Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Kena Mental Maupun Fisik


__ADS_3

Guan Long hanya bisa mendengarkan saja tanpa bisa bertindak apa-apa. "Gila dan Psikopat" Hanya itu kata-kata itu yang terus terngiang-ngiang di kepala Guan Long untuk menggambarkan Ling Feng. Ling Feng lantas melonggarkan cengkramannya di leher Guan Long sehingga sang empu dengan cepat terbatuk-batuk karena Guan Long benar-benar tidak bisa bernafas.


Rasa sakit bercampur dengan rasa takut. Guan Long benar-benar disiksa mental maupun fisik. "Tenang saja aku belum memulainya sama sekali kok. Yang tadi itu hanyalah peringatan saja." Kata Ling Feng.


"Orang ini gila. Dia bukan manusia…Iblis. Orang ini benar-benar perwujudan dari iblis yang sesungguhnya. Aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati." Batin Guan Long yang benar-benar sudah ketakutan setengah mati. Lalu terlintas di pikirannya sebuah hal yang ingin ia coba.


"J-jika kau membunuh ku, Keluarga Guan pasti akan memburu mu s-sebaiknya kau lepaskan aku jika tidak ingin di buru nantinya." Guan Long mencoba menakuti Ling Feng dengan nama keluarganya. Qing Xian yang mendengar itu sudah menggelengkan kepalanya. "Guan Long benar-benar tidak mempunyai harapan lagi. Ya sejak awal dirinya memang tidak mempunyai harapan untuk tetap hidup." Batin Qing Xian.


Ling Feng terdiam menundukkan kepalanya. Guan Long yang melihat itu mengira bahwa Ling Feng ketakutan ketika mendengar nama keluarganya. "Jika kau membunuh ku di sini, seluruh orang-orang kesayangan mu, orang-orang yang kau cintai, semuanya pasti akan langsung diburu ketika kau membunuh ku. Aku sarankan lebih baik kau menyerah jika tidak ingin hal seperti itu terjadi." Kata Guan Long menyakinkan Ling Feng.


Ling Feng lantas berkata dengan wajah menunduk kebawah. "Apakah ini sebuah ancaman?" Kata Ling Feng. Guan Long yang mengira bahwa Ling Feng sudah ketakutan lalu tersenyum sinis dan berkata. "Tidak, tidak, tidak, aku tidak bilang ini sebuah ancaman. Jika kau melepaskan ku, maka aku akan melupakan semua ini dan orang-orang mu juga akan tetap aman." Kata Guan Long.


"Kau serius berkata seperti itu?" Tanya Ling Feng sekali lagi. Guan Long yang mendengar itu sempat heran, namun ia tidak memikirkannya lebih jauh. Yang ada dikepalanya saat ini adalah bagaimana ia bisa lepas dari sini.


"Cihhhhh setelah aku sampai di keluarga Guan…Aku tidak akan melepaskan mu dan akan membalas penghinaan ini dua kali lipat, tidak bahkan seratus kali lipat pun masih kurang." Batin Guan Long yang sudah berpikir bahwa ia akan selamat.

__ADS_1


"Aku hanya ingin memberitahu faktanya jika kau berani membunuh ku. Ya itupun jika kau masih sayang dengan ora…Kughhhkk" Perkataan Guan Long terhenti kembali karena Ling Feng langsung mencengkram leher Guan Long.


"Kau seriusan berkata seperti itu? Sepertinya kau masih tidak sadar akan posisi mu saat ini ya…" Kata Ling Feng mendongakan kepalanya menatap Guan Long dari dekat yang sudah mulai membiru wajahnya.


"Apakah menurut mu wajah ku ini menampilkan ekspresi takut kepada keluarga mu? Bahkan jika kau anak dari seorang kaisar sekali pun akan tetap kubunuh jika kau berani menyinggung ku." Kata Ling Feng dengan ekspresi acuh tak acuh tepat di wajah Guan Long.


"Jika orang menghormati ku maka aku pun akan menghormati dirinya dan hal itu berlaku sebaliknya. Jika ada yang ingin membunuh ku, entah keturunan siapa ia. Akan kubunuh saat itu juga." Kata Ling Feng dengan sungguh-sungguh.


Shirngggg


Ling Feng lantas melepaskan cengkraman di lehernya dan seketika Guan Long langsung berteriak keras. "Akhhhhh…! Sakit! sakit! sakit sekali!" Teriak Guan Long sembari berusaha lepas dari pedang hitam Ling Feng yang menancap mulus di bahunya.


Ling Feng yang melihat itu lantas menarik pedangnya dan seketika Guan Long langsung mengkerut kan tubuhnya dan sesekali bergulir saking sakitnya. Qing Xian yang melihat itu menatap linu Guan Long. Ia hanya menutup telinga Lin kecil agar tidak bangun oleh teriakkan Guan Long.


"Ampuni aku tolong, aku tidak ingin mati, aku tidak ingin mati…Maafkan aku, tolong maafkan aku." Rancauan Guan Long ia benar-benar merasa sangat tersiksa saat ini. Ling Feng lantas mendekatinya dan berkata dengan nada dingin. "Kau masih berani meminta ampun? setelah tadi mengancamku kau masih meminta ampun kepada ku? Apakah otak mu itu masih waras berpikir." Kata Ling Feng dengan nada dingin acuh tak acuh.

__ADS_1


Ling Feng lantas teringat sesuatu lalu berkata. "Oh iya aku lupa tentang fakta kau menyakiti Lin'er." Kata Ling Feng yang baru ingat akan hal itu. Guan Long yang mendengar itu sudah membelalakkan matanya terkejut. Ia lantas mendongakan kepalanya dengan wajah takut setengah mati.


Ling Feng hanya mengacuhkannya saja dan menoleh kepada Qing Xian dan berkata. "Apa yang telah Baji*gan ini lakukan kepada Lin'er." Tanya Ling Feng kepada Qing Xian. Qing Xian dengan cepat menjawab. "Dia menampar wajah Lin'er dengan menggunakan lengan kanannya." Jawab Qing Xian dengan ekspresi marah menatap tajam Guan Long.


"Hehhhh begitu, kah…" Kata Ling Feng sembari menoleh kepada Guan Long yang sudah sangat ketakutan. "Tidak, tidak, jangan lakukan itu…Aku mohon jangan lakukan itu." Kata Guan Long sembari mundur menggunakan lengan yang tadi di tusuk pedang Ling Feng.


Ling Feng tidak peduli dan…


Shringgggggg


Sekali lagi Ling Feng langsung menebas tangan yang ia gunakan untuk mundur kebelakang. "Akhhhhh! bunuh saja aku! bunuh saja aku!" Teriak Guan Long yang sudah tidak tahan lagi. Bahkan ia sampai mengeluarkan air mata berwarna merah saking tidak tahannya. "Haihhh tadi kau yang meminta untuk dibiarkan hidup. Sekarang kau malah ingin aku membunuh mu. Jadi yang mana yang benar." Kata Ling Feng pura-pura polos.


Qing Xian yang melihat itu hanya memasang ekspresi wajah aneh dan membatin. "Setelah kau melakukan semua itu mana mungkin ia masih ingin terus hidup." Batin Qing Xian. empat anggota tubuh Guan Long benar-benar di tebas seluruhnya oleh Ling Feng. Ia benar-benar membuat Guan Long tersiksa mentalnya maupun fisiknya.


"Tenang saja kau tidak akan langsung mati." Kata Ling Feng lalu pergi menjauh. Guan Long yang melihat itu membelalakkan matanya dan berteriak. "Tunggu bajin*an kemana kau ingin pergi?! cepat bunuh aku sekarang juga Kep*rat! biad*b! Akhhhhh sia*an! terkutuk kau! terkutuk kau…!" Teriak Guan Long. Sementara sang empu sudah menjauh dari sana dan pergi dengan Qing Xian juga tentunya.

__ADS_1


>>>>>> Bersambung


__ADS_2