
"Bocah sebenarnya apa yang kau kejar?" Tanya Tua Tao kepada Ling Feng yang sedang mencari kristal beast daripada Laba-laba raksasa itu. Mendengar pertanyaan seperti itu Ling Feng menaikkan sebelah alisnya menatap Tua Tao bingung. "Maksud mu?" Tanya Ling Feng balik.
Tua Tao menghela nafas panjang. "Baiklah akan ku beritahu terlebih dahulu sebelum kau melangkah semakin jauh. Jika kau diberikan pilihan apa yang akan kau ambil? Meningkatkan kultivasi mu atau meningkatkan keahlian alkemis mu?" Tanya Tua Tao serius.
Ling Feng lantas menjawab nya tanpa beban. "Kalau itu aku, maka keduanya." Jawab Ling Feng tanpa beban. Tua Tao menghela nafas. "Aku sudah menyangka kau akan berpikir seperti itu." Kata Tua Tao menghela nafas. "Kau pasti tau semakin tinggi ranah mu, semakin sulit pula untuk menembus nya." Kata Tua Tao lagi.
Ling Feng menganggukkan kepalanya. "Ya aku tau dan sadar betul akan hal tersebut." Jawab Ling Feng. "Jika seperti itu kemungkinan besar keahlian alkemis mu tidak akan meningkatkan sampai kapan pun." Kata Tua Tao serius. Ling Feng yang mendengar itu paham akan arah pembicaraan ini.
Dirinya lantas balik berkata kepada Tua Tao. "Kalau begitu aku akan bertanya kepada guru. Keahlian mu bukan hanya seorang alkemis bukan?" Kata Ling Feng. Tua Tao yang mendengar hal itu menatap serius Ling Feng.
"Bagaimana kau mengetahui bahwa aku juga seorang ahli formasi?" Kata Tua Tao mengangkat sebelah alisnya. Ling Feng yang mendengar itu tersenyum simpul. "Disekitar gubuk aku merasakan sebuah formasi tersembunyi jika bukan guru siapa lagi memangnya." Jawab Ling Feng tanpa beban.
Mendengar hal itu Tua Tao menunjukkan reaksi terkejut. "Kau juga ahli dalam formasi." Terka Tua Tao sembari menunjukkan ekspresi wajah yang terkejut. Ling Feng tersenyum simpul lalu menggelengkan kepalanya. "Masih belum, oleh karena itu jangan lupa mengajari ku." Kata Ling Feng lalu bangkit dari sana berjalan ke arah pohon-pohon disana.
__ADS_1
Tua Tao yang mendengar itu pun berkata. "Daripada repot-repot mempelajari banyak hal yang belum tentu kau kuasai, bukankah lebih baik kau hanya perlu fokus terhadap satu hal saja." Kata Tua Tao. Ling Feng yang mendengar itu terdiam sejenak lalu berkata. "Waktu kecil aku pernah bertanya seperti itu kepada ayah ku. Lalu ayah ku berkata kepada ku sembari menyinggungkan senyum nya." Kata Ling Feng lalu memutar tubuhnya menghadap Tua Tao.
"Jika banyak cara untuk menjadi kuat, tapi tidak dilakukan. Bukankah akan sangat rugi nantinya." Kata Ling Feng. Mendengar hal itu Tua Tao terdiam tidak bisa berkata-kata. Ling Feng lantas mendongakan kepalanya lalu mengangkat sebelah tangannya dan mengepalkan tangannya. "Di dunia ini masih banyak orang yang lebih kuat dari ku. Oleh karena itu, aku juga harus menjadi lebih kuat." Kata Ling Feng tersenyum mendongakan kepalanya.
Tua Tao sama sekali tidak menyangka seorang pemuda akan mampu berkata seperti itu, ia lantas berbalik berjalan kembali ke arah gubuk, namun sebelum itu ia berkata, "Bocah setelah berkata seperti itu jangan sampai mati setelah menerima metode pelatihan ku." Kata Tua Tao lalu berjalan kembali ke arah gubuk.
Ling Feng menyinggungkan senyum nya lalu mulai kembali niat awalnya datang ke tempat tersebut. Ling Feng lantas menggunakan elemen anginnya lalu mulai memotong pohon-pohon disana lalu merubahnya menjadi sebuah balok kayu.
Hal tersebut ia ulang berkali-kali sampai dirasanya sudah cukup. Setelah dirasa cukup, ia pun memanggul tumpukan balok kayu-kayu tersebut dan diletakkan di kedua bahunya baru kemudian ia berjalan kembali ke arah tempat gubuk milik Tua Tao.
Tua Tao mematung dibelakangnya. "Lebih tepat disebut rumah kayu daripada sebuah gubuk." Gumam Tua Tao. Ling Feng yang mendengar itu langsung meninggikan dadanya. "Tempat tinggal yang nyaman akan sangat berpengaruh dengan tingkat kecepatan kultivasi guru." Kata Ling Feng dengan bangga.
Tiba-tiba Ling Feng teringat akan pil elemen es yang masih belum ia gunakan. Ia pun mulai memikirkan alasan yang tepat untuk mulai mengkonsumsinya."Oh ya guru sebelumnya aku ingin menyerap sebuah pil terlebih dahulu untuk meningkatkan kultivasi ku terlebih dahulu." Kata Ling Feng beralasan.
__ADS_1
Tua Tao yang mendengar itu menganggukkan kepalanya tanpa beban tidak berniat mencari tahu lebih dalam apa yang akan dilakukan oleh murid barunya ini. "Ambil ini." Kata Tua Tao memberikan sebuah kristal beast kepada Ling Feng. Ling Feng dengan sigap menangkapnya dan menatap heran.
"Itu kristal beast kadal yang beberapa waktu yang lalu kau bunuh. Aku hanya mengembalikannya saja, lalu aku ingin bertanya sekarang…Sudah berada di ranah apa sekarang diri mu Feng'er? walaupun aku tau kau tidak sekuat guru mu ini hanya saja, aku sampai saat ini masih tidak bisa merasakan aura kultivasi mu di ranah apa." Tanya Tua Tao.
Ling Feng menjawabnya tanpa beban. "Saat ini aku di ranah bumi bintang satu." Jawab Ling Feng. Mendengar itu Tua Tao mengangguk-anggukan kepalanya mengerti. Ling Feng yang melihat reaksi gurunya tersebut pun berkata, "Kukira guru akan langsung melancarkan beberapa pertanyaan yang bersangkutan akal hal itu." Kata Ling Feng terkekeh.
"Sebenarnya aku penasaran akan hal itu, tapi aku menghargai mu jika kau memang tidak ingin mengatakannya. Setiap orang mempunyai rahasia yang tidak bisa diungkapkan pastinya." Kata Tua Tao. Ling Feng yang mendengar itu pun tersenyum.
Ia lantas izin pamit dan masuk kedalam rumah kayu yang baru saja ia buat. Ia berniat untuk menyerap pil elemen es tersebut serta dengan menyerap kristal-kristal beast yang baru saja ia dapatkan itu. Ling Feng lantas tanpa berlama-lama lagi masuk kedalam posisi lotusnya lalu mulai memejamkan sembari mengatur nafasnya perlahan-lahan.
Setelah dirasa cukup, Ia pun lantas mengeluarkan botol pil yang didalamnya terdapat pil elemen es. Walaupun sudah ditempatkan dalam botol khusus, aura dingin masih tetap bocor keluar. Ia lantas menelan pil tersebut lalu memejamkan matanya kembali.
Pil tersebut pun masuk kedalam mulut Ling Feng, dan meluncur mulus ke bagian dalam tubuhnya. Beberapa menit kemudian tubuhnya langsung bereaksi setelah menelan itu.
__ADS_1
Deggghhh…Deggghhh
>>>>>>>> Bersambung