
Ling Feng muncul kembali di pinggiran gang jalan kota. Ia awalnya ingin muncul di penginapan, namun itu terlalu jauh. Melihat tatapan mata Hao Xiang yang berbinar-binar dan terlihat merindukan dunia luar, tentunya ia ingin memberikan rasa berbinar itu.
Hao Xiang ketika membuka matanya dan melihat bahwa mereka tidak di penginapan, tentunya heran dan lantas bertanya kepada Ling Feng. "Kita tidak kembali ke penginapan kak?" Ucap Hao Xiang. Ling Feng mendengar itu hanya diam, namun jarinya menunjuk ke arah sesuatu. Hao Xiang mengikuti arah telunjuk tangan Ling Feng dan sekali lagi matanya berbinar-binar ketika melihat kota ramai dengan berbagai macam jajanan dan makanan.
Melihat wajah Hao Xiang yang berbinar-binar Ling Feng berkata, "Pergilah dan kembalilah sebelum malam serta Laohu, kau harus menjaga Hao'er ingat itu." Ucap Ling Feng, namun dibagian akhir Perkataannya membuat Hao Xiang sedikit terkejut.
"Kakak bisa mengetahui keberadaan Ling Laohu?!" Tanya Hao Xiang sedikit terkejut bahwa Ling Feng mengetahui hal itu walaupun telah disembunyikan.
Sebelum Keluar Dari Dunia Jiwa
Hao Xiang terlihat sedang menelusuri daerah sepi disekitar dunia jiwa Ling Feng. Lebih tepatnya ia sedang mencari sesuatu selama ini.
"Aduhhhh kucing itu pergi kemana sih…" Keluh Hao Xiang, karena tidak kunjung ketemu dengan Ling Laohu. Pada saat ia selesai mengeluh barulah ia menemukan kucing tersebut, namun ia menemukan saat kucing tersebut seperti sedang mencoba sesuatu.
Alhasil ia tidak langsung mendekatinya dan memperhatikannya dari kejauhan berniat untuk tidak mengganggu Ling Laohu. Setelah berlalu setengah batang dupa, tiba-tiba energi kuat mengelilingi kucing tersebut dan kejadian setelahnya membuat ia langsung membelalakkan matanya, lalu menghampirinya dengan bergegas.
"L-laohu K-kau bisa berubah menjadi benda seperti itu bagaimana bisa ?!" Ucapnya tidak percaya. Ling Laohu yang telah berubah menjadi seperti sebuah kalung, kalung tersebut tiba-tiba melayang didepan Hao Xiang.
"Hahahaha bagaimana hebat bukan, bahkan jika ada tuan disini, ia tidak akan mengetahui bahwa itu aku selama kau tidak berbicara tentang fakta ini." Ucap Ling Laohu yang berubah menjadi sebuah kalung. Hao Xiang yang mendengar itu sedikit terkejut yang mengetahui bahwa kakak saja tidak akan bisa mengetahuinya.
__ADS_1
"Lalu apakah kau bisa berubah kembali menjadi bentuk semula?" Tanya Hao Xiang. Ling Laohu yang telah berubah tidak menjawab, namun tiba-tiba kalung tersebut bergetar dan kumpulan asap muncul tiba-tiba dan terlihat kembali seekor kucing keluar dari asal tersebut.
"Kau bisa melakukan hal itu sesuka hatimu?" Tanya Hao Xiang lagi. Ling Laohu yang mendengar itu menjawab dengan bangga, "Tentu saja aku bisa melakukan hal itu sesuka hati ku. Kau kira aku ini siapa." Ucap Ling Laohu mengangkat dagunya tinggi-tinggi.
Kembali ke Waktu Sekarang
Melihat reaksi Hao Xiang yang sedikit aneh, ia lantas bertanya, "Kenapa Hao'er kau terlihat aneh tadi." Kata Ling Feng. Hao Xiang yang mendengar itu langsung melambai-lambai tangannya dan berkata, "Tidak-tidak aku tidak berkata apapun kak." Kata Hao Xiang.
Ling Feng yang mendengar itu tidak membahasnya lebih jauh. "Baiklah kau bisa main dan ingat pulang jangan terlalu malam. Laohu jaga Hao'er jangan sampai sesuatu yang tidak diinginkan terjadi." Ucap Ling Feng. Kalung yang mengelilingi leher Hao Xiang akhirnya bercahaya lalu berubah menjadi kucing.
"Iya kau tenang saja Hao'er akan aman dengan ku." Ucapnya dengan nada santai walaupun ia sedang panik memikirkan bagaimana Ling Feng menyadari keberadaannya.
Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya lalu berkata, "Baiklah aku pergi dulu." Katanya lalu menghilang kembali. Hao Xiang langsung menatap kucing dengan wajah tanpa dosa melambai-lambaikan tangannya keatas langit. Kucing tersebut sadar akan maksud dari tatapan tersebut.
Baru saja Hao Xiang ingin berbicara, tapi langsung ditahan oleh perkataan Kucing itu. "Sudah tidak perlu dikatakan. Kau sendiri mengetahui bahwa tuan sangat kuat." Kata kucing itu mendahului perkataan Hao Xiang.
"Ya aku juga tidak ingin membahas hal tidak penting seperti itu, dan yang lebih baik sekarang…" Ucapnya terhenti menatap ramainya kota tersebut ia langsung melesat cepat menuju pusat keramaian itu.
Kembali ke Ling Feng
__ADS_1
Ia sudah sampai di penginapan. dirinya langsung masuk kedalam penginapan tersebut, akan tetapi ada yang berubah dari penginapan tersebut. Penginapan yang dulunya terlihat sepi yang terletak dipinggiran kota, kini entah mengapa menjadi terlihat ramai saat ini.
Ling Feng yang melihat itu tidak mempedulikannya toh malah bagus menurutnya. Ia lantas masuk kedalam penginapan tersebut dan semua pandang mata langsung terfokus kepadanya. Hening cukup lama saat Ling Feng masuk kedalam penginapan.
Ling Feng sendiri acuh tak acuh dengan suasana tersebut sampai ada anak kecil yang menghampirinya dengan riang. "Kakak tampan akhirnya keluar juga dari kamar. Padahal aku mengira kakak sudah pergi, tapi syukurlah kakak masih belum pergi dari tempat ini." Ucap Jia kecil dengan riang.
Ling Feng yang melihat Jia kecil menghampirinya sedikit tersenyum lalu mengelus-elus puncak kepala anak itu lalu berkata, "Apa yang sedang Jia lakukan." Ucap Ling Feng lembut. Jia kecil yang dielus-elus puncak kepalanya langsung meninggikan dagunya.
"Aku sedang membantu ibu saat ini. Bahkan aku sudah bisa mengantarkan pesanan ke meja." Bangga Jia. Ling Feng yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya lalu berkata lagi. "Baguslah yang rajin jika ingin membantu ibu. Kakak kembali ke atas dulu ya." Ucap Ling Feng sembari sekali lagi mengelus puncak kepala Jia barulah ia kembali ke kamarnya.
Setelah masuk kedalam kamarnya ia langsung duduk di tempat tidur sana. "Jadi paman ada yang ingin kau katakan dengan ku." Ucap Ling Feng dan setelah berkata seperti itu Long Tian langsung menampakkan wujudnya.
"Sepertinya kultivasi mu meningkat lagi saat ini. Sampai-sampai kau dapat merasakan keberadaan paman." Ucap Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu melambaikan tangan. "Aku tidak tertarik dengan basa-basinya. Jadi ada yang ingin kau sampaikan kepada ku paman." Ulang Ling Feng. Long Tian hanya terkekeh ketika Ling Feng berkata seperti itu.
"Sudahlah tidak perlu seacuh itu, lagipula kita berhasil mendapatkan informasi yang kita perlukan saat ini. Aku hanya sedikit memanfaatkan informasi tersebut untuk mendapatkan keuntungan kecil." Ucap Long Tian.
"Ya, aku juga tidak masalah dengan hal itu. Jadi menurut paman kita harus berangkat kapan." Ucap Ling Feng. Long Tian tersenyum sementara lalu berkata tanpa beban. "Kenapa harus menunggu musuh siap, jika bisa dilakukan diam-diam." Ucapnya dengan seringai lebar.
>>>>>> Bersambung
__ADS_1