
Rey Hirasaki POV
"Sayang sebentar lagi kau bisa tenang disana, karena aku akan membunuh orang yang sudah membuatmu tiada!"
Aku memandang terus foto wanita yang sangat kucintai, Nita kau adalah wanita yang sangat kucintai. Meski setelah kepergainmu aku bertemu dengan Rosaline, itu tidak serta merta menghapus rasa cintaku padamu.
Aku masih ingat akan semua janjimu padaku, kau mengatakan bahwa kita akan selalu bersama. Namun kau ingkari janji itu, kau pergi untuk selamanya.
"Rey..., Hai Rey! Kenapa kau melamun saja?"
Ucap seorang wanita mudah padaku yang memiliki paras cantik dan keibuan, dia adalah Nita. Aku hanya tersenyum melihatnya melambaikan tangan di depan wajahku.
Dia berniat meyadarkanku dari lamunanku, aku melihat duduk di hadapanku dengan beberapa buku tebal di atas meja yang baru saja dia letakan.
"Sudah selesai kuliahnya?"
Nita mengangguk, aku mengenalnya baru beberapa bulan. Namun aku merasa sudah cocok dengannya. Aku pernah menyatakan cintaku padanya, namun dia menolak.
Nita tidak ingin ada status pacaran dalam hidupnya, dia ingin aku langsung memintanya pada kedua orangtuanya. Dengan arti aku langsung melamarnya, aku sungguh terkejut dengan permintaanya.
Semenjak itu aku terus memikirkan semuanya, namun terlihat jelas dengan sikap Nita yang tidak memaksaku. Dia memberikanku waktu untuk memikirkan perasaanku yang sesungguhnya.
Aku selalu menunggunya di taman ini, dia selalu membawa beberapa buku untuk di bacanya. Dia selalu menjaga jarak aman dariku dan aku pun tidak merasa kecewa, namun aku semakin menghormatinya.
Dia pernah berkata padaku, bahwa dia tidak pernah bersentuhan dengan pria yang bukannya muhrimnya. Sehingga dia selalu menjada jarak dari semua pria, mendengar semua perkataannya seperti itu aku merasa yakin akan melamarnya.
"Rey, Minggu depan kedua orangtuaku serta kedua adikku akan tiba di Kairo. Jika kau bersungguh-sungguh denganku, pintalah aku pada kedua orangtuaku!"
Nita terlihat serius dengan perkataanya, entah mengapa aku merasa semakin yakin dengannya. Aku tersenyum, lalu aku mengatakan padanya bahwa aku akan memintanya pada kedua orangtuanya.
"Nita, mungkin dalam dua atau tiga hari ini aku tidak ada di Kairo, ada yang harus aku urus di Jepang!"
Nita mengangguk, dia mengatakan padaku agar selalu berhati-hati dan menjaga kesehatanku selama di Jepang. Inilah yang aku suka darinya, dia begitu perhatian padaku.
Nita sudah selesai dengan bacaan yang dia bawa, dia pun mengatakan bahwa dia akan kembali ke apartemennya. Aku mengantarkannya ke apartemen, kami berjalan bersama. Namun seperti biasanya dia selalu menjaga jarak dariku.
Jarak apartemen dan taman ini tidak terlalu jauh, sehingga hanya dengan berjalan kaki saja sudah sampai di apartemennya. Setelah tiba di depan apartemennya, aku pun langsung pamit untuk pulang. Karena aku harus bersiap untuk pergi ke Jepang.
Kepulanganku ke jepang kali ini adalah untuk meminta restu pada ayah dan ibu. Aku ingin segera menikahi Nita secepatnya, karena aku sudah yakin dengan keputusanku ini.
__ADS_1
**
Setelah penerbangan panjang dari Kairo ke Jepang, akhirnya aku tiba di Jepang. Kulihat ayah sudah menungguku di bandara, entah mengapa ayah yang menjemputku. Mungkin karena rasa sayang ayah padaku.
"Rey!"
Ayah memanggilku lalu memelukku dengan erat, aku sungguh merindukan pelukan ini. Pelukan hangat seorang ayah, setelah itu kami pun segera pulang. Karena ibu sudah menunggu di rumah.
"Apa yang membuatmu pulang kali ini?" tanya ayah padaku.
Dalam hatiku berkata, dia memang ayahku. Dia mengetahui apa yang ada di hatiku, aku pun mengatakan pada ayah mengenai Nita. Ayah tersenyum, lalu mengatakan kita bicarakan ini pada ibu.
Tibalah kami di rumah, ibu langsung memelukku dengan erat setelah melihat aku keluar dari mobil.
"Ibu sangat merindukanmu Rey."
Aku pun sangat merindukan ibu jawabku padanya, ibu langsung menyuruhku masuk. Ternyata ibu sudah menyiapkan makanan kesukaanku, aku begitu rindu dengan masakan ibu.
Tanpa pikir panjang aku langsung menuju sebuah wastafel yang berada di dekat pantry. Aku mencuci tangan lalu duduk di kursi makan, aku langsung melahap makanan yang sudah di siapkan.
Setelah menyantap makanan di atas meja, kami pun duduk di sofa. Di ruang santai kami bertiga, mulai menceritakan pengalaman yang membahagiakan atau menyedihkan.
"Wanita Sholeha, aku sangat menyukainya. Kau pintar mencari calon istri!"
Aku tersenyum, aku mengatakan bahwa dia tidak ingin bertunangan atau pacaran. Dia ingin langsung aku meminta pada kedua orangtuanya. Ayah dan ibu tersenyum, mereka setuju untuk meminta Nita pada kedua orangtuanya.
Pada hari 7 aku di Jepang, ibu dan ayah mempersiapkan semuanya untuk pergi ke Kairo. Memang rencanaku di Jepang hanya dua hari, namun karena kesehatan ibu yang memburuk aku tinggal di Jepang lebih lama.
Semua persiapan sudah selesai, tiket dan pasport sudah siap. Kami pun pergi ke bandara, untuk melakukan penerbangan ke Kairo.
Terlihat jelas ayah dan ibu sangat bahagia, aku bersyukur ibu menyukai pilihanku. Karena selam ini ibu sangat sulit untuk menerima calon yang aku bawa kepadanya.
Ibu merupakan seorang muslim keturunan Indonesia, namun sejak kecil ibu tinggal di Jepang. Sehingga ibu berpasangan wanita muslim yang baik adalah wanita yang menutupi seluruh auratnya.
Saat tiba di Kairo aku mendapatkan kabar bahwa Nita telah tiada, aku mencari semua informasi mengenai Nita. Namun Nita sudah tidak ada di Kairo.
Aku mendengar bahwa jenazah Nita sudah dibawa ke Indonesia, aku sungguh terpukul. Lalu aku mengerahkan seluruh orangku untuk mencari informasi mengenai kematian Nita.
Aku mengetahui bahwa kematian Nita karena sebuah kecelakaan, dia berniat menolong adiknya. Aku sungguh kesal jika bukan karena kecerobohan adiknya maka Nita masih hidup.
__ADS_1
Lalu aku berniat meminta pertanggungjawaban dari adiknya itu, namun aku melihat kejiwaan adiknya sedikit terganggu. Dia sungguh trauma dengan semua yang sudah terjadi.
Lalu aku mendapatkan informasi bahwa yang menyebabkan kecelakaan itu adalah seorang remaja. Remaja itu mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, sehingga terjadilah kecelakaan itu.
Aku mencari siapa remaja itu, aku menemukannya. Dia adalah Alex Wibowo. Aku berniat untuk membalas semua perbuatannya, aku mendatangi rumah sakit Dianna dia di rawat. Ternyata dia dalam keadaan koma, aku pikir dia akan tiada juga sehingga aku tidak perlu mengotori tanganku dengan darahnya.
Beberapa tahun berlalu aku tidak bisa melupakan Nita, lalu aku bertemu dengan Rosaline. Dia wanita yang sangat berbeda 180 derajat dengan Nita.
Namun Rosaline bisa membuatku tertawa dan bahagia, namun aku mendapatkan kabar buruk lagi. Rosaline tiada dan itu adalah perbuatan Alex Wibowo.
Aku semakin marah, aku kira Alex sudah tiada. Namun aku salah, dia masih hidup lalu dia menyebabakan Rosaline tiada juga. Aku berniat membalasnya.
Dendamku semakin besar saat aku tahu bahwa Alex menikah dengan Alin. Yang merupakan adik dari Nita, dari situlah aku merencanakan untuk menghancurkan mereka.
"Besok adalah hari terkahir untukmu Alex Wibowo! Aku sudah tidak sabar melihat kematiannya!" gumam Rey.
Aku ingin lihat bagaimana wajahnya di saat menjelang kematiannya, setelah semua ini selesai hidupku akan tenang. Lalu aku akan menunggu ajalku untuk pergi menemuimu Nita.
Aku mendapatkan sebuah informasi bahwa anak-anak dari Alex sedang merencanakan pembebasan Alex. Aku tidak menyangka mereka dengan cepat bisa menemukan dimana keberadaan Alex.
Kalian berdua memang anak-anak yang hebat, namun aku tidak akan memberikan kalian kesempatan untuk menyelamatkan Alex. Sama seperti dulu kalian kehilangan Alin.
___________________________________________
Coba siapa yang masih ingat siapa itu Rosaline?
___________________________________________
Haiii para readers maafkan penulis yang banyak maunya ini ya xixixix....
Jangan lupa like di setiap episode, trus klik love biar dpt notif updatean terbaru dan klik bintang 5 biar penulis semakin semangat.
Cara kasi rate : kamu bisa masuk ke beranda novel si kembar lalu lihat pojokan atas sebelah kanan, nah ada tuh bintang-bintang yang bertaburan butuh kalian isi. Klik bintang-bintang itu lalu klik 5 kali bintang yang kosongnya. sudah oke deh 😉
Oia satu lagi jangan lupa komen juga ya, karena like dan komen kalian sangat berarti bagiku.
Mudahkan yuk coba biar aku semakin semangat 😉
c you next bab 😘
__ADS_1