Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Keributan Di Rumah Makan Bulan Matahari


__ADS_3

Orang angkuh tersebut lantas mengalihkan pandangannya ke Ling Feng. "Hahhhh siapa kau berani-beraninya menahan tangan ku?!" Kata Orang angkuh tersebut. "Aku tidak bisa menggerakkan tangan ku. Genggaman tangannya sungguh kuat sekali." Batin Orang angkuh tersebut.


"Aku orang yang ingin makan disini jadi menyingkir lah. Kau merusak selera semua orang yang ada disini." Kata Ling Feng menghempaskan tangan orang tersebut membuat orang itu terpental dan dibantu tahan oleh temannya dibelakang.


"Seorang sampah seperti berani bertingkah kepada bangsawan seperti ku, sepertinya kau ingin mati ya." Kata Orang angkuh tersebut menyeringai meremehkan. Ia lantas berkata, "Aku adalah tuan muda kedua dari Keluarga Guan yang berada di ibu kota kekaisaran. Namaku Guan Long." Kata Orang angkuh tersebut membuka identitasnya.


Ling Feng sedikit melirik orang angkuh itu yang memperkenalkan dirinya Guan Long. Sontak semua orang yang berada disana terkejut ketika mendengar hal itu. Bahkan pelayan yang mendengar itu mulai merasa takut ketika mendengar nama itu. Guan Long sendiri sudah menyeringai sinis lalu berkata kembali.


"Keluarga Guan? bukankah itu salah satu nama keluarga bangsawan yang terkenal di kota kekaisaran ya. Aku tidak menyangka tuan muda keduanya datang kemari."


"Bagaimana ia tidak kemari apakah kau tidak mendengar rumornya. Rumornya nona muda Keluarga Qing sudah bertunangan dan tunangannya itu berasal dari keluarga Guan."


"Wah Jangan bilang bahwa ia adalah tunangan dari nona muda Qing Xian. Wah hatiku hancur ketika mengetahui hal itu benar."


"Sayang sekali aku jadi kasihan kepada pemuda tersebut. Padahal ia mempunyai niat baik, tapi ia berhadapan dengan orang yang salah. Tamat sudah riwayatnya."


Begitulah bisik-bisik para warga yang sedang makan disana. Pelayan yang diselamatkan Ling Feng mengetahui fakta itu bergetar ketakutan. Ling Feng sendiri masih acuh tak acuh dengan suasana seperti itu toh ia sudah terbiasa terkena masalah saat ini.


Guan Long sendiri sudah memasang ekspresi penuh kemenangan ia menyeringai sinis kepada Ling Feng yang masih acuh tak acuh dengan keadaan sekitarnya. "Hehhhhh masih berpura-pura ya…Berani kau sudah mempermalukan diriku ini. Aku tidak akan melepaskan mu dengan mudah." Batin Guan Long menatap tajam Ling Feng.

__ADS_1


"Benar aku adalah tunangan dari pemilik rumah makan ini. Jadi mulai sekarang aku perintahkan siksa pemuda yang berada didepan ku ini sampai ia berubah menjadi babi." Kata Guan Long. Sontak baik pelayan maupun penjaga rumah makan Bulan Matahari menjadi dilema dan mau tidak mau melakukan perintah tersebut.


Ling Feng sendiri masih acuh tak acuh dan hanya memandang malas beberapa penjaga yang mengitarinya dengan wajah aneh. Ling Feng lantas bertanya, "Apa kalian ingin menurutinya?" Tanya Ling Feng. "Maafkan kami pemuda. Kami terpaksa melakukan hal ini." Jawab salah satu penjaga disana perwakilan.


Kelompok Ling Feng sudah siap bergerak, terutama Long Tian. Namun mereka melihat isyarat tangan Ling Feng yang menandakan untuk tidak ikut campur kedalamnya. Alhasil mau tidak mau mereka semua kembali ke posisi mereka semula terdiam hanya memperhatikan saja.


Ling Feng yang mendengar itu tersenyum lalu berkata kembali, "Baiklah sebelum itu aku ingin bertanya kepada kalian semua. Apakah ini cukup untuk kalian tidak menuruti perintah orang tersebut?" Kata Ling Feng sembari melemparkan kartu berwarna platinum itu kepada salah satu penjaga yang berkata tadi.


Penjaga itu sontak menangkap kartu itu dan terkejut bagaikan disambar petir. Mereka semua terdiam tidak bisa berkata-kata ketika melihat itu. Bergetar tangannya ketika, kartu tersebut ia pegang saat ini. Sontak para penjaga itu langsung memberikan hormat kepada Ling Feng.


"Memberikan hormat kepada pemilik kartu." Kata para penjaga disana Membuat semua pandangan mata terkejut ketika melihat itu. Bahkan Guan Long sangat terkejut ketika melihat itu. Guan Long langsung berteriak.


"Jadi walaupun anda seorang tunangan dari nona pemilik, pemilik kartu platinum itu sama dengan nona pemilik itu sendiri. Alhasil kedudukan pemilik kartu tetaplah yang tertinggi. Dan itu sudah berlaku sejak didirikannya rumah makan ini." Jelas penjaga tersebut.


Terdiam Guan Long ketika mendengar itu. Ia merasa kesal, malu, dan marah menjadi satu saat itu juga. Ia menatap tajam Ling Feng yang memandang acuh tak acuh kepada dirinya. Ling Feng yang ditatap seperti itu balik tersenyum meremehkan sembari berkata tanpa suara. "Orang yang memberikan ini adalah tunangan mu loh." Kata Ling Feng tanpa suara.


Guan Long yang mendengar isyarat perkataan itu, ia marah sangat marah saat itu. Sampai pendengarannya menangkap sebuah pembicaraan.


"Gila para penjaga yang awalnya merundung pemuda itu kini malah berbalik memberi hormat kepadanya. Sungguh kejadian yang tidak terduga."

__ADS_1


"Sebenarnya apa identitas dari pemuda itu? kenapa para penjaga itu sampai-sampai menghormatinya seperti itu?"


"Tunggu…Aku merasa tidak asing dengan wajahnya, kalau tidak salah ia pernah datang kemari semalam. Bahkan Nona Qing Xian sendiri yang mendatanginya. Banyak yang berkata pada saat itu, bahwa pemuda itu adalah suami gelap nona Qing Xian. Bahkan kemarin malam ia membawa anaknya."


Sontak Guan Long mendatangi meja orang yang berkata seperti itu dan langsung menarik orang yang berkata seperti itu dan ia bertanya kepadanya. "Apakah yang kau katakan itu benar adanya?" Tanya Guan Long dengan ekspresi menyeramkan di wajahnya.


"I-iya yang aku akan itu benar. Bahkan banyak yang melihat kejadian itu semalam." Kata Orang tersebut ketakutan. Guan Long yang mendengar itu langsung membuang orang tersebut ke sembarang arah setelah berkata seperti itu.


Guan Long menatap tajam Ling Feng dan didalam tatapan itu tersirat jelas kemarahannya. Sang Empu yang ditatap hanya memasang raut wajah acuh tak acuh tidak peduli sama sekali.


Tidak lama kemudian Guan Long pun pergi dari sana bersama dengan Pengikutnya tanpa berkata apapun. Seketika keadaan menjadi hening setelah kepergian Guan Long.


"Kau tau Feng'er jika kau masih tidak bisa membuatnya pergi beberapa detik lagi. Aku sudah sangat ingin menghajarnya." Kata Long Tian. "Benar sekali apa yang dikatakan Paman Tian, aku akan membakarnya lain kali jika nanti bertemu lagi." Kata Hao Xiang.


"Ya jika ia berniat bermain-main dengan ku…Maka aku tidak akan segan untuk meladeninya." Kata Ling Feng. Ia lalu bilang kepada pelayan disana lalu memesan ruang VIP. Pelayan tersebut tersenyum manis lalu menyiapkan permintaan Ling Feng.


Sementara itu Guan Long


"Lihat saja kau aku akan membalasnya beberapa kali lipat dari ini." Kata Guan Long menggertakkan giginya kuat-kuat.

__ADS_1


>>>>> Bersambung


__ADS_2