Pembalasan Si Kembar Wibowo

Pembalasan Si Kembar Wibowo
BAB 75


__ADS_3

Alan POV


"Tidakkkkk! Pergi kalian semau! Jangan dekati aku!"


Aku mendengar suara teriakan dari sebuah ruangan di salah satu rumah sakit. Entah mengapa kakiku ini melangkah kemari, setelah aku mengetahui bahwa wanita itu dirawat di sini. Kulihat Lexi dan Lexa sedang menunggu di luar ruangan. Mereka terlihat sangat khawatir, aku pun memberanikan diriku untuk menghampiri mereka.


"Untuk apa kau kemari?!" Lexi bertanya dengan nada dinginnya, aku tidak tahu mengapa sikap mereka kepadaku menjadi seperti ini. Setelah mereka mengetahui bahwa aku adalah anak Rey Hirasaki.


Aku pun menjawab pertanyaan Lexi, bahwa aku ingin mengetahui keadaan dari wanita yang sudah kuselamatkan. Lexa bertanya padaku, kenapa aku bisa berada di tempat itu. Aku mengatakan, bahwa aku melihat dua orang pria membawa seorang gadis yang tidak sadarkan diri. Dan aku pun pernah bertemu dengan gadis itu, namun aku belum mengenal namanya.


Setelah aku ikuti mereka, aku tahu bahwa mereka bukanlah orang baik-baik. Aku sempat kehilangan jejak mereka, namun aku berhasil menemukan lokasi mereka. Namun aku sedikit terlambat sehingga gadis itu sudah mengalami begitu banyak luka sayatan.


Setelah kujelaskan pada mereka, aku merasa ada rasa ketidakpercayaan mereka padaku. Sebenarnya apa yang terjadi pada mereka sehingga mereka tidak percaya padaku. Sepertinya aku harus mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya.


Seorang dokter keluar dari ruangan rawat gadis itu, dia berkata pada Lexa dan Lexi. Aku mendengar mereka menyebut gadis itu dengan nama Annisa, apakah itu namanya. Lalu aku mendengar bahwa gadis itu mengalami trauma.


Beberapa saat kemudian tiba seorang pria paruh baya, dia menghampiri Lexa dan Lexi. Terlihat sekali mereka sangat akrab, siapakah pria itu. Namun jika dilihat dengan seksama pria itu mirip sekali dengan mereka berdua.


"Ayah bagaimana ini? Annisa mengalami trauma lagi?" ucap Lexa pada pria itu. Ternyata pria itu adalah ayahnya.


Lebih baik hari ini aku pergi saja, besok aku akan kemari lagi untuk melihat kondisinya. Handphone ku berbunyi, ternyata ada pesan dari kantor kepolisian bahwa aku harus segera kesana. Mereka menemukan hal yang janggal atas peristiwa pelecehan yang terjadi pada Annisa. Aku pun bergegas untuk ke kantor, aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Dalam perjalanan menuju kantor, aku masih saja terngiang teriakan Annisa. Aku mengingat-ingat apa yang dikatakan oleh Lexa bahwa Annisa mengalami trauma lagi. Sebenarnya ada apa dengan Annisa? Apakah dulu dia pernah mengalami hal yang sama?


Saat aku tiba di kantor, aku langsung disodorkan sebuah berkas. Lalu aku membukanya dan membacanya. Ternyata yang menculik Annisa bernama Fais, dia warga negara Indonesia. Dia merupakan mantan suami dari ibunya Annisa, dulu dia pernah menculik Annisa. Dan itu menyebabkan Annisa mengalami trauma.

__ADS_1


Rupanya ini yang membuat Annisa trauma, yang membuatku terkejut mengapa Fais bisa keluar dari penjara di Indonesia. Setelah ku baca dengan seksama, ternyata yang membebaskan Fais adalah ayah. Sebenarnya apa niat ayah yang sebenarnya, mengapa ayah bisa kenal dengan Fais? Sepertinya aku harus mencari tahu apa hubungan ayah dengan penjahat itu.


Aku pun menghubungi ayah, aku bertanya padanya sedang ada dimana? Ada yang ingin aku tanyakan padanya. Ayah mengatakan bahwa dia sedang ada di rumah, dia langsung menyuruhku untuk datang ke rumahnya. Setelah aku mengetahui keberadaan ayah, aku pun bergegas untuk pulang ke rumah ayah.


Seorang polisi mengatakan bahwa penyelidikan mengenai kasus pelecehan kemarin belum tuntas semua, sehingga mengharuskan aku untuk bertanya apa yang terjadi pada Annisa. Kasus itu diserahkan padaku, sehingga hari ini aku harus mengunjunginya.


Beberapa saat kemudian aku tiba di rumah ayah, seperti biasa di sini banyak sekali pengawal yang berjaga-jaga. Entah mengapa dia selalu mengerjakan pengawalnya untuk berjaga-jaga di rumah. Padahal tidak ada musuh yang sedang mengincarnya.


Kulihat ayah sedang duduk sembari membaca beberapa dokumen, aku langsung menghampirinya. Dia melihatku sudah tiba, dia menyimpan semua berkas yang ada di tangannya. Lalu bertanya padaku, apakah yang ingin ditanyakan padanya.


"Siapa Fais? Kenapa Ayah membebaskannya dari penjara? Lalu membawanya ke Jepang?" tanyaku pada ayah, terlihat jelas dia tidak senang dengan pertanyaanku.


"Itu bukan urusanmu!"


Jawab ayah singkat namun terlihat jelas kemarahan darinya, aku pun mengatakan jika ayah tidak mengatakannya padaku. Maka aku akan mencari tahu semuanya. Ayah semakin marah, dia mengatakan padaku bahwa aku anak tidak tahu diri. Dia sudah mengurusku sampai saat ini, sekarang saatnya aku membalas budi padanya.


Brakk!


Ayah terlihat marah sampai-sampai dia memukul meja, lalu dia pergi meninggalkanku. Aku pun bergegas pergi meninggalkan rumah ayah, sepertinya memang ada hubungan antara ayah dan keluarga Annisa. Sehingga ayah ingin membuatnya menderita, aku harus segera mencari tahu apa yang sudah terjadi antara mereka.


Lebih baik aku ke rumah sakit saja, aku akan menyalakan beberapa pertanyaan padanya. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, aku mendapatkan kabar dari seseorang yang bekerja di rumah ayah. Bahwa dia sedang merencanakan sebuah penyerangan yang entah kapan akan dilakukan.


Aku menyuruhnya untuk terus mengawasi segala gerak-gerik ayah, lalu melaporkannya padaku. Dia pun menutup sambungan teleponnya, saat tiba di rumah sakit. Aku menunjukkan sebuah surat tugas untuk melakukan introspeksi kepada korban, yaitu Annisa. Dokter itu pun membawa ku ke ruangan rawat Annisa, dia menyuruh perawat wanita untuk melihat apakah Annisa sudah tenang.


Seorang perawat masuk ruangan Annisa terlebih dahulu, lalu dia keluar dan mengatakan bahwa Annisa sudah tenang. Dia ditemani oleh saudarinya, tiba-tiba Lexa keluar dari ruangan. Dia ingin mengetahui siapa yang ingin menemui Annisa. Awalnya dia tidak menyetujuinya, namun aku menunjukkan surat perintah dari kantor kepolisian.

__ADS_1


Setelah membaca surat itu, Lexa mengijinkannya namun dengan syarat dia harus berada di sana. Aku pun menyetujui syarat yang diajukannya, aku pun masuk ke dalam ruangan. Terlihat jelas seorang wanita yang sedang duduk termangu di atas ranjang. Aku pun mendekatinya secara perlahan, saat dia tersadar aku sudah ada di sampingnya.


Terlihat jelas rasa takut terhadapku, lalu Lexa mengatakan pada Annisa bahwa aku adalah pria yang menyelamatkan dirinya. Aku melihat ekspresinya, dia menatapku dengan lekat. Dia berusaha mengingat semuanya, setelah itu terlihat di matanya sudah tidak ada lagi rasa takut padaku.


Aku pun mulai bertanya beberapa hal tentang kejadian itu, dia hanya diam. Dia tidak ingin menceritakan semuanya, ternyata terlihat jelas dia begitu trauma. Aku menunggu dia siap untuk menjawab semua pertanyaanku. Namun itu sia-sia, sepertinya dia membutuhkan beberapa waktu agar bisa menjawab semua pertanyaanku.


Aku memutuskan untuk mengakhiri semua pertanyaanku, karena hari ini tidak mungkin aku mendapatkan informasi yang ingin kudapatkan darinya. Aku pun berpamitan pada Lexa untuk pergi lalu aku akan kemari lagi setelah Annisa bisa memberikan keterangannya.


"Terimakasih atas semuanya!"


Terdengar suara lirih dari Annisa, dia mengucapkan terimakasih padaku. Aku tidak tahu mengapa hatiku terasa sakit setelah mendengar apa yang dia ucapkan. Karena suara yang terdengar begitu banyak kesedihan. Aku berbalik lalu tersenyum padanya dan mengatakan tidak masalah.


"Menjauhkan darinya!"


Lexa berkata dengan nada dinginnya, aku bertanya padanya mengapa aku harus menjauhinya. Dia mengatakan padaku karena aku adalah anak dari Rey Hirasaki. Selebihnya dia tidak berkata apa-apa lagi, sepertinya dia menyuruhku untuk mencari tahu sendiri. Sebenarnya apa yang terjadi antara ayah dan keluarga Lexa.


____________________________________________


Jika ada yang ingin ditanyakan padaku tentang karya dan bisa langsung menghubungi ku via akun Instagram.


Klik search di Instagram dengan nama akun :


@macan_nurul


Jangan lupa follow Instagram ya agar kalian tahu semua karya saya selain novel ini.

__ADS_1


Sekali lagi terimakasih untuk kalian semua 💋💋 jangan lupa ya like dan komen ya juga vote ya 😉 jangan lupa juga jadikan favorit ya 😉 😉


__ADS_2