Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Bertarunglah Dengan Ku


__ADS_3

Sosok lembut tersebut adalah Putri Liu. Sontak para Warga yang berada disana langsung menunduk hormat kepada putri Liu.


"Apa yang terjadi disini." Tanya Putri Liu sembari menatap salah satu prajurit. Namun baru saja prajurit tersebut ingin menjawab, nona bangsawan itu langsung maju sembari berkata. "Jadi ini Putri Liu anak dari Walikota Anyi. Apakah begini cara kalian menyambut para bangsawan. Kalo memang iya sungguh menyedihkan." Ucap Nona bangsawan itu dengan angkuh.


"Padahal aku kemari perwakilan dari ayahku atas undangan yang diberikan oleh ayahmu, namun ketika aku tiba di kota ini tidak ada penyambutan sama sekali. Lalu para warga kota Anyi sungguh sangat tidak sopan kepada kaum bangsawan berani sekali bertingkah seperti itu terhadap kaum bangsawan, sungguh aku kecewa dengan sikap Kota ini." Kata nona bangsawan itu dengan nada angkuh.


Mendengar hal itu, putri Liu hanya terdiam sebentar mengabaikan wanita bangsawan tersebut lalu bertanya kepada salah satu prajurit. "Apa yang terjadi disini jelaskan serinci-rincinya." Tanya Putri Liu kepada salah satu prajurit.


Merasa diabaikan wanita bangsawan itu sekali lagi menggertakkan giginya kesal. "Apa-apaan jala*g ini?! berani-beraninya ia mengabaikan ku yang dari kaum bangsawan, hanya karena kau tuan rumah dari kota ini jangan harap kau bisa bersikap seperti itu terus kedepannya." Batin Wanita bangsawan itu menggertakkan giginya menahan amarah.


"Ah itu…Tuan putri…J-jadi…" Prajurit tersebut gugup ingin memulainya dari mana. Ia bingung sampai Hao Xiang berbicara. "Biar aku saja yang menjelaskannya paman prajurit." Ucap Hao Xiang sembari mengangkat tangannya. Putri Liu terkejut dengan kehadiran Hao Xiang disana. "Kenapa salah satu pengikut pemuda itu ada disini?" Batin Putri Liu bertanya-tanya.


"Baiklah bisa kau jelaskan secara singkat. Apa yang terjadi disini." Kata Putri Liu. Hao Xiang menurunkan tangannya menganggukkan kepalanya dengan polos. Lalu ia menunjuk tanpa ragu wanita bangsawan yang kini penampilannya sudah acak-acakan.


"Wanita itu secara paksa ingin mengambil kucing milik kakak ku." Ucap Hao Xiang dengan lantang. Putri Liu yang mendengar itu tentu sangat terkejut bukan main. Bagaimana tidak, ingin merebut paksa kucing yang bahkan dengan mudah membantai seluruh kelompok aliran hitam.


"Ia terus memaksa ingin mengambil kucing kakakku seraya mengancam diriku dengan status bangsawan nya. Bahkan salah satu prajurit mu dengan angkuhnya ingin memberikan nona bangsawan itu keadilan padahal yang sebenarnya terjadi, adalah nona bangsawan itulah yang bersikap tidak adil kepadaku." Ucap Hao Xiang panjang lebar seraya menatap prajurit yang ia maksud. Prajurit tersebut sontak bergetar seluruh tubuhnya ketika Hao Xiang berkata seperti itu.


Putri Liu yang mendengar itu ikut menatap tajam prajurit tersebut lalu mengalihkan pandangannya ke wanita bangsawan itu. Wanita itu yang ditatap seperti itu oleh Putri Liu merasa tidak nyaman dengan tatapan yang ia layangkan kepadanya.

__ADS_1


"Kenapa kau bertingkah seperti itu. Jelas-jelas kau yang salah disini. Jika ingin berlaku sesuka hati seperti itu, kembalilah ke rumah mu dan lakukan di kota mu sendiri. Jangan karena kau mempunyai status bangsawan kau bisa bertingkah seperti itu dikota ku." Ucap Putri Liu tanpa ampun.


"Prajurit antar kan nona ini ke gerbang kota, dan juga jangan lupa dengan pengawal-pengawal sampah yang ia bawa." Ucap Putri Liu acuh tak acuh. Ia lantas mendekati Hao Xiang dan langsung meminta maaf. "Saya perwakilan dari Kota Anyi mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Aku akan bilang kepada ayah untuk memberikan anda kompensasi." Ucap Putri Liu sopan.


"Tidak perlu, aku masih punya banyak uang yang diberikan kakak kepada ku. Jadi Kakak Putri tidak perlu repot-repot memberikan kompensasi." Ucap Hao Xiang tersenyum dengan polos menolaknya.


Ling Feng yang mendengar itu tidak menyangka bahwa Hao Xiang akan berkata seperti itu dengan polosnya. "Jika orang lain yang melihat Hao Xiang mungkin terlihat seperti anak kecil yang menginjak remaja pada umumnya." Ucap Pang Lang. "Tapi, jika ada yang mengetahui wujud asli Hao Xiang. Mereka mungkin akan langsung segan terhadapnya." Kata Pang Lang seraya melihat raut wajah Putri Liu yang sedikit segan dan Salah satu Prajurit yang kini pucat wajahnya.


Sontak para warga yang memperhatikan itu sangat terkejut, karena sikap Putri Liu lebih sopan kepada Hao Xiang daripada bangsawan tersebut. Melihat sikap dari Putri Liu itu, bangsawan itu merasa dirinya direndahkan lebih rendah daripada bocah itu, karena sikap yang ditunjukkan Putri Liu sangat berbanding terbalik kepadanya.


"Aku tidak menyangka putri Liu yang terkenal mempunyai kepribadian yang baik. Tidak diduga akan bersikap seperti itu, mataku terbuka lebar saat ini. Aku akan melaporkan hal ini kepada ayahku nantinya." Ucap Putri tersebut dengan angkuh pergi dari sana.


Alhasil setelah kepergian wanita bangsawan itu semua orang langsung bubar dan kembali beraktivitas seperti biasa kembali. Hao Xiang lalu mendekati Putri Liu seraya berkata.


"Terima kasih kak Putri atas bantuannya. Jika kakak tidak ada disini mungkin Laohu sudah dibawa oleh wanita bangsawan itu." Ucap Hao Xiang. Putri Liu yang mendengar itu membatin dalam benaknya.


"Mungkin yang seharusnya berterima kasih adalah wanita bangsawan itu, kalau tidak mungkin bangsawan itu akan berakhir mengenaskan." Batin Putri Liu yang teringat kembali seekor kucing kecil dengan mudahnya membantai sekelompok orang dengan mudah.


Ling Laohu yang melihat ada Ling Feng berada disana, langsung berlari menuju ke arah Ling Feng dan melompat kedalam pelukannya. Hao Xiang yang melihat Ling Laohu seperti itu awalnya terkejut, namun sedetik kemudian ia berkata. "Kakak dari awal berada disini?" Kata Hao Xiang mendekati dua orang yang menggunakan jubah tertutup yang tidak lain adalah Ling Feng dan Pang Lang.

__ADS_1


Putri Liu yang mendengar itu sontak terkejut dengan kehadirannya, "H-hawa kehadirannya tidak bisa kurasakan sama sekali…Sejak kapan ia berada disana memperhatikan. Tidak kusangka apa yang dikatakan kakak Xian sungguh benar adanya." Batin Putri Liu terkejut.


Ling Feng lantas membuka kupluk wajahnya memperlihatkan paras tampan miliknya dengan rahang yang tegas terlihat jelas diwajahnya. "Aku sudah disini sedari awal kau bersitegang dengan wanita bangsawan itu." Ucap Ling Feng tersenyum sembari mengelus-elus Ling Laohu.


Putri Liu yang melihat senyuman itu entah kenapa merasa sangat terpesona. Bahkan ketika melihat paras Ling Feng saja, hatinya tiba-tiba berdetak sangat cepat.


Ling Feng lantas mengalihkan pandangannya ke Putri Liu, Putri Liu yang melihat Ling Feng menatap kearahnya, terkejut dan refleks langsung membuang muka. Ia merasa sangat malu karena ketauan menatap langsung seseorang.


"Terima kasih telah membantu Hao'er Putri Liu. Jika ada sesuatu yang diinginkan oleh Putri Liu katakan saja, saya cukup terkesan karena anda mau membantu Hao'er tadi." Kata Ling Feng sembari tersenyum simpul. Mendengar hal itu Putri Liu tidak menyia-nyiakan kesempatan.


"D-duel." Ucap singkat Putri Liu ia lantas menatap berani wajah Ling Feng sembari berkata kembali, "J-jika tuan muda berkenan bertarung lah dengan saya esok hari." Kata Putri Liu.


"Bertarung dengan saya? Apakah anda yakin ingin bertarung dengan saya?" Tanya kembali Ling Feng. Putri Liu sekali lagi dengan tegas menjawab. "Ya saya ingin bertarung dengan tuan muda." Ucap tegas Putri Liu. Mendengar hal itu Ling Feng tersenyum lalu pergi dari sana seraya berkata.


"Baiklah jika itu keinginan Putri Liu, maka kita akan bertarung besok. Untuk masalah tempat dan waktu anda bisa atur saja. Jika sudah, kabari saya lewat media apapun terserah anda." Ucap Ling Feng pergi dari sana diikuti oleh Pang Lang dan Hao Xiang ikut pamit juga.


Putri Liu menatap punggung Ling Feng yang semakin jauh, lalu ia pun pergi kembali menuju mansion walikota ketika Ling Feng dan kelompoknya sudah tidak terlihat.


>>>>>> Bersambung

__ADS_1


N-Bhe: Besok libur Dulu Guys Ada acara di real life 🙏🏼🙏🏼😁


__ADS_2