Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Menjadi Lebih Kuat


__ADS_3

Ling Feng tersenyum tipis menganggukkan kepala nya menanggapi perkataan Ling Feng seraya memasang kuda-kuda berpedang membuat semua murid yang menonton latih tanding itu terkejut, karena kuda-kuda berpedang Ling Feng adalah kuda-kuda berpedang dari teknik pedang naga langit.


>>>>>>______


Bing Jiao yang mengambil langkah pertama, ia langsung menghilang dari sana dan muncul kembali di udara dengan pedang yang sudah terangkat ke atas. “Teknik Pedang Elemen Es: Tebasan Angin Beku.” Ujar Bing Jiao menghunuskan pedangnya secara vertikal, melancarkan sebuah tebasan pedang yang mengandung aura sangat dingin kepada Ling Feng.


Shringggg... Swossshhhh...!


“Hohhhh tidak buruk Jiao’er.” Gumam Ling Feng mendongakkan kepala nya, ia pun menstabilkan kuda-kuda berpedangnya seraya berkata, “Teknik Pedang Naga Langit: Raungan Naga Langit.” Ujar Ling Feng mengayunkan pedangnya dan siluet bayang-bayang naga pun keluar dari tebasan pedangnya dengan mudah menghancurkan tebasan pedang es Bing Jiao.


Shringggg... Roaaarrrr...?!


Bing Jiao yang melihat itu mengangkat tangan nya ke depan mengeluarkan sebuah bongkahan es dan menggunakan nya sebagai pijakan, guna menghindari serangan Ling Feng. Bing Jiao melihat ke arah bongkahan es yang baru saja hancur berkeping-keping terkena serangan Ling Feng.


“Kakak benar-benar tidak menahan diri. Aku baru tahu teknik pedang naga langit ternyata bisa sekuat ini.” Batin Bing Jiao ketika melihat serangan Ling Feng.


“Jangan pernah mengalihkan perhatian dari lawanmu Jiao’er.” Ucap Ling Feng yang tiba-tiba sudah berada di belakang Bing Jiao, membuat wanita itu terkejut bukan main dan memutar tubuhnya seraya menghunuskan pedangnya, akan tetapi tebasan pedang itu berhasil di tahan oleh punggung pedang Ling Feng. Tidak berhenti di situ saja, Bing Jiao menciptakan bongkahan es kembali dan menggunakan nya sebagai pijakan menjaga jarak dari Ling Feng.


Tidak hanya menjaga jarak, Bing Jiao juga mengeluarkan beberapa tebasan pedang sekaligus kepada Ling Feng. Tentu saja itu semua tebasan pedang Bing Jiao dengan mudah di hancurkan oleh Bing Jiao. Menilai situasinya, Bing Jiao sadar, bahwa ia hanya membuang-buang Qi saja. Karena semua serangan yang di lancarkan kepada Ling Feng benar-benar berhasil di tepis olehnya dengan telak.

__ADS_1


Bing Jiao mendarat dengan mulus di tanah lalu bergerak cepat ke arah Ling Feng yang masih mengudara. Sebelum Ling Feng mencapai tanah, Bing Jiao memperpendek jaraknya dan kembali menghunuskan pedangnya. Ling Feng yang melihat itu tersenyum tipis lalu mengayunkan pedangnya, menahan serangan Bing Jiao.


Bing Jiao tidak menyerah begitu saja dan terus menerus melancarkan serangan kepada Ling Feng. Tempo serangannya semakin cepat dan semakin akurat, membuat Ling Feng sedikit kesulitan menahannya dan beberapa kali harus menghindar.


“Masih belum, masih belum. Aku masih bisa lebih dari ini.” Batin Bing Jiao yang terus-terusan melancarkan serangan kepada Ling Feng tanpa memberikan jeda sedikitpun. Ling Feng yang melihat itu tersenyum tipis, mengingat Bing Jiao benar-benar berkembang dalam latih tanding kali ini. Walaupun ini terlihat seperti sebuah latih tanding biasa, namun Bing Jiao tidak menganggapnya begitu, karena baginya saat ini adalah ruang baginya untuk berkembang lebih jauh lagi.


Shringggg... Shringggg... Shringgg...


Ctanggggg...?!


Berkat tempo serangannya yang cepat dan keakuratannya meningkat, hal itu berhasil membuat Ling Feng terpental kebelakang beberapa langkah. “Dalam sebuah pertarungan, keseluruhan tubuh berperan sangat penting. Gerakan kaki dan tangan keduanya harus seimbang. Kaki yang digunakan untuk mengatur jarak serta posisi, lalu tangan yang digunakan untuk mengayunkan pedang serta membuat presisi. Keduanya harus dilakukan dengan kecepatan dan kekuatan yang tepat.” Batin Ling Feng tersenyum melihat Bing Jiao.


Semua murid sekte yang melihat latih tanding antara Bing Jiao dan Ling Feng hanya bisa menahan nafas mereka masing-masing. Pasalnya apa yang terjadi saat ini, lebih ke arah duel sungguhan dari pada disebut latih tanding. Terlebih lagi banyak murid yang terkejut, karena Ling Feng bisa menggunakan teknik pedang naga langit, walaupun hanya gerakan pertama, namun kekuatan dari serangannya itu bisa membuat ranah langit sekalipun terluka sangat parah.


Shringggg... Shringggg... Shringggg... Shringggg...


Bing Jiao tentu saja lebih memilih untuk menghindari tebasan pedang Ling Feng daripada menghadapinya atau menahannya langsung, karena ia akan langsung terluka parah jika menghadapinya secara langsung. Serangan tebasan pedang beruntun Ling Feng pun hanya mengenai angin kosong, menghantam lantai arena. Akibat dari serangan Ling Feng, kepulan asap tebal pun tercipta menghalangi pandangan mata semua murid.


Walaupun terhalang oleh asap tebal, mereka semua masih bisa mendengar suara detingan logam yang beradu di dalam lautan asap tebal tersebut. Setelah beberapa menit berlalu, asap tebal pun perlahan mulai hilang dan memperlihatkan kembali kondisi di arena latih tanding. Pemandangan yang benar-benar tidak terduga, terlihat Bing Jiao sudah di buat bertekuk lutut dengan nafas yang memburu, bahkan dirinya bisa tumbang kapan saja jika saja ia tidak menggunakan pedang sebagai tumpuannya saat ini. Sementara di sisi lainnya Ling Feng masih berdiri tenang dan tentunya dengan nafas yang masih teratur.

__ADS_1


Semua murid yang ada di sana hanya terpikirkan satu kata ketika melihat Ling Feng saat ini. “Kuat. Pemuda itu benar-benar di tingkat yang berbeda.” Batin semua murid yang ada di sana menatap ke arah Ling Feng. Melihat kesenjangan yang begitu besar, bahkan orang bodoh sekalipun sangat yakin bahwa Ling Feng yang akan menang.


“Aku masih bisa. Aku masih mampu lebih dari ini. Aku akan menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi.” Ujar Bing Jiao menggenggam erat gagang pedangnya lalu bangkit kembali. Awalnya mereka pikir, bahwa Bing Jiao akan menyerah sekarang, namun tak terduga dirinya bangkit kembali membuat semua orang yang ada di sana takjub dengan tekad Bing Jiao.


“Benar Jiao’er. Jangan batasi dirimu jika memang dirimu sungguh-sungguh ingin menjadi lebih kuat. Manusia itu tidak mempunyai batasan, dan bekerja keras adalah kuncinya. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin selama kamu berusaha.” Batin Ling Feng yang tanpa sadar sebuah senyuman tercetak di wajahnya.


Bing Jiao mengangkat pedangnya ke atas. Qi yang sangat besar terpancar keluar dari tubuhnya dan aura dingin dengan cepat mengubah suhu derajat di sekitar arena latih tanding dan bangku para penonton. Bahkan tidak tanggung-tanggung tempat yang ia pijaki saat ini sudah berubah menjadi es.


“Akan kukerahkan semuanya dalam satu serangan terakhirku.” Batin Bing Jiao. Qi besar yang terpancar dari tubuhnya mulai menyebar di sekitarnya dan sebuah pemandangan pun membuat semua orang yang ada di sana berdecak kagum, karena saat ini di atas arena latih tanding tercipta banyak pedang yang terbuat dari es.


“Teknik Pedang Elemen Es: Seribu Pedang Es.” Ujar Bing Jiao. “Tiap-tiap pedang es itu mengandung kekuatan yang bisa melukai ranah langit, walaupun tidak terlalu parah namun jika jumlahnya sebanyak ini akan beda ceritanya.” Gumam Ling Feng melihat teknik pedang Bing Jiao telah benar-benar berkembang ketingkat yang sangat ekstrem.


“Seribu pedang es serang!” Teriak Bing Jiao menggerakkan pedangnya dan seribu pedang es itu pun langsung melesat ke arah Ling Feng sekaligus. Ling Feng langsung mengambil kuda-kuda berpedang teknik pedang naga langit. Ia juga menyarungkan pedangnya kembali, seraya memasang kuda-kuda tersebut. Bing Jiao yang melihat itu merasa janggal, karena saat ini postur kuda-kudanya sedikit berbeda dengan gerakan teknik pedang yang sebelumnya.


“Jangan bilang postur kuda-kuda itu?!” Batin Bing Jiao yang sadar apa yang hendak di lakukan oleh Ling Feng saat ini.


“Teknik Pedang Naga Langit: Sayap Naga Langit.” Ucap Ling Feng melesat sangat cepat sekaligus menarik pedangnya, menghancurkan ribuan pedang es Bing Jiao sekaligus tanpa terkecuali.


Shringggggg...!! Craaakkkk...?! Craaakkkk...?!

__ADS_1


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.


__ADS_2