
"Bocah, sepertinya kau terlalu memandang remeh diriku. Sejujurnya kau melebihi ekspektasi ku saat ini. Aku tidak menyangka akan ada pemuda sekuat ini dengan umur mu yang masih tergolong muda. Akan tetapi sayang, kau bertemu dengan diriku dan bahkan berani menyinggung ku." Ucap He Yuon. Ling Feng yang mendengar itu menatap serius He Yuon, ia merasakan aura tidak nyaman meluap-luap terkumpul memutari He Yuon.
"Awalnya aku tidak ingin menggunakan benda ini, tetapi kau yang membuat ku terpaksa menggunakannya." Lanjut He Yuon sembari mengeluarkan sebuah batu kecil dari balik bajunya lalu menempelkan batu kecil tersebut tepat ditengah-tengah dadanya. Ling Feng yang melihat itu sudah berusaha beberapa kali menyerang, akan tetapi semuanya serangannya di blokir oleh aura tidak nyaman yang mengelilingi He Yuon.
Batu kecil yang ditempatkan di dada He Yuon, beberapa saat kemudian baru tersebut sepenuhnya masuk kedalam tubuh He Yuon. Setelah batu tersebut masuk kedalam tubuh He Yuon, tiba-tiba asap hitam berkumpul di sekitar He Yuon.
"Cihhhhh sial, batu itu bukgan batu biasa, aku merasakan energi tidak nyaman darinya." Kata Ling Feng kesal. He Yuon sendiri masih terdiam lalu perlahan-lahan namun pasti ia membuka matanya dan setelah sepenuhnya membuka matanya. Aura sangat kuat memancarkan dari He Yuon.
Booommmm
Booommmm
Ranah Kaisar bintang 9
Ranah Setengah langkah bumi
"Kekekekeke akhirnya manusia bodoh itu mau menuruti apa yang kukatakan. Walaupun sudah mengatakan beribu-ribu kali akhirnya manusia ini takluk juga, dan aku mengucapkan terima kasih kepada mu bocah manusia yang sudah membuatnya jatuh dalam keputusasaan." Ucap He Yuon tetapi bukan He Yuon.
Ling Feng yang mendengar itu hanya diam saja tidak berniat menjawab apapun. Tidak lama kemudian debu yang menghalangi pandangan perlahan menghilang lalu digantikan dengan sosok He Yuon, akan tetapi ada sedikit perbedaan dari sosok dirinya.
Ling Feng yang mendengar itu hanya berdecak kesal, karena aura yang keluar dari He Yuon adalah aura yang muak ia rasakan.
"Cihhhhh, aura iblis yang memuakkan. Namun aura ini tidak terlalu memuakkan ketimbang Tetua dari sekte bayangan itu." Gumam Ling Feng berdecak kesal.
He Yuon kali ini terlihat mempunyai tanduk tidak terlalu besar tidak juga kecil di dahinya dan juga lengan bagian kirinya menjadi besar serta kuku yang panjang berbeda dengan lengan bagian kanan nya yang masih normal. He Yuon kali ini sudah terlihat seperti manusia setengah iblis.
__ADS_1
"Karena kau telah membantu ku Membuat manusia ini jatuh dalam keputusasaan, aku akan memberikan kematian yang tidak menyakitkan sebagai gantinya." Ucap iblis yang merasuki tubuh He Yuon. Ling Feng sendiri yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya lalu berkata meremehkan, "Hanya iblis rendahan seperti dirimu? ingin mengambil nyawaku? Jangan bercanda." Kata Ling Feng terkekeh sinis.
Iblis yang merasuki He Yuon menyeringai lebar lalu ikut terkekeh sembari berkata, "Kekekeke, bocah tanpa aura seperti dirimu memangnya bisa apa? tidak kusangka bocah manusia zaman sekarang sudah semakin sombong dan arogan. Jangan salahkan aku jika kau mati nantinya." Ucap Iblis tersebut sembari menjilati ibu jarinya.
"Coba saja jika kau memang bisa iblis jelek." Ucap Ling Ling sembari menunjuk iblis tersebut dengan Pedang Yin Hitam. Iblis tersebut tidak marah melainkan ia tertawa dengan seringai lebar tercetak diwajahnya menatap Ling Feng minat lalu berkata, "Kekekeke Padahal aku awalnya ingin berbelas kasih kepada mu, namun kau malah memilih jalan yang sulit. Tetapi, aku bersyukur dengan pilihan yang kau pilih." Ucap Iblis tersebut dengan seringai lebar diwajahnya menatap Ling Feng penuh minat.
Iblis tersebut memperagakan gerakan lengan yang aneh sembari berkata dengan senang "Sudah lama aku tidak menyiksa manusia apalagi seorang bocah manusia. Tangan ku ini sudah gatal ingin menyiksa manusia sampai mereka terjatuh kedalam rasa keputusasaan terdalam. Aku sangat merindukan jeritan itu." Ucap iblis tersebut sembari memperagakan jari-jari yang sudah gatal, namun terlihat menjijikkan di mata Ling Feng.
"Kau sudah selesai mengatakan omong kosong seperti itu? kalau sudah biarkan aku menyelesaikan ini dengan cepat." Ucap Ling Feng yang muncul tiba-tiba dibelakang Iblis yang merasuki He Yuon dengan pedang terhunus tepat mengarah lehernya.
"Eh, Sejak kapan manusia ini berada dibelakang ku? bukankah bocah itu sesaat masih berada dihadapan ku? kau bercanda, kan." Batin Iblis yang merasuki tubuh He Yuon.
"Teknik pedang Yin-Yang: Pedang Yin Kehampaan." Ucap Ling Feng sembari menebaskan Pedang Yin Hitam. Iblis tersebut tidak bergerak sama sekali akibat dari kecepatan Ling Feng.
"Ah, aku akan mati sekarang" Batin Iblis tersebut, akan tetapi sebuah seringai tercetak diwajahnya.
Thinggg
Suara logam yang berbenturan dengan logam, Ling Feng yang melihat itu sedikit melebarkan matanya tidak percaya bahwa pedang Hitam Yin tidak bisa menebas leher iblis yang merasuki He Yuon.
"Akan tetapi, hanya bercanda Kekekeke. " Ucap iblis tersebut sembari menolehkan kepalanya menghadap kepada Ling Feng dengan seringai tercetak diwajahnya. Ling Feng langsung menarik kembali tebasan nya lalu mengambil jarak
"Cihhhhh, semua teknik pedang ku tidak mempan terhadap tubuhnya, bukan hanya bisa menyerap teknik yang kumiliki, tetapi tubuhnya juga sangat keras bahkan Pedang Hitam Yin tidak bisa menebasnya. Tidak kusangka ada iblis yang seperti itu." Batin Ling Feng berdecak kesal.
Melihat Ling Feng, iblis tersebut tau bahwa Ling Feng sedang kesal kepadanya walaupun tidak terlihat jelas dari raut wajahnya.
__ADS_1
"Jadi apa yang akan kau lakukan bocah manusia? tebasan pedang mu tidak mempan terhadap ku? teknik berpedang mu apalagi, hal seperti itu tidak akan pernah bisa menggores tubuh ini." Kata iblis tersebut sembari menyeringai sinis. Ling Feng yang mendengar itu tidak mempedulikannya kembali memasang kuda-kuda berpedang lalu sekali lagi menghilang lalu muncul kembali tepat didepan wajah Iblis tersebut.
"Apa yang akan ku lakukan? bukankah jawabannya sudah jelas, yaitu membunuh iblis jelek seperti mu." Ucap Ling Feng tepat didepan wajah Iblis tersebut. Mendengar hal yang dikatakan Ling Feng, iblis tersebut sedikit kesal ingin meninju Ling Feng. Akan tetapi sekali lagi Ling Feng menghilang dari pandangan matanya lalu muncul kembali tepat disebelah kanannya langsung mengeluarkan teknik berpedangnya.
"Teknik Pedang Yin-Yang: Tebasan Hening"
"Teknik Sembilan Matahari: Pedang melahap Matahari"
Ling Feng langsung mengeluarkan dua teknik berpedangnya lalu membentuk huruf X dan menebaskan kearah Iblis tersebut.
Shringgggggg
Thinggg
Thinggg
Booommmmmmm
Setelah melakukan serangan tersebut Ling Feng langsung mengambil jarak dan menatap kepulan debu yang menghalangi pandangannya.
"Sepertinya memang tidak mempan" Gumam Ling Feng menatap serius kepulan debu tersebut lalu tidak lama kemudian keluar sosok He Yuon yang dirasuki oleh Iblis.
"Sudah kubilang hal seperti ini tidak akan mempan terhadap ku." Ucap iblis tersebut terkekeh sinis.
>>>>> Bersambung
__ADS_1