berhasil mencetak gol?" ujar Alfred langsung ke intinya.
Mendengar godaan Alfred membuat wajah Andre maupun Gabriella merona merah.
"Kak ipar jangan terlalu ganas, lihat tuh Kak Gaby lemas," godaku menimpali.
"Jangan kasi kendor. Bila perlu kurung 7 hari 7 malam" sambung Alfred.
Hahaha
Mereka tertawa kecuali Andre dan Gabriella.
"Apa kau dulu juga mengurung Adik ipar 7 hari 7 malam brother?" tanya dokter Frans seakan penasaran.
__ADS_1
"Kau benar brother," jawab Alfred sehingga membuatku menunduk. "Jangan kasi kendor," sambungnya seraya memelukku dengan penuh kasih sayang, bahkan aku merasa risih karena suami mezvmku ini tak tahu tempat. Bisa dikatakan mengalahkan dua pasangan pengantin baru itu.
Gabriella bersama Vini saling menggelengkan kepala karena mereka juga merasakan hal yang berhubungan dengan kurung mengurung, walau tak selama itu. Berarti diantara mereka bertiga pasangan kamilah yang memecahkan rekor.
"Apakah ada pekerjaan di sini Adik ipar?" tanya Andre, memanggil Alfred Adik ipar membuatnya geli.
Alfred menatap Andre dengan tajam.
"Kau pikir kami ke sini karena ada pekerjaan? asal kalian tahu jika kami juga sedang honeymoon, walaupun ini honeymoon ke seribu kalinya," ujar Alfred.
"Sayang jangan berlebihan," aku memprotes.
"Maaf sayang," seketika Alfred merubah sikapnya, hal itu memancing reaksi Andre maupun dokter Frans.
"Sungguh bucin," ejek mereka serempak.
"Sebentar lagi kalian juga akan merasakannya, jadi jangan mengejek. Ini bukan soal budak cinta seperti yang lagi viral tetapi ini bukti cinta tulusku kepada istriku," ujar Alfred.
Hmmm
"Mohon perhatiannya sebentar kepada para pengunjung cafe xx malam ini. Malam ini kita kedatangan tamu utama yaitu Tuan Alfred Hugo bersama Nyonya Hugo. Untuk itu kita akan ada pesta dansa dengan pasangan masing-masing. "Kami persilahkan Tuan serta Nyonya Hugo bangkit berdiri," ucap manager cafe tersebut.
Alfred merengkuh pinggangku untuk bangkit berdiri, sebagai menyapa para pengunjung cafe. Tepung tangan tanda penyambutan kami. Betapa hebatnya suamiku, sampai orang negara luar sana banyak mengenalinya.
"Ini dansa bebas, siapa saja boleh hanya sebagai hiburan." Perhatian dari manager cafe.
"Sayang kenapa mengadakan dansa segala sih?" aku sedikit protes karena aku sama sekali belum pernah melakukan itu. Setiap ada pesta aku selalu menolak bila diajak oleh Alfred.
"Untuk saat ini boleh yah sayang? aku juga tidak pernah melakukannya tetapi kita coba saja."
"Jika aku jatuh bagaimana? lihat gaunku ini sangat panjang," itu hanya alasanku saja. Ingin menolak tetapi harus cari celah.
"Langsung kutangkap. Tidak mungkin jatuh kan ada aku yang meluk kamu sayang."
"Baiklah!"
Kedua pasangan pengantin baru itu hanya melongok saja melihat interaksi kami.
"Apa kalian hanya berdiam diri saja? tunjukan bahwa kalian adalah pasangan pengantin baru. Aku memang sengaja mengadakan pesta dansa ini, sebagai hadiah untuk honeymoon kalian," ujar Alfred.
Hal itu membuat mereka saling memandang. Setuju tidak setuju mereka tidak bisa menolaknya.
Bersambung....
Jangan lupa tinggalkan like, vote, favorit, hadiah dan komennya agar author lebih semangat lagi💪
ALFRED❤ISABELLA
ANDRE❤GABRIELLA
FRANS❤VINI
__ADS_1