
...Di saat posisi terbaik, kau akan mendapat banyak teman. Di saat posisi terburuk, kau hanya akan melihat banyak musuh....
..._Eouny Jeje_...
..."Saya ingin mencintai seseorang yang hatinya telah rusak sehingga mereka tahu persis bagaimana rasanya dan tidak akan merusak saya."...
..._Julia Perez_...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Aprilia merebahkan dirinya untuk pertama kalinya di kediaman lama Sadewa . Dia menatap lampu, dan ucapan wanita yang bertemu di bandara itu membuat dirinya tergiang kembali.
"Tidak mungkin. Jalanku begitu cepat! Aku bukan Aprilia si babu jelek. Aku adalah Mylea, adik Sadewa. Nasibku, tidak akan seperti itu."
Aprilia beranjak dari ranjangnya. Mengganti pakaiannya. Dia ingin mengisi liburannya dengan berjalan-jalan.
Destinasi pertama yang dia kunjungi adalah menara kembar Petronas. Menara Kembar Petronas merupakan bangunan kebanggaan masyarakat di negara tersebut.
Aprilia berdiri termanggu menatap gedung yang terlihat tinggi yang sama, lebar yang sama,dan bentuk yang sama.
"Kembar!" ucap Aprilia pada dirinya sendiri menatap pesona menara kembar, "Menaranya terlihat sama. Sayang, aku hanya lahir sebagai anak tunggal. Jika, memiliki saudara akan lebih bagus."
Aprilia bangkit berdiri. Dia menghela napas, dan melangkah pulang ke tempat yang telah di tentukan oleh Sadewa untuknya. Hotel Golden Tulip. Di sana, dia akan bertemu kembali dengan Damian.
Sesuai petunjuk pesan Sadewa. Aprilia berjalan menuju restoran dengan kamar pribadi super VIP yang telah di tentukan.
Aprilia menatap angka yang bergantung pada daun pintu. Super VIP nomor 1. Dia pun segera menekan turun gagang pintu. Sosok yang dia kenal terlihat duduk dengan tampan dan gagahnya. Namun, ada sosok wanita lain yang terlihat cantik berada di sisinya.
Ah, dia membawa kekasihnya.
"Lea?" Damian terlihat berdiri dan tersenyum canggung.
Aprilia membalas dengan senyum segaris sebatas kulit dengan kepala terangguk menyapa. Lalu, Aprilia duduk bersebrangan dengan pria di depannya.
"Aku tidak menyangka jika kau adalah adik Sadewa. Hal ini mengejutkan."
Aprilia hanya tersenyum. Ada rasa cemburu menyelinap kala dia bertatap mata dengan seorang wanita cantik yang terlihat menggengam tangan Damian.
"Kekasihmu?" tanya Aprilia tiba-tiba di luar topik.
"Aku Dian, calon istrinya," sahut wnaita cantik itu sopan.
__ADS_1
Patah. Rating hati Aprilia retak dan patah terinjak begitu saja. Aprilia pun membiarkan Damian melanjutkan percakapan mengenai bisnis yang akan mereka jalani. Yakni, mengenai kerjasama membuat produk pelangsing tubuh.
"Apa ini cukup aman?"
"Sudah terbuktikan," sahut Damian grogi. Dia pernah kagum menyukai Aprilia. Namun, dia memutuskan menjalin hubungan dengan wanita cantik yang juga menggantung hatinya lama sekali.
Setelah membicarakan sampel dan botol kemasan minuman diet tersebut. Aprilia pun mengundurkan diri untuk pulang. Bagaimana tidak memutuskan pulang segera? Damian terlihat sangat menyukai wanitanya. Seakan Aprilia hanyalah lalat yang menjelma terbang di sekitar mereka. Namun, tidak di anggap kehadirannya.
Pukul 23.00 wib ....
Setelah sampai di rumah. Aprilia mengganti pakaiannya dengan piyama dan merogoh ponsel dari tasnya, dan mengirim pesan.
Aku sudah bertemu Damian. Kami sudah menyetujui kesepakatan untuk label dan kemasan kelak.
Aprilia menunggu pesan balasan.
Beep! Pesan datang.
Apakah kau sudah merayunya? Tidur bersamanya. Apakah kau sudah mendapatkan rasio 70: 30 untukku?
Aprilia menahan napasnya dalam. Menggerutu menatap layar ponselnya, "Apakah semua pria di dunia ini memikirkan hal itu terus. Tidur bersama dan bercinta. Kau gila! Setiap orang selalu saja kau curigai dengan tubuh yang mudah di berikan!"
"Apakah pria dan wanita bertemu hanya berakhir di ranjang? Kau menggunakan bisnis dan membakar uang. Cintamu tidak tulus! Bahkan kau akan tetap menjualku kepada setiap rekanmu demi perusahaan!"
Aprilia memukul dadanya. Seluruh rongga dadanya terisi isak bercampur CO2. Anggap saja O2 terlihat enggan mengisinya. Karena, setiap perkataan Sadewa yang manis itu berakhir menjadi racun ular.
Embun sepasang Aprilia terlihat mengisi penuh rumah matanya. Tertampung begitu banyak, dan tumpah bergilir panjang menyusuri pipinya. Aprilia seakan menangis setiap pengalaman yang telah dia lewati bersamanya sejauh ini.
"Siapakah pria yang akan mencintaiku?" Seakan setiap gambar Damian dan Nia mengisi di depan matanya kembali. Sungguh membuat iri. Damian terlihat setia. Nia pun terlihat setia.
"Sungguh jika nasib baik itu datang. Kita akan di pertemukan dengan orang yang tepat," ujar Aprilia iri.
Aprilia pun meraih ponsel dan mencari setiap kata mutiara untuk menghibur dirinya, dia pun menulis di google, dengan menulis serangkai kata.
Cara mendapatkan pria yang tepat dalam hidupmu, ketik Aprilia pada jendela google.
Baris pencarian mengeluarkan sederet artikel panjang. Satu pencarian sangat menarik minatnya. Judul artikel,Pasangan tepat ala Julia Perez.
"Almarhum Julia Perez pasti memiliki kenangan sendiri. Tetapi, setiap katanya pasti datang dari setiap pengalaman pribadinya. Aku akan melihat tips darinya."
Jempol Aprilia pun memilih artikel tersebut. Serangkai untaian kata menjadi pembuka artikel, sudah sangat menyentuh hati Aprilia.
__ADS_1
Saya ingin mencintai seseorang yang hatinya telah rusak sehingga mereka tahu persis bagaimana rasanya dan tidak akan merusak saya.
Aprilia segera membekap mulutnya sendiri. Cukup sebait kalimat itu telah mengurai air matanya kembali.
"Dimana aku bisa menemukan hati pria yang rusak? Yang mengetahui betapa sakitnya hati di khianati? Yang tahu bagaimana setia itu mahal."
Aprilia menyeka air matanya secepat mungkin.
"Tidak ada pria yang setia di muka bumi ini. Semua, menyebut populasi wanita berbanding banyak. Sangat mubazir jika di sia-siakan. Jika ada yang setia, pria itu harus di museumkan segera. Selain edisi terbatas. Pria setia itu adalah barang langka dan perlu di abadikan keberadaannya."
Aprilia melanjutkan membaca setiap kata selanjutnya, dan dia menahan napas kembali akan setiap kalimat yang di baca kata demi kata yang menyentuh hatinya.
"Benar sekali. Kesetian itu di lihat bukan dari usahanya. Bukan dari cara menunjukkannya. Namun, dari ujiannya. Terkadang, ada pria yang mengakui sangat mencintai wanitanya. Namun, kala ada wanita lain datang, dia akan singgah pada wanita pengganti tersebut. Setia kan hanya menganggumi satu orang. Bagaimana bisa berlabuh pada dua orang?"
Aprilia tersenyum mengakhiri artikelnya, dan menekan tombol kiri ponselnya. Layar menjadi gelap. Dia memiringkan tubuhnya bersiap akan tidur.
"Aaarg!" teriak Aprilia terkesiap kaget akan kehadiran Nenek Mayang yang telah ikut berbaring di sisinya .
"Eoma, kau mengejutkanku!"
"Aku datang tidak di undang. Aku pulang sesuka hatiku," kekeh Nenek Mayang.
"Aku datang untuk menina bobokan anak gadisku," ujar Nenek Mayang membawa kepala Aprilia bersandar dalam dadanya. Lalu, wanita itu melantunkan lagu Julia Perez untuknya, Belah duren.
Semua orang pasti suka belah duren
Apa lagi malam pengantin sampai pagi pun yoo wiss ben
Yang satu ini duren nya luar biasa
Bisa bikin bang ngak tahan
Sampai sampai ketagihan
Kalo abang suka tinggal belah saja
Kalo abang mau tinggal bilang saja
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Nah Nenek Mayang kesentrum Virus Vicenzo. Aprilia Mau bobo eh malah di nyanyiin belah duren.
__ADS_1