Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Kenapa Aku Harus Mengampunimu ?


__ADS_3

"K-kau tadi bilang apa…" Ulang He Gongsun dengan urat-urat yang sudah tampak dilehernya. Ia sangat marah ketika Long Tian mengejeknya seorang semut. Long Tian yang mendengar itu terkekeh sinis, "Hehhhhh, apakah tuan muda yang terhormat ini sudah tuli? padahal perkataan ku sejelas itu tidak bisa mendengarnya dengan jelas." Kata Long Tian terkekeh sinis. He Gongsun yang mendengar itu sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi.


"Kep*rat!!!! Berani-beraninya kau berkata seperti itu kepada ku!!!!" Teriak He Gongsun sembari Mengeluarkan aura kultivasinya yang sudah berada di ranah Mahaguru Bintang 5. Saat He Gongsun meledakkan aura, seketika para pelanggan rumah makan Bulan Matahari merasakan sesak nafas akibat aura yang He Gongsun keluarkan. Bahkan para pengawal termasuk Qing Xian juga ikut merasakan tekanan tersebut.


Lantai dua tidak ada penghuninya sama sekali selain kedua pengawal rumah makan Bulan Matahari, Qing Xian, He Gongsun, lalu Ling Feng dan Long Tian. Alhasil tidak banyak yang tau kejadian tersebut.


Walaupun kultivasi Qing Xian dan He Gongsun sama, akan tetapi He Gongsun lah yang lebih dulu menerobos. Sehingga aura yang dimiliki oleh He Gongsun lebih kuat daripada Qing Xian. Seluruh penghuni rumah makan Bulan Matahari merasakan aura penekanan yang membuat mereka tidak bisa bernafas sama sekali, Namun hal itu tidak berpengaruh terhadap Ling Feng dan Long Tian. Ling Feng sendiri masih duduk tidak terganggu sama sekali, bahkan kendi-kendi arak yang sudah kosong dimeja tersebut tidak ada yang pecah sama sekali.


Long Tian sendiri hanya menatap malas He Gongsun yang meledakkan auranya, seakan-akan bahwa ia adalah yang terkuat sekarang. Sama seperti Ling Feng, Long Tian tidak terganggu sedikit pun oleh aura yang dikeluarkan oleh He Gongsun.


"Lihat saja kau bocah! Aku ingin tau sampai mana kau bisa bertahan." Teriak marah He Gongsun. Long Tian yang mendengar itu hanya menghela nafas panjang lalu berkata santai, "Sampai kau matipun aku masih sanggup, namun sayang kau tidak akan mati semudah itu." Kata Long Tian. He Gongsun yang mendengar itu mengepalkan tangannya kuat-kuat dalam sekali langkah langsung muncul kembali dihadapan Long Tian sembari melayangkan tinjunya.


"Terima ini Baji*gan!!!! Teknik Tinju Dewa: Tinju Pencerahan." Teriak He Gongsun Seketika Qi berkumpul di kepalan tangan He Gongsun lalu dalam sekali gerakan melesatkan kepada Long Tian. Long Tian sendiri hanya menatap malas saja lalu mengangkat lengannya sembari membuka telapak tangannya. He Gongsun yang melihat Long Tian berniat menahan tinju hanya dengan tangan kosong tertawa terbahak-bahak.


"Hahahaha dasar bodoh! Kau berniat menerima tinju dewa ku hanya dengan tangan kosong? Hahaha terima Kematian mu kali ini bocah bren*sek." Kata He Gongsun tertawa terbahak-bahak sembari melesatkan tinju kepada Long Tian. Long Tian sendiri hanya diam saja tidak berkata apapun dan seketika…


Booommmm

__ADS_1


Kekuatan dari tinju dewa langsung menyebar luas, membuat lantai dua rumah makan Bulan Matahari sedikit bergetar akibat bentrokan dari teknik yang dikeluarkan oleh He Gongsun. Bahkan dampaknya juga sampai terasa keluar membuat para penduduk yang sedang menikmati keindahan malam kota, menjadi sedikit cemas.


"Apa hanya segini saja Tinju Dewa yang kau banggakan itu tuan muda yang terhormat." Ucap Long Tian dengan penekanan disetiap katanya. Ia benar-benar menahan Tinju yang dilancarkan oleh He Gongsun tanpa sedikitpun melapisinya dengan Qi.


"K-kau b-bagaimana T-tinju dewa tidak bisa melukai mu." He Gongsun menjadi gugup setelah melihat teknik yang ia lancarkan tidak bisa membunuh Long Tian. Jangankan membunuh, jubah yang ia kenakan saja tidak tergores sama sekali setelah terkena salah satu teknik terkuat miliknya.


"Kau sudah selesai mengeluarkan teknik mu, kan" Kata Long Tian terkekeh. He Gongsun yang mendengar itu sontak terkejut dan langsung ingin mengambil jarak. Akan tetapi, kepalan tangannya balik di cengkeram oleh Long Tian.


"K-kau bocah gila! lepaskan tanganku!!" Teriak He Gongsun berusaha menarik kepalan tangannya yang dicengkeram oleh Long Tian. Long Tian sendiri hanya terkekeh sembari berkata, "Kau sudah dua kali melancarkan serangan kepada ku. Kali ini giliran ku untuk melancarkan serangan kepada mu tuan muda yang terhormat." Kata Long Tian menambah kekuatan Cengkraman nya sampai-sampai terdengar suara retakan.


Krakkkkkkkkkk


Krakkkkkkkkkk


"Akhh!!! lengan ku tidak!!!!!" Teriak menyedihkan keluar dari mulut He Gongsun yang merasakan tulang lengannya seperti sedang diremuk-remuk oleh Long Tian. Ling Feng yang melihat itu hanya berkata singkat dan jelas, "Paman selesaikan dengan cepat kita masih perlu mencari penginapan untuk beristirahat." Kata Ling Feng singkat nan jelas. Long Tian yang mendengar itu hanya terkekeh dan menjawab.


"Tenang saja Feng'er ini tidak akan lama lagi." Jawab Long Tian menyeringai lebar. He Gongsun yang melihat seringai Long Tian bergetar jiwa raganya. Melihat He Gongsun yang bergetar seluruh badannya, Long Tian berkata.

__ADS_1


"Ada apa tuan muda? kenapa kau begitu terkejut? tenang saja kan sudah kubilang kau tidak akan mati dengan mudah." Ucap Long Tian sembari terkekeh. He Gongsun yang mendengar itu menjadi semakin takut dan tanpa sadar ia sudah kencing di celana saking merasa takutnya kepada Long Tian.


"Oioioi kau tidak malukah? seorang tuan muda saking takutnya sampai-sampai kencing di celana." Kata Long Tian terkekeh. Ling Feng yang mendengar itu sedikit melirik He Gongsun dan benar saja ada genangan air disana. Melihat itu Ling Feng hanya tersenyum simpul menggeleng-geleng kan kepalanya. Qing Xian yang mendengar itu hanya menutup mulutnya menahan tawa yang akan lepas kapan saja ketika mendengar Long Tian berkata seperti itu.


He Gongsun sendiri sudah tidak peduli lagi dengan hal itu. Ia tanpa ragu berkata sembari memelas kepada Long Tian, "T-tolong ampuni aku tuan…Hamba yang hina ini tidak punya mata sampai-sampai berani menggangu waktu tuan." Kata He Gongsun dengan raut wajah yang sudah ketakutan.


Long Tian yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya lalu berkata, "Hehhhhh, mengampuni mu? kau tidak salah berkata kan? bukankah kau tadi bilang ingin membunuh ku? kenapa sekarang menjadi memohon ampunan kepada ku?" Ucap Long Tian nada bicaranya berubah menjadi dingin. Seketika aura mencekam keluar dari tubuh Long Tian. He Gongsun yang mendengar itu menatap Long Tian yang sedang menatap dingin dirinya. Terlihat sebuah bayang-bayang gambaran naga kuno tepat menatap tajam dirinya.


"Kenapa diam saja tuan muda yang terhormat? aku sedang bertanya kepadamu apakah kau bisa menjawabnya." Ucap Long Tian. Qing Xian yang memperhatikan perubahan sifat Long Tian yang berubah drastis sungguh tidak menduga.


"Pendekar sekuat ini kenapa aku tidak pernah mendengarnya di kekaisaran Wei? Apa jangan-jangan…" Batin Qing Xian. Tiba-tiba suara misterius tersebut langsung berkata.


"Ya kau benar. Sedari awal kedua pemuda ini memang bukan orang dari Kekaisaran Wei." Jawab suara misterius tersebut. Mendengar jawaban tersebut Qing Xian menjadi heran.


"Siapa kedua pemuda ini lalu apa tujuan mereka datang Kekaisaran Wei?" Dua pertanyaan yang timbul dari benak Qing Xian.


>>>>> Bersambung

__ADS_1


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )


( Blizzardauthor)


__ADS_2