Mr.Playboy Vs Miss.Dingin

Mr.Playboy Vs Miss.Dingin
Bab 149 Revita


__ADS_3

Beruntung sebelum meninggal Abesira telah menghancurkan kitab sakti 1000 racun miliknya dan membuatkan minuman untuk diminumkan pada kedua anak kembarnya.


*****Flashback off****


"Sial....sial...." maki istri Kakegawa itu.


"Bagaimana jadinya dengan lukaku ini!! sialan kamu Hiro...." teriaknya.


"Kamu dan ibumu memang sama menjengkelkannya."


"Kenapa juga tidak kubunuh sewaktu kalian masih kecil dulu?? jika tau akan memelihara anak macan seperti ini!!" Miku menggeram di antara erangan menahan sakit di pipinya.


Kita kembali kepada Hiro dan Sima di rumah kediaman mantan pengasuhnya, ibu Saki....


Tampak Hiro dan Sima sedang berlatih bersama.


Hiro dan Sima adalah seorang ninja, hanya saja dalam hal kecepatan gerak dan racik meracik racun dan penangkalnya, Hiro lebih unggul dari pada Sima.


Walaupun Kakegawa lebih banyak menurunkan ilmunya kepada Matsuyama atas hasutan istrinya, tetapi keunggulan yang dimiliki Hiro dan Sima adalah mampu menyerap dengan cepat sesuatu yang mereka lihat dan mereka dengar hanya dengan sekali melihat saja.


Ibu Saki tersenyum bangga melihat kedua anak asuhnya itu berlatih.


Kilatan demi kilatan samurai Hiro dan Sima sudah nampak seperti bayang-bayang saja karena cepatnya gerakan tubuh mereka.


Plok...plok...plok


Ibu Saki bertepuk tangan diakhir latihan mereka.


"Ayo anak-anak...minumlah dulu setelah kalian beristirahat, mandilah...ibu sudah menyiapkan makan malam buat kita!!" kata ibu Saki.


Sima sekarang terlihat jauh lebih baik. Jika dulu dia menjadi jahat karena keadaan, tetapi setelah sekarang berkumpul kembali dengan orang-orang yang baik maka sifatnya pun kembali baik lagi seperti dulu.


"Hiro...bagaimana dengan istri muda tuan Kakegawa yang terkena kibasan hawa beracun dari lenganmu tempo hari??" tanya Sima di saat mereka berdua sedang duduk beristirahat.


"Busuk...luka di pipinya akan semakin membusuk jika tidak diberikan penawarnya!!" kata Hiro.


"Suruh siapa membokongku dengan pisau terbangnya dari belakang?" jawab Hiro.


"Aku sudah berusaha menahan kegeraman hatiku dan mengontrol dendamku, eh...dia malah datang dan membawa masalah!!" jawab Hiro lagi.


"Biarkan saja wanita ular itu menderita karena ulahnya sendiri, penderitaan yang dia alami belum sebanding dengan penderitaan dari ibu kita semasa hidupnya dulu!!" kata Hiro.

__ADS_1


Ibu Saki hanya menghela napas panjang. Menyimpan bangkai serapat-rapatnya pasti bau nya akan tercium juga sama persis seperti yang dialami Kakegawa dan Miku, pengkhianatannya dulu kepada Abesira perlahan terbayarkan.


Anak-anak Kakegawa dan Abesira yang dulu selalu dicekoki oleh minuman penghilang ingatan, sedikit demi sedikit mampu mengembalikan ingatan masa kecil mereka.


*****


Di kamarnya tampak Almira sedang menidurkan Xander. Sambil berbaring, dia memainkan cincin yang telah diberikan Hiro kepadanya dulu.


Cincin sakti yang berulang kali menyelamatkan nyawanya itu. Cincin yang telah diberikan Abesira kepada Hiro dan telah Hiro serahkan kepada wanita yang sangat dicintainya yaitu Almira.


"Hiro...aku kangen sama kamu!!! apa kabarmu sekarang?? sudah hampir dua tahun kita tidak pernah bertemu...waktu itu kamu berjanji untuk selalu menjengukku, tapi tampaknya kamu sudah bahagia dengan pernikahanmu bersama Daniah!!" kata Almira sambil memainkan cincin di tangannya.


Dia selalu teringat pada Hiro yang selalu menjaganya dan melindunginya...saat dia tau bahwa dirinya dan Xavier bersaudara kala itu dan dia memutuskan untuk pergi maka Hirolah yang selalu menemani setiap langkahnya.


"Mommy..."


Tiba-tiba Almira seperti mendengar suara halus di telinganya.


"Suara itu seperti suara putriku Revita saudara kembar Xander!!" Almira duduk lalu menajamkan pendengarannya.


"Revita...kaukah itu nak!!" bisik Almira perlahan.


"Revita mau ketemu Xander??" bisik Almira lagi pada putri kecilnya yang diasuh oleh ibunya ratu Nilakandi.


Tak lama kemudian kabut tipis berwarna kebiruan muncul.


Saat kabut mulai menipis, berdirilah sosok dengan wajah dan tinggi sama seperti Xander hanya saja ini lebih mungil mungkin karena dia adalah seorang wanita.


Dia adalah Revita putri Almira dan Xavier saudara kembar Xander yang diasuh oleh ibundanya.


"Ada apa sayang??" tanya Almira sambil memeluk sosok itu...menciumi.pipinya yang kemerahan.


Putri kecilnya itu sangat cantik dengan rambut panjang dan sebuah mahkota mungil menghiasi kepalanya.


"Revita kangen mommy...kangen ayah...juga kangen Xander!!" rengeknya.


Revita hanya bisa mengamati kehidupan mommy, ayah dan Xander dari cermin ajaib milik nenenda ratu Nilakandi.


Sungguh berbeda dengan Xander...mungkin karena hidup di alam yang berbeda maka bicaranya sangat lancar beda dengan Xander yang walaupun memiliki kecerdasan seperti Almira...tetapi balita lelaki yang belum genap berusia dua tahun itu belum lancar berbicara.


"Mommy...kapan mommy mau menjemput Revita?? Revita juga ingin hidup seperti manusia lain!!!" rengek putrinya itu lagi.

__ADS_1


Hati Almira sebagai seorang ibu merasa sangat iba pada putrinya itu.


"Coba Revita beri mommy ruang dulu untuk berkomunikasi pada nenenda ratu!!" kata Almira coba berkomunikasi dengan ibundanya.


Almira memejamkan mata di tempat dia duduk karena tak mungkin baginya untuk duduk bersila dalam kondisi perutnya yang membuncit seperti sekarang ini.


"Ibunda...bisakah ibunda datang sebentar menemui Mira??" bisik Almira.


Tak lama masuk menyeruak ke kamar asap putih keunguan yang semakin lama semakin jelas dan membentuk satu sosok tubuh tinggi semampai dan anggun, ratu Nilakandi.


"Ada apa kamu memanggil ibundamu ini, putriku Refanya....?? Almira perlahan membuka kedua kelopak mata indahnya.


"Bunda maafkan putrimu ini jika telah lancang berani mengusik ketenangan ibunda ratu, ananda hanya...." Almira tak berani meneruskan kalimatnya.


"Ibunda tau apa yang ingin kamu katakan, putriku...sepertinya sudah tiba waktunya Revita ibunda kembalikan padamu...kelak dia akan membantu menjagamu saat ada satu peristiwa besar terjadi di dalam hidupmu dan keluargamu!!"


"Peristiwa apa, bunda??" tanya Almira penasaran.


Ratu Nilakandi menggelengkan kepalanya.


"Bunda tak bisa melangkahi kodrat Almira...nanti kamu pasti akan tau dan mengalaminya oleh sebab itu ibunda mengirim Revita kembali kepelukanmu." Kata ratu Nilakandi.


Dia memang balita yang berumur belum genap dua tahun, tetapi semua soal kesaktiannya...tak perlu di ragukan lagi, karena ibunda tau bahwa separuh kesaktianmu telah lenyap saat kamu kehilangan keseluruhan darah bangsa naga yang mengalir di dalam tubuhmu.


"Musuh-musuhmu di masa lalu sekarang sudah mengetahui kelemahanmu, mereka berlomba-lomba mengejar dan mencarimu, Almira....oleh sebab itu ibunda ratu mengirimkan dewi pelindungmu yaitu putrimu sendiri."


"Dulu semasa bayi, ibunda memang sengaja membawa Revita bersama bunda untuk menggemblengnya!!" kata ratu Nilakandi.


"Kamu berhati-hatilah, juga suamimu Matsuyama...jangan terlalu sering kalian terpisah karena akan memudahkan masuknya ancaman dari luar."


Setelah puas memberikan wejangan kepada putrinya, ratu Nilakandi kemudian pergi dengan meninggalkan Revita kembali pada Almira.


*


*


***Bersambung....


Putri yang hilang telah kembali, ternyata Xander punya saudari kembar si cantik Revita yang kelak akan membantu ibunya keluar dari permasalahannya.


Ikuti terus lanjutan kisah mereka ya guys...tak hentinya author untuk mengingatkan untuk like, komem, vote, favorit dan ratenya.🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2