
“Cihhhh dasar gadis jal*ng. Kau pikir aku takut dengan ancaman mu hahhhh! Tetua Racun Aku mengandalkan mu sekarang.” Ucap Ketua bandit laut seraya tersenyum mengejek kepada Cai Lan dan seketika membuat gadis tersebut langsung mengayunkan pedang nya hendak menebas kepala ketua bandit laut tersebut, akan tetapi...
Ctaannngggg...?!
>>>>>>______
Semua Pasang mata langsung terpaku ketika melihat serangan pedang Cai Lan di tepis oleh seseorang yang tiba-tiba muncul.
“Benar-benar sangat memalukan. Bisa-bisanya kau kalah dari seorang bocah, sungguh menyedihkan.” Ujar seseorang yang tidak lain adalah orang yang menepis serangan pedang Cai Lan. Mereka melihat sosok yang jauh lebih menyeramkan daripada ketua bandit laut. Seorang pria tua yang menggunakan pakaian dan jubah serba hitam. Pria tua tersebut mempunyai wajah yang mengerikan dengan sorot mata tajam dan dingin, mata yang seolah-olah menyembunyikan kejahatan yang dalam.
Rambut hitam pekat, panjang, serta terurai dengan liar bak seekor ular yang menyusuri punggung dan bahunya menambah kesan mengerikan dari Pria tua yang dipanggil Tetua Racun oleh ketua bandit. Semua orang yang ada di sana mengenal Tetua Racun, karena sifat kejam dan perilaku buruk nya sudah dikenal dan menjadi informasi umum di daerah sekitar nya.
Banyak orang yang sudah menjadi korban dari Tetua Racun dan kabar yang beredar ia menggunakan orang-orang yang ia tangkap sebagai subjek uji coba racun-racun yang ia buat. Terlebih bukan hanya itu saja, ia juga sangat terkenal akan perilaku buruknya yang selalu melecehkan wanita yang ia tangkap dan menyiksa subjek uji cobanya terlebih dahulu.
“Ya aku sudah tahu juga, bahwa kau pastinya akan membutuhkan bantuan ku. Oleh karena itu, jangan lupa akan kesepakatan nya dan aku akan membawa beberapa wanita lebih, karena sebagai ganti atas aku yang menyelamatkan nyawamu.” Ucap Tetua Racun kepada ketua bandit laut seraya memberikan sebuah pil penyembuh kepada ketua bandit laut.
Tanpa pikir panjang, ketua bandit laut langsung menelan pil yang di berikan oleh Tetua Racun dan seketika lukanya pun kembali pulih dengan sangat cepat dan lengan yang di potong oleh Cai Lan pun telah beregenerasi kembali seperti semula.
Mendengar hal itu, ketua bandit laut pun tersenyum lebar dan berkata, “Tentu saja Tetua. Juga terima kasih sudah menyelamatkan nyawaku dan membantu menyembuhkan lukaku. Aku akan memberikan imbalan lebih kepadamu.” Ujar Ketua bandit laut seraya tersenyum lebar.
Semua anak buah bandit laut langsung senang ketika mendengar bahwa Tetua Racun akan ikut membantu juga. Berbeda di lain pihak, komandan kota dan prajurit yang ia bawa sudah memasang wajah sangat suram. Terlebih lagi ada beberapa yang sangat jelas ketakutan. Pasal nya mereka berpikir jika ketua bandit laut saja sudah kuat, lalu kini Tetua Racun ikut membantu mereka juga.
__ADS_1
Mengurus anak buah dan ketua bandit laut saja sudah sangat merepotkan, apalagi kini harus melawan Tetua Racun yang terkenal juga akan kekuatannya yang mengerikan selain sifat dan perilakunya yang buruk.
“Kekekeke... Selain gadis ini, masih ada dua gadis lainnya yang kekuatannya tidak jauh berbeda. Ketiga gadis tersebut memanglah sangat kuat. Lalu menilai dari seni beladiri yang digunakan oleh ketiganya, aku rasa mereka berasal dari Sekte Gadis Suci.” Ucap Tetua Racun yang membuat ketua bandit laut tersentak kaget ketika mendengarnya.
“Pantas saja komandan kota begitu percaya diri, ternyata ada sekte gadis suci yang membantu mereka. Cihhhh... Benar-benar tidak terduga sama sekali, bahwa sekte itu akan membantu mereka.” Batin ketua bandit berdecak kesal ketika mendengar hal tersebut.
Akan tetapi, itu hanya beberapa saat sampai kemudian, ia pun tersenyum lebar dan sontak membantin kembali, “Ya walaupun begitu, fakta mereka akan dikalahkan oleh Tetua Racun tidak berubah. Ketiga gadis itu mungkin kuat, tapi hanya sekelas murid-murid saja.” Batin ketua bandit laut seraya tersenyum mengejek.
“Kekekeke... Murid-murid sekte gadis suci, kah... Sudah sangat lama aku ingin menculik gadis-gadis dari sekte gadis suci untuk di jadikan bahan percobaan racunku. Lalu kabar yang mengatakan, bahwa seluruh penghuninya cantik dan menawan memang benar adanya ya kekekeke... Aku jadi tidak sabar.” Ujar Tetua Racun seraya tersenyum lebar membuat semua orang yang ada di san bergidik ketakutan, karena senyuman tersebut terlihat sangat menyeramkan.
Cai Lan, Hu Yan dan Yin Mei sudah memasang ekspresi serius. Pasalnya aura Qi yang di pancarkan oleh Tetua Racun benar-benar sangat kuat sebanding dengan tetua mereka. Terutama Cai Lan yang berada tepat di hadapannya saat ini.
“Saudari tidak akan bisa melawan pria tua itu.” Batin Hu Yan dan Yin Mei. Mereka masih yakin jika itu ketua bandit laut, tapi kini sudah berbeda karena lawannya adalah seorang kultivator ranah saint yang tingkatnya sama dengan seorang tetua.
“Tidak akan kubiarkan.” Ucap Tetua Racun yang langsung muncul dalam sekejap di depan Cai Lan membuat gadis tersebut sangat terkejut dengan kecepatan Tetua Racun yang tidak bisa ia ikuti dengan kedua matanya.
“Cepat sekali?! Juga kenapa aku tidak bisa bergerak?!” Batin Cai Lan menggertakkan giginya di balik cadar.
“Kekekeke... Kau yang pertama.” Ucap Tetua Racun mengulurkan tangannya santai ke arah Cai Lan hendak menangkap gadis tersebut. Hu Yan dan Yin Mei yang melihat itu pun berteriak kencang secara bersamaan.
“Saudari awas...!” Teriak histeris Hu Yan dan Yin Mei. Tetua Racun sendiri sudah menyeringai lebar, ia sudah membuat Cai Lan tidak bisa bergerak. Alhasil gadis tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Sampai kemudian...
__ADS_1
“Jangan sentuh murid sekte ku.” Ucap sosok wanita yang sangat cantik lagi anggun muncul di depan Cai Lan menahan serangan Tetua Racun dan langsung melancarkan serangan kejutan kepadanya. Tetua Racun nampak sedikit terkejut, karena tidak menduga kemunculan wanita cantik tersebut namun itu hanya beberapa saat saja sampai ia pun kembali biasa dan langsung menghilang dari sana dan muncul kembali di sisi ketua bandit laut.
Hu Yan dan Yin Mei pun langsung mengubah raut wajahnya menjadi senang ketika melihat kemunculan wanita cantik yang sangat mereka kenal. Keduanya pun serempak berkata, “Syukurlah tetua sudah datang.” Ucap Hu Yan dan Yin Mei bersamaan.
Cai Lan juga merasa sangat lega ketika melihat kehadian wanita yang tiba-tiba muncul tersebut tidak lain adalah tetua sekte mereka. Semua orang yang ada di sana pun juga menatap ke arah wanita cantik tersebut yang tidak lain adalah tetua dari sekte gadis suci. Mereka semua terpesona dengan kecantikan dari Tetua wanita tersebut termasuk para bandit laut sekalipun.
Tetua wanita itu pun menoleh ke arah Cai Lan lalu menggerakkan tangan nya. Cai Lan yang awalnya tidak bisa bergerak, tubuhnya pun kembali seperti semula bisa digerakkan. Cai Lan sontak langsung berterima kasih kepada tetuanya dan di balas anggukkan kepalanya.
“Kerja bagus Lan’er. Tidak hanya berhasil menahan ketua bandit, kamu bahkan berhasil membuatnya terpojok sampai terluka juga.” Ucap tetua wanita tersebut memuji Cai Lan. “Murid ini merasa terhormat. Jalan Lan’er masih panjang dan masih belum ada apa-apanya tetua.” Timpal Cai Lan lagi seraya sedikit membungkuk kepada sang tetua. Mendengar hal itu, Tetua itu pun hanya tersenyum tipis dan tidak membahasnya lebih jauh lagi.
“Hahahaha jadi begitu rupanya. Ya aku sudah menduga ini, karena tidak mungkin rasanya sekte gadis suci hanya mengutus ketiga murid saja. Kukira kau tidak akan muncul.” Ujar Tetua Racun tersebut seraya menyeringai lebar.
“Menyerahlah sekarang juga... Maka akan bermurah hati tidak akan membunuhmu.” Ucap sang Tetua dengan nada dingin dan sorot mata yang tajam ke arah Tetua Racun.
“Hehhhh... Aku suka dengan wanita dingin seperti mu. Sudah ku putuskan, akan kujadikan kau sebagai istriku.” Ucap Tetua Racun dengan seringainya yang semakin lebar dan tanpa pikir panjang langsung menghilang dari tempat berpijak nya. Sang Tetua juga tidak tinggal diam dan ikut menghilang juga dari sana dan kedua nya pun muncul kembali di langit-langit.
“Dalam mimpimu.” Timpal acuh sang Tetua sekte gadis suci ketika menahan serangan Tetua Racun.
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasan nya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.
__ADS_1
Nb: Selamat Tahun Baru Islam 1445 H Kawan Readers 🙏🏼❗❗❗. Semoga di tahun baru ini kita tetap semangat berhijrah menuju kebaikan.