Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Belum Serius Sama Sekali


__ADS_3

Walaupun ia berhasil menahan serangan itu, namun dirinya juga menderita luka bakar dan dalam yang cukup parah, karena tidak bisa menahan sepenuhnya serangan Hao Xiang.


“Nah orang tua. Kau masih kuat, kan. Mari kita mulai ronde keduanya.” Kata Hao Xiang seraya memegang pedang api, yang terbuat teknik api phoenixnya.


>>>>>>______


“Dasar bocah bren*sek!” Teriak pemimpin desa seraya maju menyerang ke arah Hao Xiang. Pemimpin desa mengeluarkan senjata yang berupa sebuah tongkat lipat yang ia selipkan di balik bajunya. Hao Xiang juga tidak diam saja kali ini, ia juga maju menyerang ke arah pemimpin desa.


Shringgg.... Shringgg... Shringgg...


Ctaanggg... Ctanggg... Ctanggg...


Jual beli serangan antara Hao Xiang dan pemimpin desa berlangsung sengit, setidaknya itu yang terlihat oleh semua orang yang berada di sana. Pertarungan dari keduanya menciptakan banyak kawah kecil.


“Hahaha orang tua! Keahlian mu dalam menggunakan tongkat keren juga. Tubuh ku sudah lama kaku, jadi jangan terlalu cepat tumbang ya.” Ujar Hao Xiang di sela-sela ia melancarkan serangan membuat pemimpin desa tidak habis pikir, pasalnya wajah Hao Xiang saat ini terlihat sangat menikmati pertarungan.


“B-bocah ini... Gerakan dan auranya berbeda jauh dengan dirinya beberapa saat yang lalu. Jangan bilang, ia hanya sedang menahan diri saja tadi?!” Batin pemimpin desa.


“Oioioi... Ada apa ini orang tua! Ayo bergeraklah lebih cepat! Aku tahu kau masih bisa lebih dari ini, kan!” Teriak Hao Xiang tepat dihadapan wajah pemimpin desa, pada saat keduanya saling beradu senjata.


“Kughkkk... Bocah ini... Beraninya kau meremehkan aku!” Teriak pemimpin desa lalu mulai kembali bergerak sangat cepat seperti sebelumnya.


“Bagus, bagus, pertahankan seperti itu orang tua. Jika hanya begitu saja, tidak akan menarik bukan.” Gumam Hao Xiang yang kali ini tidak berniat untuk menyembunyikan ekspresi senang nya.


“Bocah itu memang tidak terduga, tapi ia masih tetap tidak bisa mengimbangi kecepatan ku.” Batin pemimpin desa, namun dirinya sendiri meragukan apa yang ia katakan. Pasalnya fakta Hao Xiang bisa muncul tepat di sisinya tanpa ia ketahui, adalah sebuah tanda tanya baginya, di tambah ia tidak mengetahui bagaimana Hao Xiang bisa bergerak seperti itu.

__ADS_1


“Tidak, dari awal memang pergerakan bocah itu sudah sangat aneh dan tidak bisa di tebak, kuda-kudanya terlihat biasa saja, namun aku tidak menemukan sedikit pun celah darinya.” Batin pemimpin desa.


“Kau terlalu banyak berpikir orang tua. Jika tidak ingin mati, jangan alihkan pandanganmu dari musuhmu.” Bisik Hao Xiang yang secara tiba-tiba kembali muncul tepat di sisi yang sama seperti sebelumnya, dan itu sama sekali tidak terduga oleh pemimpin desa itu sendiri. Dalam sekali gerak, Hao Xiang langsung menghunuskan pedangnya secara vertikal.


Shringggg... Swushhhh... Boommmm...!


Pemimpin Desa yang tidak siapkan akan serangan Hao Xiang langsung terhempas begitu saja, walaupun ia sudah menahan tebasan pedang Ling Feng menggunakkan tongkat nya, namun itu tidak sepenuhnya berhasil menahan tebasan vertikal Hao Xiang.


“Uhukkk... Uhukkk...” Pemimpin desa mendarat di tanah dengan luka tebasan vertikal menganga besar di bagian dada nya. Ia bahkan sesekali batuk darah, karena dampak luka dalam yang awalnya tidak ringan menjadi sangat parah, ketika mendapatkan tebasan pedang dari Hao Xiang.


Anak buah pemimpin desa yang melihat perubahan drastis dari pertarungan itu tidak bisa untuk bereaksi biasa saja, pasal nya pemimpin desa yang mereka kira akan dengan mudah mengalahkan, Hao Xiang, kini langsung di buat tidak berdaya hanya dalam beberapa saat saja.


“Ada apa orang tua! Kau sudah selesai? Oioi jangan bercanda, aku bahkan sengaja tidak menggunakan kekuatan penuhku supaya ini tidak cepat berakhir tahu.” Kata Hao Xiang membuat Lin Yu dan anak buah pemimpin desa menahan nafas mereka masing-masing dengan apa yang dikatakan oleh Hao Xiang.


Ling Feng yang melihat raut wajah Hao Xiang, menghela nafas panjang seraya berkata, “Bocah itu... Sepertinya akan mulai menggila sekarang.” Gumam Ling Feng pasca melihat perubahan wajah Hao Xiang.


Berbeda dengan kakaknya, Lin Ru’er melihat pertarungan Hao Xiang dan pemimpin desa dengan pandangan mata yang berbinar. “Woahhhh... Kakak Xiang keren sekali. Ia benar-benar sangat kuat dan terlihat keren.” Kata Lin Ru’er dengan kedua matanya sudah berbinar-binar menatap Hao Xiang.


“Bocah ini memang sesuatu.” Batin Pemimpin desa. Ia sontak melirik ke arah anak buahnya dan berteriak lantang, “Apa yang kalian semua lakukan! Kenapa hanya diam saja! Cepat bantu aku bunuh bocah itu para bede*ah sia*an!” Teriak marah pemimpin desa kepada anak buahnya.


Mendengar hal itu, para anak buahnya saling pandang, “Membantumu? Hallo, kau ini adalah yang terkuat di antara kami, kau saja yang terkuat di buat babak belur seperti itu, bagaimana dengan kami yang hanya berada di ranah Guru dan jendral emas? Bisa-bisa kami mati tanpa menyisakan jasad sama sekali di buatnya. Terlebih lagi orang berjubah yang berada di belakangnya masih belum bergerak, seorang dari dirinya saja sudah sekuat ini, apalagi orang berjubah yang berada di belakangnya itu.” Batin para anak buah pemimpin desa.


“Kepa*at! Jangan hanya diam saja dan cepat bantu aku membunuh bocah itu sial!” Teriak pemimpin desa sekali lagi membuat para anak buahnya tersentak ketika mendengar hal itu, dan membuat selusin orang tersebut langsung maju berdiri di hadapan Hao Xiang.


Pemimpin desa tentuvnya sangat menyadari, bahwa anak buah nya pasti tidak akan bisa mengalahkan Hao Xiang. Namun bukan itu yang diri nya incar, “Sekuat apapun orang itu, pasti nya juga tidak mudah menghadapi dua belas orang sekaligus.” pikirnya.

__ADS_1


"Jangan gentar kalian semua! Bocah itu hanya sendiri! Temannya tidak akan membantu nya, jadi tidak perlu khawatir dan serang saja bocah itu!” Teriak pemimpin desa.


Dua belas anak buah yang ia bawa pun langsung bergerak menyerang Ling Feng secara bersamaan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh pemimpin mereka, “Kakak Xiang awas!” Teriak Lin Ru’er ketika melihat Hao Xiang yang hendak di serang secara bersamaan.


“Owh Ru’er kau sedang melihat kakak rupanya ya.” Kata Hao Xiang menoleh ke arah Lin Ru’er.


“Jangan pedulikan tentang itu dan cepat Kakak Xiang menghindar dari sana, jika tidak kakak akan terluka parah nanti.”


“Ya Ru’er lihat saja dengan baik-baik. Akan kakak tunjukkan, sesuatu yang menarik kepadamu sekarang.” Kata Hao Xiang dengan senyum tipis tercetak di wajahnya.


“Sesuatu yang menarik? Apa it... Eh bukan seperti ini. Kakak Xiang cepat pergi dari sana!” Ujar Lin Ru’er yang hampir terjebak dengan perkataan Hao Xiang.


“Akan kakak tunjukkan Kuantitas itu tidak ada apa-apanya jika berhadapan dengan Kualitas.” Gumam Hao Xiang lalu memasang kuda-kuda berpedangnya. Hao Xiang sontak mengangkat dua tangannya ke atas.


“Teknik perwujudan Api Phoenix: Bencana Wujud Phoenix.” Kata Hao Xiang seraya mengayunkan pedang apinya secara horizontal, tebasan api yang berwujud phoenix melesat cepat ke arah dua belas anak buah pemimpin desa.


Shringgg.... Kieeekkkk...!!


“S-sangat cepat.” Batin seluruh anak buah pemimpin desa ketika melihat phoenix api yang ukurannya cukup besar datang mengarah kepada mereka. Dalam sekali tebasan saja, para anak buah pemimpin desa dibuatnya terhempas sangat jauh, bahkan untuk keadaan mereka tidak dapat diketahui, karena terpental cukup jauh.


Booooommmm.........!!!


“Apa! Hanya dalam sekejap?!” Teriak pemimpin desa yang terkejut, karena ia benar-benar tidak menduga bahwa Hao Xiang, mempunyai teknik kuat seperti itu dan menghempaskan anak buahnya sekaligus.


>>>>>> Bersambung

__ADS_1


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.


__ADS_2