Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Kalau Begitu Mati Saja


__ADS_3

“Menarik, kalau begitu mari kita bertarung dengan serius.” Kata Hao Xiang lalu menyeringai lebar dan pertarungan sengit antara keduanya pun tidak terelakkan, Komandan iblis yang sangat marah dengan Hao Xiang, karena menghalangi jalan nya, dan sebalik nya Hao Xiang yang begitu senang, karena bisa mendapatkan lawan yang cukup layak sekarang.


>>>>>>______


Sisi Barat Gunung Lu


Berbeda dengan sisi timur di mana Hao Xiang masih bertarung dengan sengit. Sisi barat sendiri jauh lebih sunyi, namun di balik kesunyian itulah, dan hanya ada beberapa kali ledakan kecil saja terdengar.


Shringggg... Crassshhh...?!


“Akhhhhh...!!”


“Jadi, apakah kau masih tidak ingin mengatakan dimana artefak itu berada?” Ujar sosok harimau putih berbicara kepada sosok iblis yang terkapar di tanah, dengan anggota tubuh nya yang sudah tidak lengkap.


Sosok Harimau putih itu adalah Ling Laohu, dan sosok iblis yang mengenaskan itu adalah komandan iblis. Terlihat daerah sekitar mereka pun sudah porak poranda, dan banyak kawah kecil tercipta. Terlebih lagi banyak bagian anggota tubuh yang tergeletak di tanah itu.

__ADS_1


“Kekekeke... Bunuh aku saja Harimau putih. Sampai mati pun aku tidak akan mengatakannya. Demi Raja iblis dan demi kebangkitan ras kami! Hahahahaha...!” Ucap komandan iblis itu yang masih bersikukuh tidak ingin mengatakan satu patah kata pun tentang informasi yang diinginkan oleh Ling Laohu.


Beberapa saat sebelum nya, Ling Laohu langsung bertemu dengan sekelompok iblis yang berada di barat. Lebih tepat nya, Ling Laohu lah yang menemukan sekelompok iblis yang berusaha bersembunyi dari nya. Tentu saja itu semua percuma, mengingat indera penciuman dan insting Ling Laohu yang sangat tajam, jadi sekalipun tidak bisa merasakan Qi hitam mereka, Ling Laohu masih bisa mengetahui dimana mereka berada dari indera penciuman nya yang tajam.


Ling Laohu yang melihat komandan iblis itu tiba-tiba tertawa hanya menatap nya dengan acuh, dan tanpa pikir panjang ia langsung mengangkat kaki depannya dan berkata, “Kalau kau memang sebegitu ingin matinya, maka aku akan mengabulkan hal itu.” Kata Ling Laohu dengan nada yang dingin.


Melihat tatapan dingin Ling Laohu yang ditujukan olehnya, komandan iblis itu merasakan firasat buruk darinya. Ling Laohu pun mengalirkan Qi ke arah kaki yang ia angkat sampai pada ujung kukunya. Lalu pada ujung kukunya itu ia mengubah wujud Qi nya menjadi beberapa belati kecil.


Melihat belati-belati kecil itu, firasat buruk komandan iblis itu semakin kuat, karena ia bisa merasakan sesuatu yang buruk dari belati Qi yang di buat oleh Ling Laohu. Tanpa menunggu komandan iblis itu bereaksi, Ling Laohu langsung mengarahkan belati-belati Qi nya kepada dada, perut, dua pundak dan dua betisnya.


Claaaapppp... Claaaapppp... Claaaapppp...


“Akhhhhh...! Cabut ini! Cabut ini sekarang juga! Sakit! Sakit sekali!” Terik komandan iblis meronta-ronta, tetapi tidak bisa bergerak, karena pergerakan nya di tahan oleh belati Qi yang di tancapkan oleh Ling Laohu sampai menembus tanah.


“Hehhhh... Bukankah kau bilang ingin mati tadi? Aku, kan tidak pernah bilang bahwa kematian mu itu akan mudah. Jadi nikmatilah rasa sakit ribuan pedang itu, aku yakin kau pasti akan mati, karena rasa sakit nya.” Ucap Ling Laohu lalu pergi dari sana meninggalkan komandan iblis yang berteriak-teriak kepadanya.

__ADS_1


“Tunggu! Jangan pergi! Lepaskan terlebih dahulu belati... Akhhhhhh! Sakit! Sakit!” Teriak komandan iblis itu benar-benar terlihat sangat mengenaskan, Ling Laohu sendiri tidak peduli dan tetap melangkah meninggalkan nya, tapi beberapa saat kemudian ia berhenti melangkah.


“Oh ya, tadi sebelum kami sampai kemari di Gunung Lu, ada sebuah desa kecil yang benar-benar terlihat sangat mengenaskan, dan pelakua dari apa yang terjadi pada desa tersebut adalah tingkah biadab dan keji kalian, kan. Jadi, anggap saja, rasa sakit yang kau alami saat ini adalah sebuah bentuk karma untuk mu.” Kata Ling Laohu melirik sekilas lalu pergi dari sana meninggalkan komandan iblis yang terdiam sejenak, lalu beberapa detik kemudian berteriak kembali.


Ling Laohu pun langsung pergi ke arah timur gunung lu, mengingat artefak itu berkemungkinan ada pada iblis yang saat ini di hadapi oleh Hao Xiang. Dirinya berlari cepat ke arah sumber ledakan yang terdengar dari timur. “Bocah itu benar-benar sangat menikmati pertarungan nya.” Gumam Ling Laohu, ketika indera pendengaran nya bisa mendengar ledakan dari arah timur gunung lu dan ia menduganya, bahwa ledakan itu di sebabkan oleh pertarungan Hao Xiang dan sang iblis yang ia hadapi tentu nya.


Tepat dirinya sampai ke sana, area sekitarnya benar-benar sangat hancur. Beberapa pohon sudah ada yang tumbang, kawah kecil sudah banyak yang tercipta dan tidak sedikit retakan pada tanah di tempat itu, areanya benar-benar sangat kacau. Lalu Ling Laohu beralih ke arah sekelibat dua bayangan yang terlihat sedang jual beli serangan dalam kecepatan tinggi.


Shringggg... Shringggg... Shringggg...


Ctanggggg... Ctanggggg...


“Oioi... Apa ini, lemah sekali. Jangan bilang kau sudah lelah. Jika iya, maka kau tidak akan bisa membunuh ku loh.” Ucap sosok pemuda itu di sela pertarungannya. Ling Laohu yang melihat ekspresi Hao Xiang, ekspresi senang Hao Xiang saat ini terlihat seperti bocah yang merasa sangat senang, karena diberikan permen setelah sekian lama.


“Uahhhh ekspresi itu... Bocah itu benar-benar sudah di luar kendali dan tidak bisa di tolong lagi. Aku kasihan pada komandan iblisnya, karena meladeni bocah maniak bertarung itu.” Gumam Ling Laohu menggeleng-gelengkan kepalanya, ketika melihat tingkah Hao Xiang yang terlihat semakin bersemangat, padahal lawannya sudah mulai putus asa, dengan pertarungan yang berkepanjangan itu.

__ADS_1


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.


__ADS_2