MEMILIH DIAM

MEMILIH DIAM
Episode: 193~MDS2


__ADS_3

Di luar sana keluarga sudah wanti-wanti. Tidak sabar ingin masuk kedalam ruang bersalin tetapi mereka harus bersabar.


"Ya Tuhan lancarkan persalinan putriku." Doa Mommy Isabella sepanjang saat seraya meremas jari jemarinya.


Klek


Pintu ruangan dibuka, dokter dan beberapa suster keluar.


"Bagaimana proses melahirkan putri kami dok?" tanya Mommy Isabella.


"Berjalan dengan lancar Nyonya. Silahkan masuk." Sang dokter mempersilahkan mereka masuk.


Dengan tidak sabarnya Mommy Isabella membuka pintu ruangan khusus keluarga besar mereka.


"Sayang mana cucu Mommy," ucap Mommy Isabella seraya berlari kecil.


Kedatangan Mommy Isabella membuat Keenan maupun Rebecca sedikit kaget karena mereka sedang kompromi mencari nama untuk putra pertama mereka. Mereka memang belum mempersiapkan sebuah nama sebelum bayi itu lahir.


"Mom," ucap Rebecca.


"Sayang selamat ya? mana cucu Mommy?" tanyany dengan tidak sabar.


"Sedang tidur Mom," sahut Keenan seraya menunjuk box bayi.


Mommy Isabella mendekati box, menatap dengan bahagia. Dimana bayi mungil itu tertidur begitu mengemaskan, tidak ada ubahnya seperti Keenan masih bayi dulu.


"Kamu lucu dan menggemaskan sekali sayang," puji dan kagum Mommy Isabella seraya mengendong bayi tersebut. "Selamat datang ke dunia." Imbuhnya.

__ADS_1


Dicium berkali-kali dengan penuh kebahagiaan.


"Sayang.....sayang....lihat deh cucu kita sangat tampan serta mengemaskan." Dengan heboh Mommy Isabella memanggil Daddy Alfred yang masih berada di ambang pintu.


Daddy Alfred langsung mencium bayi mungil tersebut.


"Selamat datang ke dunia boy," ucap Daddy Alfred.


Keenan maupun Rebecca saling memandang. Keduanya hanya bisa menggelengkan kepala.


"Nak bagaimana keadaan kamu?" tanya Daddy Sun mendekati Rebecca.


"Dad," ucap Rebecca dengan mata berkaca-kaca.


Tanpa menunggu lama lagi pria paruh baya itu memeluk Rebecca dengan perasaan haru dan bahagia.


"Terima kasih Dad. Hmm Kak Lucky dimana?" tanya Rebecca karena sosok Lucky tidak ada.


"Kakak kamu masih dalam perjalanan, tadi ada meeting penting yang tak bisa ditinggalkan." Jelasnya.


"Besan lihatlah cucu pertama kita sangat tampan serta mengemaskan," papar Daddy Alfred.


Daddy Sun bergegas mendekati, dan melihat dengan jelas bayi mungil tersebut yang ada dalam gendongan Mommy Isabella.


"Selamat datang ke dunia boy. Kamu tampan sekali seperti Daddy mu," ucap Daddy Sun dengan perasaan bahagia.


Sungguh ketiga paruh baya tersebut begitu bahagia menyambut cucu pertama mereka. Cucu yang menjadi penerus HUGO GROUP ke depannya.

__ADS_1


Mommy Isabella eletakan kembali cucu mereka ke box bayi. Lalu mereka kini duduk di sofa.


"Oya apa kalian sudah mempersiapkan nama untuk si tampan?" tanya Mommy Isabella.


"Sudah Mom," sahut Rebecca.


"Siapa?"


"Yudanta Hugo yang bermakna kuat dalam peperangan. Dia adalah calon penguasa keluarga Hugo jadi, nama tersebut sangat pantas untuk dirinya." Keenan memberitahukan nama itu setelah bersepakat dengan Rebecca.


"Sangat bagus sayang, Mommy setuju," kata Mommy Isabella.


Daddy Alfred maupun Daddy Sun saling mengangguk seakan setuju dengan nama yang diberikan.


"Yudan lahir dengan terbungkus plasenta Dad, Mom." Papar Keenan kepada kedua orang tuanya dan mertuanya.


Ketika paruh baya itu melebarkan mata mendengar pernyataan Keenan.


"Bahkan aku sendiri yang memecahkan bungkusan tersebut," imbuhnya.


"Apa?" sungguh Mommy Isabella kaget.


"Yudan membawa keberuntungan untuk keluarga kita terutama kalian Nak. Tidak semua orang di dunia ini bis lahir dengan proses terbungkus," ujar Daddy Alfred.


"Iya Nak. Yudan akan menjadi pria luar biasa, pembawa kebahagian dalam rumah tangga kalian," imbuh Daddy Sun membenarkan mitos atau fakta makna tersebut.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like vote favorit hadiah dan komennya agar author lebih semangat lagi 💪


__ADS_2