Pembalasan Si Kembar Wibowo

Pembalasan Si Kembar Wibowo
BAB 43


__ADS_3

Aiko POV


Setelah Lexa dan Lexi menemukan siapa dalang di balik kematian tante Alin. Mereka memutuskan untuk kembali ke Jepang, karena di sana mereka harus mencari dokumen yang ditinggalkan Leo Ahmad. Sebenarnya aku pun ingin kembali ke Jepang, namun belum saatnya aku kembali kesana. Aku harus menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Lexa padaku.


Aku harus mengurus beberapa pekerjaan di Paris, mungkin setelah pekerjaan ku selesai baru aku bisa kembali ke Jepang. Aku tidak mengira banyak sekali musuh yang ingin menghancurkan perusahaan Lexa. Terkadang aku merasa sedih jika melihat Lexa dan Lexi, selain mengurus perusahaan mereka juga harus mencari musuh mereka. Musuh yang menyebabkan nyonya Alin tiada, terkadang aku berpikir, orang yang ingin menghancurkan perusahaan adalah orang yang sama, dengan yang merencanakan pembunuhan terhadap nyonya Alin.


"Aiko kapan kau akan ke Paris?" tanya Yuki padaku.


Aku menjawab pertanyaan Yuki, "besok! Lagi pula Lexa dan Lexi akan kembali ke Jepang besok! Bagaimana dengan kau Yuki?"


Dia menjawab akan berada di Kairo lebih lama lagi, masih ada pekerjaan yang belum dia selesaikan. Jika aku melihat Yuki, aku merasa bahwa beban yang dia tanggung sama dengan beban yang ditanggung oleh Lexa dan Lexi. Namun dia menanggungnya sendiri, aku berharap dia mampu menyelesaikan semua pekerjaannya. Setelah bercakap-cakap dengan Yuki, aku memutuskan masuk ke dalam kamar dan membereskan pakaian. Karena besok pagi penerbangannya.


"Aiko, maafkan aku! Aku menugaskan mu ke Paris, aku tahu pasti kau sudah merindukan kedua orangtuamu!" ucap Lexa yang menghampiri ku.


Aku tersenyum dan berkata padanya, "tidak apa-apa, ini sudah menjadi tugasku! Lagipula orangtuaku pasti memaklumi semuanya."


Aku sudah menganggap Lexa seperti saudariku sendiri, aku dan keluarga juga sudah banyak berhutang budi pada nyonya Alin. Jadi aku akan berusaha dengan semua kemampuan ku untuk membatu kau dan Lexi. Akhirnya pakaianku sudah beres dikemas, aku pun memutuskan segera beristirahat. Karena besok pasti akan melelahkan. Sebelum tidur aku menghubungi ayah dan ibu, aku mengatakan bahwa aku harus mengurus pekerjaan di Paris. Aku bersyukur mereka memberi ku semangat dan do'a.


Keesokan harinya aku lihat semuanya sudah bersiap-siap, Lexa, Lexi dan Aldo mereka akan terbang ke Jepang. Sedangkan Yuki dia masih di Kairo dan aku akan ke Paris. Ku lihat Yuki, wajahnya sendu mungkin dia akan merasakan kehilangan setelah kepergian kami. Tapi jika pekerjaannya sudah selesai, aku harap kami bisa bertemu kembali.


*****


Akhirnya aku tiba di Paris, aku pun langsung menuju hotel yang telah kupesan. Entah mengapa perasaanku tidak enak, apakah akan terjadi sesuatu. Apakah tugas ini akan memancing para musuh untuk mengejarku. Jika itu benar, jangan harap mereka bisa menyingkirkan ku dengan begitu mudah. Aku tidak akan pernah menyerah dengan apa yang sudah ku genggam. Untuk hari ini lebih baik aku istirahat saja terlebih dahulu dan besok aku akan memulai mengecek semuanya. Lihat saja kalian yang sudah berniat menghancurkan perusahaan! Akan kubuat kalian menyesal.


Keesokan harinya, aku sudah bersiap untuk pergi ke anak perusahaan. Sebelum pergi aku menerima kabar dari Lexa bahwa ibu mengalami kecelakaan dan sekarang di rawat di rumah sakit. Aku begitu terkejut rupanya mereka sudah mulai melancarkan serangannya lagi. Lexa berpikir bahwa yang menyerang keluarga ku adalah musuhnya, tapi dia salah karena ayahku juga memiliki musuh yang ingin menjatuhkannya.

__ADS_1


Musuh ayah pernah membuat ku dan ibu dalam bahaya, namun nyonya Alin menyelamatkan kami. Sampai sekarang musuh ayah belum menjalankan triknya, mungkin dia merasa bahwa dia sudah aman dan mencelakai ibu. Setelah tugasku selesai aku akan membalas mereka dan akan ku giring merek dalam penjara. Aku bersyukur bahwa Lexa dan Lexi sudah di Jepang, mereka bisa melindungi ayah dan ibu.


Aku pun segera turun ke bawah, karena sudah ada sopir yang menungguku. Rapat pemegang saham sudah akan segera dimulai, siap-siaplah kalian. Dalam perjalanan kupandangi jalanan, aku memikirkan jika bukan dalam perjalanan pekerjaan aku ingin mengajak Lexa dan Lexi berlibur. Tapi untuk saat ini tidak memungkinkan untuk berlibur. Masih banyak hal yang harus di kerjakan.


Tak membutuhkan waktu yang lama, aku sudah sampai di perusahaan. Para karyawan menyambutku dengan hormat, mereka tahu bahwa aku adalah perwakilan dari Lexa dan Lexi. Aku pun langsung menuju ruang rapat, mereka sudah menungguku sedari tadi. Di tanganku sudah ada dokumen yang akan membuat mereka berpikir seribu kali untuk menghancurkan perusahaan Lexa dan Lexi.


Aku pun masuk, ternyata mereka sudah berkumpul. Kulihat tatapan mereka merendahkan ku, mereka pikir aku tidak bisa berlaku kejam. Aku sudah memiliki kekuasaan untuk mengambil keputusan hari ini, Lexa memberikan hak kuasanya pada ku khusus hari ini. Saat aku duduk, mereka mulai melancarkan semua serangannya secara bertubi-tubi, kata-kata yang sangat kotor pun terlontar dari mulut mereka. Kata-kata itu tidak cocok dengan jabatan yang mereka pegang kali ini.


Setelah mereka selesai dengan argumentasinya, barulah aku yang bicara. Satu per satu aku keluarkan kartu as yang membuat mereka tercengang. Mereka sungguh terkejut dengan yang ku katakan, semua data yang ku beberkan semuanya membuat mereka terdiam. Aku mulai memberikan penekanan pada mereka, jika mereka mengulanginya lagi dan coba-coba untuk mengacau. Aku tidak akan mengampuni mereka sedikitpun.


Mereka hanya diam, terlihat perasaan takut pada raut wajah mereka. Aku hanya bisa tersenyum kecut melihat mereka, kalian pikir bisa dengan mudah menghancurkan Lexa dan Lexi. Jangan harap, kalian baru saja menghadapi ku sudah seperti ini apalagi kalian menghadapi Lexa dan Lexi. Aku jamin kalian akan terkencing-kencing dibuatnya.


Setelah selesai dengan rapat yang membuatku tertawa jahat, akhirnya mereka setuju akan tidak membuat ulah. Dan mereka akan berusaha memajukan perusahaan. Aku seangang dengan yang mereka pilih, karena itu adalah pilihan yang sangat tepat. Dan juga meringankan pekerjaan ku, sehingga aku bisa kembali ke Jepang. Untuk melihat ibu dan melindungi semua orang yang patut ku lindungi.


Sambil berjalan menuju wanita yang sedang di kepung, aku memperhatikan dengan seksama. Ternyata wanita paruh baya itu bisa ilmu bela diri, tapi aku tidak bisa membiarkannya begitu saja. Jumlah mereka tidak seimbang, aku pun langsung berlari setelah melihat wanita itu terjatuh karena pukulan salah seorang penjahat.


Whoosss!


Bak!


Bik!


Buk!


Kulayangkan tendangan pada pemanjat itu, mereka terkejut dengan kedatangan ku. Ku kerahkan tenaga ku pada tinjuanku, mereka menghindar dan bertahan. Aku terus meninju mereka dengan kekuatan ku, tidak kuberikan mereka kesempatan sedikitpun. Wanita paruh baya itu bangun dan kembali menyerang para penjahat, kami pun saling bekerjasama untuk menghajar mereka satu per satu. Aku tak menyangka wanita paruh baya ini begitu hebat, padahal terlihat dia begitu keibuan. Setelah bertarung dengan sengit, mereka jatuh satu persatu. Aku pikir mereka sangat hebat ternyata aku salah, mereka jauh berada di bawah ku.

__ADS_1


Akhirnya wanita paruh baya ini mengajakku untuk kerumahnya, dia menawarkan ku untuk makan siang. Karena aku sudah kelaparan aku pun menyetujuinya, lagipula dia orang Indonesia seperti Lexa dan Lexi. Anehnya aku tidak merasakan tanda bahaya pada wanita paruh baya ini. Aku pun samapai di rumah wanita yang ku selamatkan tadi. Rumah yang cukup besar menurut ku, tapi tampak sepi, mungkin anak dan suaminya sedang bekerja.


Aku pun menelusuri setiap jengkal rumah ini, kulihat semua foto yang terpajang begitu indah dan rapih. Mataku terfokuskan pada salah satu bingkai yang ada di sebuah meja kayu berwarna coklat, meja yang memiliki ukiran yang sangat indah. Foto ketiga gadis berhijab dan aku mengenali salah satu gadis di dalam bingkai tersebut. Dia adalah nyonya Alin, sebenarnya siapa wanita paruh baya yang kuselamatakan ini?


____________________________________________


Terimakasih untuk kalian yang sudah memberikan vote koin dan poin untuk contest novel ku ini 😘


Lagi-lagi aku meminta kebesaran hati kalian untuk vote lagi 😂


Jika kalian masih memiliki sisa poin kalian silahkan untuk vote lagi, sebagai tanda kasih kalian untukku 😔


Dan kalian juga masih bisa mengumpulkan poin kalian untukku di hari ini dan besok.


Bagaimana caranya mendapatkan poin?


Kalian bisa memasuki beranda aplikasi MangaToon atau NovelToon, kemudian selesaikan misi yang tertera di dalam fitur PUSAT MISI itu.


Jika ada hal lain yang ingin kalian tanyakan padaku, kalian bisa menghubungiku via Instagram dengan nama akun @macan_nurul


Sampai bertemu di episode selanjutnya 😂


Itu pun jika kalian memberikan banyak poin kalian untuk judul karya ku yang ini 😒


Dan ingat!! Aku tidak pernah memaksa kalian 😏

__ADS_1


__ADS_2