
“Aura apa kak?” Tanya Bing Jiao.
“Apakah itu sebuah harta?” Tambah Qing Xian.
“Tidak, bukan itu. Ada beberapa serangga yang tidak ingin hidup di depan sana.” Kata Ling Feng lalu terbang menuju ke arah tersebut bersama dengan Qing Xian dan Bing Jiao.
>>>>>>______
Arah yang di tuju Ling Feng
Pada saat terbang beberapa detik kemudian, terlihatlah sekelompok sosok yang mempunyai wujud menyeramkan dengan dua tanduk di dahinya, namun yang aneh saat ini adalah sosok meyeramkan itu sedang di kurung di dalam sebuah penghalang, dan terlihat seorang gadis yang menginjak remaja adalah pelaku dari yang mengepung sosok menyeramkan itu.
“Gadis kepa*at! Cepat lepaskan kami sekarang juga! Jika tidak, akan kubunuh kau dan kumakan kau hidup-hidup!” Teriak sosok menyeramkan itu seraya menggebrak-gebrak penghalang yang di buat oleh gadis kecil tersebut.
Alih-alih merasa takut, gadis kecil itu hanya memandang acuh tak acuh saja kepada sosok-sosok menyeramkan itu. “Hmmpphhh setelah berani hendak menyergapku, kau ingin melepaskan ku begitu saja, memangnya aku ini orang bodoh yang tidak punya akal apa hmmmpphhh.” Kata gadis tersebut seraya membuang mukanya ke samping.
Sosok menyeramkan yang tidak lain adalah ras iblis itu tentunya terkejut, pasalnya bukan kelompok mereka lah yang menyergap gadis kecil tersebut. Melainkan gadis kecil itu sendirilah yang ikut campur dengan ras iblis yang hendak melakukan sesuatu ke sebuah kelompok.
“K-kau... Bisa berkata seperti itu, padahal kau sendiri yang ikut campur dengan urusan kami. Kami tidak mengusikmu, tapi kau yang mengusik kami gadis jala*g!” Teriak ras iblis itu marah. Gadis kecil yang tidak lain adalah Lin kecil itu dengan wajah tanpa dosanya berkata, “Kelompok mu berdiri tepat di jalan yang hendak ku tuju, bukankah itu sama dengan hendak menyergap diriku.” Kata Lin’er dengan tanpa bebannya, membuat rahang para ras iblis hendak jatuh, melihat tingkah gadis tersebut.
“K-kau... Gadis kepara*! Akan kubunuh kau! Akan kubunuh kau!” Teriak ras iblis tersebut lalu mulai menyerang penghalang itu kembali. Ia benar-benar murka kala itu, teman-temannya pun juga melakukan hal yang sama berusaha untuk menghancurkan penghalang tersebut, namun hasilnya nihil, karena penghalang tersebut sangatlah kuat, bahkan saking kuatnya, penghalang tersebut bisa membalikkan serangan musuhnya sebanyak dua kali lipat.
__ADS_1
Booommm
Booommm
Booommm
“Kughhkkk... Sial!” Umpat pemimpin dari ras iblis yang tidak bisa menghancurkan penghalang tersebut, dan sebaliknya malah terluka oleh serangan baliknya sendiri. Teman-temannya pun tidak berbeda jauh dengan dirinya yang juga ikut terluka.
Lin’er tersenyum tipis lalu berkata dengan nada mengejek, “Percuma saja. Kau tidak bisa menghancurkan penghalang itu, bahkan jika yang masuk adalah kultivator ranah langit bintang sembilan sekalipun.” Kata Lin’er dengan nada mengejek, membuat sosok-sosok iblis yang ada di sana menggertakkan giginya, sangat marah kepada Lin’er.
“Apa-apaan bocah gadis ini?! Padahal ranahnya cuman berada di tingkat Kaisar saja, tapi bagaimana bisa penghalangnya bisa sampai sekuat ini?!” Batin pemimpin ras iblis menatap ke arah Lin’er. Lin’er yang di tatap oleh pemimpin iblis, hanya mengabaikan tatapan tersebut lalu mengeluarkan dua kertas jimat dari cincin ruangnya.
“Aku tidak punya banyak waktu untuk berurusan dengan sekelompok hama seperti kalian, jadi akan kuselesaikan dengan cepat.” Kata Lin’er lalu meneteskan sedikit darahnya ke dua kertas jimat itu seraya membentuk segel tangannya.
“Terkutuk kau gadis bang*at!” Teriak pemimpin ras iblis penuh akan kemarahan, Lin’er sendiri hanya menyeringai di balik cadarnya menanggapi perkataan iblis tersebut. “Persetan dengan ucapan mu itu.” Kata Lin’er dengan acuh.
Boooommmm
Ledakan yang sangat kuat tercipta tepat kedua elemen yang saling berlawanan itu masuk ke dalam penghalang dan meledak begitu saja, sesaat bertemu tadi. Guncangan nya hampir mencapai sepuluh meter jauhnya, saking kuatnya ledakan tersebut.
Asap putih pun perlahan memudar, dan di dalam penghalang pun sudah tidak terlihat wujud dari ras iblis, yang mana sudah berubah menjadi debu terkena ledakan tersebut. Sekelompok orang yang di belakang Lin’er, hanya bisa menatap ngeri ke arah gadis remaja tersebut, mereka benar-benar tidak menyangka seorang gadis remaja yang hanya di ranah kaisar, bisa melakukan hal yang mengerikan seperti itu.
__ADS_1
“T-terima kasih nona muda, karena telah membantu kami.” Kata pemimpin kelompok yang telah di tolong oleh Lin’er. Lin’er lalu menoleh ke belakang lalu melambai-lambaikan tangannya. “Santai saja. Lain kali berhati-hatilah. Aku yakin ras-ras iblis ini bukan hanya mereka saja. Pasti banyak yang sudah masuk dengan penyamaran ke sini.” Kata Lin’er yang diangguki oleh pemimpin kelompok tersebut.
Awalnya sang pemimpin mengajak Lin’er untuk bersama dengan rombongan nya, namun ia menolaknya begitu saja. Sang pemimpin kelompok pun tidak mengajaknya lagi, takut Lin’er merasa marah, tersinggung akan hal tersebut. Kelompok yang telah di selamatkan oleh Lin’er pun memutuskan untuk pamit terlebih dahulu. Lin’er menganggukkan kepalanya mempersilahkan kelompok tersebut untuk pergi.
“Haihhh... Kakak Feng sudah masuk belum ya sekarang.” Gumam Lin’er hendak melangkah kembali, namun suara di belakangnya, membuat dirinya spontan tidak bergerak kala itu.
“Kenapa dengan kakak? Kangen ya sudah lama tidak bertemu.” Suara familiar yang tiba-tiba muncul membuat Lin’er tidak jadi melangkah. Terlihatlah pemilik suara tersebut adalah seorang pemuda yang menggunakan topeng, tidak lain adalah Ling Feng.
Lin’er pun sontak berbalik dengan kaku melirik pemuda bertopeng itu, Ling Feng tersenyum tipis, lalu membuka topengnya, memperlihatkan wajah tampannya, yang mana bisa memikat wanita mana pun hanya dengan pesonanya saja. Melihat wajah itu, membuat Lin’er tanpa sadar mengeluarkan air matanya, dirinya langsung berlari cepat ke arah Ling Fengnya lalu memeluknya dengan erat.
“Kekuatan jiwa ini... Perasaan hangat ini... Ini benar-benar kakak Feng... Huaaaaa...!” Gumamnya dengan suara parau, lalu mulai menangis bahagia di dalam pelukan Ling Feng.
Ling Feng tersenyum hangat kepada Lin’er lalu berkata, “Adik kecil kakak sudah bertambah kuat ya sekarang. Padahal pada saat kakak tinggal, kamu masih merengek-rengek ingin ikut.” Kata Ling Feng seraya terkekeh pelan, lalu menepuk-nepuk pelan punggung adik angkat nya itu. Qing Xian dan Bing Jiao tersenyum hangat melihat pertemuan Ling Feng dengan Lin’er.
“Kenapa kakak lama sekali latihan tertutupnya. Katanya cuman dua tahun saja.” Kata Lin’er yang sudah sedikit tenang, walaupun masih sesenggukkan. “Kakak memang selesai pas dua tahun, namun ketika kakak sampai di Kota Anyi, Lin’er dan Kakak Xian, kan sudah pergi ke Kaisaran Shu. Jadi, kakak menyelesaikan beberapa urusan terlebih dahulu, baru datang kemari.” Kata Ling Feng menjelaskan dengan tenang.
Mendengar hal itu, Lin’er menerimanya tidak protes lagi. Ling Feng mengelus-elus puncak kepala gadis yang menginjak remaja itu. “Sudah berada di level berapa kekuatan Jiwa Lin’er?” Tanya Ling Feng. “Heummm... Aku berada di level empat sekarang, dan sebentar lagi ingin menembus level lima. Oleh karena itu, aku ikut masuk ke dalam tanah rahasia ini, mungkin saja ada suatu harta yang bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan jiwaku.” Kata Lin’er membuat Bing Jiao dan Qing Xian terkejut, wajar saja Qing Xian terkejut, karena dirinya memang tidak pernah menanyakan hal tersebut kepada Lin’er.
“Begitu, kah... Seperti yang diharapkan dari adik kakak. Lin’er benar-benar seorang jenius.” Kata Ling Feng memuji Lin’er seraya mengelus-elus puncak kepala Lin’er membuat gadis remaja itu keenakan tersenyum bahagia. Bing Jiao dan Qing Xian yang melihat ekspresi keenakan Lin’er menelan salivanya kasar, mendadak ingin merasakan hal yang sama dengan Lin’er.
Keempatnya pun berbincang-bincang ringan, sampai kemudian memutuskan untuk melanjutkan perjalanan yaitu, menuju ke tengah-tengah tanah rahasia.
__ADS_1
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.