
Kediaman He sudah mulai hancur beberapa fasilitasnya. Bahkan gerbang masuk kediaman tersebut sudah dihancurkan oleh anggota keluarga He sendiri. Ning Song yang melihat apa yang dialami kediaman He tidak bisa berkata apa-apa lagi. Bahkan dirinya tidak bisa membayangkan jika ia sedang berada di posisi tersebut.
Qing Xian sendiri menatap Ling Feng dan Long Tian dengan tatapan rumit. Ia tidak menyangka bahwa kedua pemuda yang ia tawari bantuan, ternyata bisa sekuat ini. Bahkan orang sekuat walikota saja tunduk kepadanya apalagi dirinya yang bukan apa-apa. Qing Xian bahkan sempat merasa bodoh telah berbicara mengenai bantuan yang ia tawarkan kepada Ling Feng beberapa jam yang lalu.
"Daripada kalian memikirkan tentang identitas kedua pemuda tersebut, lebih baik kalian lihat kembali apa yang sedang terjadi di dalam Kediaman He." Ucap tiba-tiba Ketua paviliun obat menatap ngeri kediaman He yang sudah mulai berantakan. Seluruh orang disana langsung mengalihkan pandangannya dan kembali terkejut ketika melihat apa yang terjadi didalam formasi tersebut.
Ling Feng yang melihat itu langsung berkata, "Kurasa paman sudah cukup bermain-mainnya, kita turun saja kebawah sekarang." Kata Ling Feng sembari turun didepan formasi yang mengelilingi Kediaman He. Long Tian yang mendengar itu mengekori Ling Feng dari belakang saja.
"Paman hilangkan formasi Ilusinya lalu buat orang yang diluar tidak bisa melihatnya." Pinta Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu langsung melakukan apa yang dipinta oleh Ling Feng.
Seketika cahaya ungu yang bersinar terang digantikan menjadi formasi berwarna putih bersih mengelilingi kediaman He. Sekumpulan orang kuat dari Kota Anyi yang melihat itu bingung dengan warna formasi yang berubah menjadi putih. Ketua paviliun obat yang melihat itu menghela nafas lalu berkata, "Sepertinya kita tidak akan bisa melihat kelanjutan apa yang dilakukan kedua pemuda itu lagi." Ucap tiba-tiba Ketua paviliun obat.
Seluruh orang disana mengerti maksud dari perkataan ketua paviliun obat. Walikota Anyi mengalihkan pandangannya ke Jendral lalu berkata, "Kejadian ini pastinya membuat para warga menjadi panik, bawa beberapa orang prajurit untuk menenangkan kembali warga desa jendral." Perintah walikota kepada Jendralnya. Jenderalnya yang mendengar itu memberi hormat lalu langsung pamit dari sana melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.
Kembali ke Ling Feng
__ADS_1
Kedua pemuda tersebut langsung masuk kedalam formasi tersebut. Lalu ketika masuk mereka disuguhkan dengan pemandangan yang cukup berantakan untuk sebuah kediaman dari keluarga bangsawan.
"Cih, hanya beberapa saja yang sampai tidak memiliki emosi." Keluh Long Tian merasakan hanya sedikit orang saja yang terkena ilusi sampai hilang rasa yang ada pada dirinya. Ling Feng yang mendengar itu langsung melihat salah satu penjaga yang masih hidup, namun dilihat dari cara ia menatap, bagaikan manusia yang sudah tidak memiliki gairah untuk hidup.
"Sudahlah paman, toh semisal membunuh orang yang seperti itu, akan terasa kurang jika membunuh tanpa berteriak sama sekali." Ucap Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu membenarkan juga apa yang dikatakan Ling Feng.
"Ya aku tau Feng'er dan lebih baik kita langsung masuk saja." Kata Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu menggelengkan kepalanya lalu berjalan masuk ke kediaman He. Ketika masuk kedalam kediaman tersebut Ling melihat para tetua yang disibukkan dengan anggota keluarga He yang masih sedikit disibukkan oleh para anggota mereka yang masih terkendali oleh Ilusi.
Ling Feng langsung mengenal salah satu tetua yang juga disibukkan oleh pemuda dari keluarga He. Melihat itu Ling Feng berjalan santai dengan senyum lebar tercetak diwajahnya mendekati para tetua Keluarga He dan langsung menyapanya.
"K-kau b-bocah bagaimana bisa kau masih hidup." Kata tetua tersebut sembari menunjuk Ling Feng. Tetua Keluarga He yang lainnya menjadi bingung dengan sikap tetua tersebut yang terlihat terkejut dengan kehadiran Ling Feng.
"Tetua pertama sepertinya ada mengenal pemuda tersebut? siapa pemuda itu? dan kenapa ia bisa masuk padahal ada formasi yang kita saja tidak bisa keluar." Tanya tetua kedua dari Keluarga He. Mendengar tetua kedua bertanya seperti itu kepadanya, Orang yang dipanggil tetua pertama tersebut sekali lagi memandang tajam Ling Feng dan menunjuknya dengan tatapan cemas.
"Jangan bilang kau yang telah melakukan semua ini." Ucap tetua pertama sembari menunjuk Ling Feng dengan raut wajah tidak enak dipandang. Mendengar pernyataan dari tetua pertama, para tetua Keluarga He terkejut mendengarnya. Bagaimana tidak, orang yang ternyata menyerang kediaman keluarga He hanyalah dua orang pemuda saja dan bahkan dilihat dari penampilannya mereka belum genap dua puluh tahun.
__ADS_1
Setelah pernyataan itu, tiba-tiba aura membunuh disertai aura penekanan mulai terasa disekitar Kediaman He. Para tetua yang merasakan aura penekanan bercampur dengan aura membunuh sangat mengenal aura ini. Ling Feng dan Long Tian hanya biasa saja, toh aura tersebut tidak ada bandingannya jika kedua pemuda ini bersungguh-sungguh mengeluarkan kekuatan penuhnya.
"Heh, kau masih bisa berdiri tegak setelah merasakan aura membunuh ku, sepertinya biang masalah dari keluarga ku bukanlah pemuda biasa." Ucap seorang pria tua dengan nada penekanan disetiap katanya. Orang tersebut tidak lain adalah kepala keluarga He, He Yuon.
"Boleh juga untuk seukuran bocah yang menggunakan artefak untuk menahan aura penekanan dan niat membunuh milik ku." Lanjut He Yuon dengan nada angkuhnya. Ling Feng yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya lalu berkata, "Artefak? untuk seorang Seperti mu aku tidak perlu artefak." Balas Ling Feng acuh tak acuh.
"Bocah!!! sepertinya kau terlalu tinggi memandang dirimu sendiri dan lagi kau juga penyebab kejadian aneh yang menimpa keluarga He ku ini. Setelah melakukan hal seperti ini jangan pernah berharap untuk tetap hidup bocah bren*sek." Teriak He Yuon meledakkan aura kultivasinya yang sudah mencapai ranah Kaisar bintang 8 membuat semua orang disana yang masih sadar termasuk para tetua merasakan sesak nafas akibat aura yang dikeluarkan.
Walaupun kultivasinya tinggi, Ling Feng dan Long Tian masih tidak terlihat tertekan sama sekali. Bagi Ling Feng yang sudah mencapai ranah kaisar dan selama musuhnya masih diranah yang sama hal itu bukanlah masalah baginya.
"Dilihat dari kultivasi mu yang tinggi, Sepertinya kau adalah kepala keluarga He. Pantas saja sifat anaknya seperti itu, toh orang tuanya pun sama saja tidak ada bedanya sama sekali dengan anaknya yang sombong nan angkuh." Kata Ling Feng dengan nada mengejek.
"Kau terlalu banyak bicara Baji*ngan!" Teriak He Yuon maju menerjang kearah Ling Feng dan...
>>>>> Bersambung
__ADS_1