
“Salam putri!” Ucap seluruh penghuni ruangan jamuan langsung memberi hormat kepada salah satu dari wanita itu yang tidak lain adalah Wu Nuan dan Zhi Yan.
>>>>>>______
Tidak hanya mereka berdua, Ling Feng juga melihat pria sepuh di sisi Wu Nuan. Pria sepuh itu tidak lain adalah Wali Kota itu sendiri. Kedatangannya adalah untuk menyambut Wu Nuan dan langsung mengantarkannya ke jamuan, namun ketika ia datang ke jamuan tersebut, ia terkejut ketika mendengar suara pertempuran dan getaran dari arah ruang jamuan.
Setelah mengetahui permasalahan itu, wali kota itu pun langsung mengurusnya kekacauan kecil tersebut. Pandangan antara Ling Feng dan Wali kota sempat bertemu, namun terlihat ia tidak curiga sedikit pun dengannya, mengingat Ling Feng datang dengan undangan yang di berikan oleh Zhi Yan.
Ling Feng sendiri sudah mulai menyadarinya langsung, karena dirinya bertemu langsung dengan wali kota itu sendiri, dirinya bisa merasakan aura gelap dari pria sepuh itu. Walaupun saat ini ia sedang menggunakan cincin khusus untuk menyembunyikan aura gelapnya itu, namun semua itu tetap tidak luput dari Ling Feng.
Kembali ke perjamuan, semua tamu yang berada di sana tidak bisa untuk tidak terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Zhi Yan. Mereka semua tidak percaya apa yang mereka lihat saat ini, namun hal itu benar-benar nyata. Bahkan terlihat putri Kekaisaran Wu juga akrab dengan pria bertopeng itu. Para tamu yang berada di jamuan tersebut semakin bertanya-tanya siapa sebenar nya identitas dari pria tersebut bisa sangat akrab dengan Zhi Yan dan Wu Nuan, bahkan bersikap sangat hormat kepadanya.
Pemuda yang menyinggung Ling Feng pun sudah bergetar ketakutan saat ini, saking takutnya rasa sakit di telapak tangannya benar-benar ia abaikan, ia merasa bahwa nasib buruk benar-benar akan datang, karena telah menyinggung pria yang di hormati oleh dua wanita tersebut.
Setelah itu, kekacauan itu pun langsung di bersihkan dan jamuan pun langsung di mulai setelah nya. Jamuan hari itu berlalu sepertinya jamuan pada umumnya. Ling Feng benar-benar sangat bosan saat ini, setelah kejadian dua wanita superior di Kekaisaran Wu membelanya, tidak ada lagi yang berani mencari masalah dengannya. Dalam hatinya Ling Feng juga bersyukur, karena kedua wanita itu datang tepat waktu di saat-saat waktu paling merepotkan.
Jika sedikit saja terlambat, mungkin ia sudah melakukan pembantaian tanpa pandang bulu kepada orang-orang yang menyinggungnya di jamuan saat ini.
__ADS_1
“Saudara Feng tidak ingin mencicipi hindangan makanan nya?” Tanya Zhi Yan seraya menghampiri ke meja Ling Feng berada. Dirinya telah selesai berbicang-bincang dengan beberapa pemuda-pemudi yang menghampiri nya. Namun hal itu tidak berlaku dengan Wu Nuan, yang terlihat masih sedang berbincang-bincang dengan pemuda-pemudi yang menghampirinya, wajah nya mungkin terlihat ia sudah terbiasa, tetapi Ling Feng menyadari bahwa dirinya sudah segera ingin beranjak dari sekelompok pemuda yang mengerubungi.
Ling Feng melihat sejenak ke arah makanan yang berada di tangan Zhi Yan, ia bisa merasakan ada sesuatu terkandung di dalamnya. Tanpa berkata apa-apa, Ling Feng langsung menahan tangan Zhi Yan, yang hendak memakan makanan tersebut.
Zhi Yan awalnya terkejut dengan tindakan Ling Feng yang secara tiba-tiba memegang tangannya, wajah dari wanita itu pun menunjukkan ekspresi rumit, tetapi Ling Feng tidak mengindahkan itu dan berkata kepadanya, “Jangan makan, jika kamu tidak ingin sesuatu hal buruk terjadi padamu.” Ucap Ling Feng berbisik pelan, supaya perkataan nya tidak dapat di dengar oleh orang lain.
“Eh apa maksudmu Saudara?” Ucap Zhi Yan merasa heran, ketika Ling Feng tiba-tiba berkata seperti itu. Dirinya pun bertanya balik kepada Ling Feng, namun pria itu tidak menjelaskan nya. Sebaliknya ia berkata lagi kepada Zhi Yan, “Aku tidak bisa menjelaskan nya di sini, beritahu Saudari Wu untuk tidak mencicipi makanan dan minuman nya juga.” Kata Ling Feng kepada Zhi Yan dengan nada serius, pada saat Ling Feng merasakan sebuah tatapan tajam mengarah kepadanya, Ling Feng pun tiba-tiba berkata lagi.
“Oh ya saudari Zhi, kamu bilang ada sesuatu yang ingin di bicarakan dengan ku seputar kultivasi. Jadi kenapa tidak sekarang saja membahas nya.” Ucap Ling Feng secara tiba-tiba, membuat Zhi Yan benar-benar di buat bingung dengan sikap Ling Feng, yang awalnya misterius secara tiba-tiba, dan kini mendadak berubah menjadi pribadi yang ceria.
Walaupun begitu, Zhi Yan tetap berbicara dengan dirinya dengan alami, seraya meletakkan kembali alat makannya, tidak jadi menyantap makanan tersebut. Keduanya berbincang-bincang sangat alami, membuat seseorang yang awal nya menatap tajam ke arah Ling Feng berdecak kesal, lalu tidak memperhatikan keduanya lagi.
>>>>>>______
Sementara itu di Suatu Tempat
“Oi kucing jadi-jadian. Apakah di sini tempatnya?” Tanya sosok remaja pria kepada kucing kecil putih susu datang bersamaan dengannya. Kucing kecil itu menganggukkan kepalanya dan berkata, “Ya di sini. Aku sangat yakin, bahwa iblis itu bersembunyi di sini. Lalu kemungkinan besar, orang-orang yang di culik berada di dalam tempat itu.” Jelas kucing kecil tersebut.
__ADS_1
“Ckkk... Kenapa harus di dalam? Wali kota munafik itu, seharusnya ia menyiapkan tempat yang berbeda untuk orang-orang yang di culiknya. Benar-benar merepotkan saja.” Keluh remaja pria itu. Mereka tidak lain dan tidak bukan adalah Hao Xiang dan Ling Laohu. Saat ini mereka sedang berada di taman belakang kediaman wali kota, dimana di sana ada sebuah gua rahasia, yang di tutupi oleh semacam segel khusus untuk menyembunyikan nya.
“Mengeluh pun percuma saja, lebih baik kita bagi tugas saja. Kau evakuasi orang-orang yang di culik, dan aku akan menghadapi iblis itu.” Kata Ling Laohu yang membuat Hao Xiang menoleh ke arahnya seraya mengangkat sebelah alisnya.
“Hahhh? Kenapa aku harus kebagian mengevakuasi orang-orang yang di culik sementara kau bersenang-senang dengan iblis itu? Aku tidak mau.” Ujar Hao Xiang menolak rencana yang di sarankan oleh Ling Laohu.
“Haihhh... Pikirlah dengan otakmu itu bocak maniak. Apa jadinya jika seekor kucing kecil secara tiba-tiba berbicara manusia dan memerintahkan orang-orang yang di culik ini? Bukannya menuruti apa yang kukatakan, mereka akan semakin ketakutan bodoh.” Ucap Ling Laohu masuk akal membuat Hao Xiang pun terdiam mendengarkan nya.
“Sudahlah jangan banyak berpikir lagi, laksanakan saja sesuai dengan apa yang kukatakan dan langsung susul aku ketika selesai mengevakuasi orang-orang yang di culik. Oh ya, jangan lupa kabari tuan muda, bahwa kita sudah menemukan tempatnya dan bergegas untuk melaksanakan rencanannya.” Ucap Ling Laohu lagi dan mengubah wujudnya menjadi seekor harimau putih. Ling Laohu juga mulai menggambar sebuah segel di tanah. Hao Xiang awalnya masih sedikit protes, namun tidak menolak lagi dan mulai menghubungi Ling Feng.
“Baiklah aktifkan.” Ucap Ling Laohu dan formasi penghalang pun langsung aktif mengitari kediaman wali kota.
“Ayo lakukan sekarang.” Ujar Ling Laohu menerjang ke arah batu yang menutupi gua rahasia itu dan menghancurkan nya dalam sekali serang. Diikuti dengan Hao Xiang yang langsung bergegas masuk juga ke dalam gua rahasia untuk mengevakuasi orang-orang yang di culik.
Booommm...?!
>>>>>>> Bersambung
__ADS_1
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.