Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Kau Sepertinya Cukup Layak


__ADS_3

Ling Feng yang asli memilih untuk mengabaikan pasukan iblis di hadapan nya, ia tanpa pikir panjang langsung maju ke arah Lu Xong sebagai pemimpinnya. Lu Xong juga sudah menduga bahwa Ling Feng akan pergi ke arah dirinya.


Shringggg


Ctanggggg


“Sudah kubilang kau tidak akan bisa kabur dari sini.” Ucap Ling Feng yang beradu pedang dengan Lu Xong. “Berisik... Kau pikir aku takut kepada mu yang hanya seorang bocah.” Ucap Lu Xong menguatkan genggam pedangnya mendorong Ling Feng dan menghempaskannya.


“Terima ini!” Ucapnya mengehempaskan Ling Feng beberapa meter kebelakang. Tidak hanya berhenti di sana, Lu Xong mengeluarkan seni berpedangnya, “Teknik Pedang Kematian Gerakan Kelima: Penghakiman Kematian.” Ujar Lu Xong mengangkat pedang besarnya dengan dua tangan dan mengalirkan Qi iblisnya ke dalam pedang besarnya dan mengayunkan nya secara vertikal. “Makan ini bocah!” Teriak Lu Xong seraya mengayunkan pedangnya.


Shringgggg


Booommm


Sebuah tebasan aura yang berwarna merah pekat, serta merta niat membunuh yang sangat besar, kini sedang mengarah kepada Ling Feng. Ling Feng sendiri, tidak meremehkan seni berpedang tersebut dan langsung mengambil sikap kuda-kuda teknik pedang gandanya. Ia menarik nafas sejenak lalu menghembuskannya. “Teknik Pedang Yin Yang Gerakan Kedua: Pedang Kehampaan Yin.” Ucap Ling Feng lalu melangkah maju selangkah seraya memutar tubuhnya tiga ratus enam puluh derajat, mengayunkan pedang hitamnya secara horizontal.


Shringggg


Tebasan Pedang berwarna hitam pekat yang dilancarkan oleh Ling Feng, melesat cepat ke arah tebasan milik Lu Xong dan...


Swossshhh


Booommmm


Tabrakkan dua tebasan aura tersebut, menimbulkan dampak timbal balik yang sangat besar. Hempasan angin yang sangat besar tercipta dan berakhir dengan sebuah ledakan yang cukup membuat daerah sekitar sepuluh meter berguncang keras. Pasukan iblis Lu Xong sempat mengalihkan pandangan masing-masing, karena ledakan tersebut benar-benar sangat menarik perhatian mereka. Akan tetapi, mereka di sadarkan lagi oleh klon milik Ling Feng, klon Ling Feng yang tidak terpengaruh hal tersebut, kelimanya terus membantai satu demi satu anak buah Lu Xong tanpa mengatakan sepatah kata sedikitpun.

__ADS_1


Tidak puas dengan ledakan tersebut, Lu Xong melesat cepat dari langit ke arah Ling Feng dan kembali melancarkan serangan menggunakan pedang besarnya tersebut. Ling Feng juga langsung bergerak seperkian detik dan menahan ayunan pedang Lu Xong.


Ctangggg


Lu Xong menyeringai angkuh, yang di balas oleh Ling Feng dengan pandangan serius di wajahnya. Lu Xong lalu sengaja mengurangi tenaga nya, membuat Ling Feng sedikit terdorong ke depan dan sedikit kehilangan keseimbangan, namun celah kecil langsung di manfaatkan oleh Lu Xong, walaupun ia menggunakan pedang besar, namun gerakan ayunan pedangnya tersebut, benar-benar sangat cepat dan berbobot, tidak seperti biasanya pedekar pedang besar yang biasanya Ling Feng ketahui.


Shringggg


Shringggg


Shringggg


“Kekeke... Bocah! Kau tidak akan bisa mengalahkan teknik berpedang ku. Masih seratus tahun lebih cepat bagi mu untuk mengalahkan ku dengan teknik pedang mu yang lemah itu.” Ucap Lu Xong seraya melancarkan serangan cepat dengan pedang besarnya itu. Ling Feng tidak berniat menimpali perkataan Lu Xong, dengan sekali gerak Ling Feng langsung menebas langsung tiga serangan beruntun Lu Xong.


Ctangggg


Ctangggg


Ctangggg


Klanggggg


Benturan yang sangat nyaring di telinga, keluar akibat dari dua logam pedang yang saling beradu di awalnya. Tanda nyaring tersebut berlanjut, diringi dengan benturan-benturan logam antara pedang Ling Feng dan Lu Xong. Gerakan dari keduanya yang sangat cepat, tidak bisa di lihat hanya dengan sekedar mata telanjang saja.


Lu Xong yang menyerang dengan agresif, terus menerus melancarkan gaya berpedang yang unik dan sulit di tebak, walaupun senjata yang ia kenakan adalah pedang yang besar, kecepatannya ayunan dan gerakan yang unik membuat pedang besarnya sangat terlihat lihai digerakan. “Oioioi... Bocah manusai! Kau kenapa hah! Apakah kemampuan mu itu hanya sekedar pertahanan saja, hahhh...?!” Ucap Lu Xong dengan nada mengejek.

__ADS_1


Ling Feng tidak menimpali perkataan dari Lu Xong, akan tetapi, dirinya kembali bereaksi tidak terduga. Lagi-lagi Ling Feng tersenyum tanpa sadar seperti yang tadi, dan bahkan senyumannya kali ini lebih lebar, ketimbang daripada yang sebelumnya. Lu Xong yang mendapati Ling Feng kembali tersenyum tersebut, amarahnya benar-benar terpancing kali ini. “Kau keparat...! Berani-beraninya kau tersenyum menanggapi perkataan ku! Tidak akan kumaafkan kau bocah tengik!” Teriak Lu Xong mengayunkan pedangnya dengan niat membunuh yang lebih besar, dan mengalirkan banyak Qi iblis ke dalam pedangnya dan mengayunkannya ke arah Ling Feng.


Shirngggg


“Matilah, matilah, matilah!” Teriak Lu Xong yang terlahap oleh amarahnya, tidak hanya melancarkan satu tebasan saja, melainkan beberapa diantaranya. Tebasan pedangnya kali ini pun sangat kuat, berbeda jauh dengan yang sebelumnya.


Booommm


Sekali lagi ledakan yang sangat besar tercipta dari serangan yang di lancarkan oleh Lu Xong. Kawah yang cukup dalam pun tercipta di sana, namun sepasang mata Lu Xong membuka lebar, ketika melihat pusat dari kawah, dimana satu sosok pemuda yang berdiri dengan tenang setengah bertelanjang dada. Namun bukan hal itu yang membuat Lu Xong terkejut, adalah tubuh bagian atas Ling Feng yang terlihat tidak sama sekali mengalami luka setelah terkena dampak serangan yang menghabiskan delapan puluh persen qi iblisnya. “T-tidak mungkin?! Tidak terluka sedikit pun.” Ucap Lu Xong benar-benar terkejut, karena tubuh bagian atas Ling Feng benat-benar sangat mulus tanpa luka kecuali, jubah hitamnya telah habis tidak tersisa, menyisakan celana hitam yang menutupi bagian bawah tubuhnya.


Awal-awal terdengar suara tawa yang samar, namun detik demi detik, tawa tersebut semakin terdengar jelas dan bergema cukup kencang. “Hahahaha... Untuk seukuran ketua iblis kelompok kecil kau lumayan juga. Kau sepertinya cukup layak untuk melihat sedikit kekuatan ku.” Ucap Ling Feng tersenyum lebar, tidak, lebih tepat di sebut sebagai sebuah seringaian daripada senyuman.


Ling Feng mengambil kuda-kuda teknik pedang ganda nya kembali. “Teknik Pedang Yin Yang Gerakan Keempat.” Ucap Ling Feng yang usai berkata seperti itu, langsung menghilang dalam pandangan mata Lu Xong. “Ia menghilang?!” Batin Lu Xong terkejut bukan main melirik ke kanan dan kiri tidak mendapati Ling Feng di manapun.


“Pedang Membunuh Roh.” Ucap pelan Ling Feng yang ternyata berpindah tepat berada di belakang Lu Xong.


Deggghhhh... Deggghhhh...


Tepat ketika ia hendak bergerak menghindar, Ling Feng tidak diam saja, dan langsung mengejarnya Lu Xong yang hendak kabur tersebut. “Akhhhh Sia*an!” Teriak Lu Xong yang berbalik seraya mengayunkan pedang besarnya, namun sayang. Ling Feng terlebih dahulu menebasnya dirinya menjadi dua.


Shringgggg


“Berbangga dirilah, karena kau orang yang beruntung bisa melihat kekuatan ku ketika serius, ya walaupun sedikit.” Ucap Ling Feng dan diiringi dengan darah hitam yang keluar sangat banyak dari tubuh Lu Xong yang terbelah dua.


"Bocah manusia aku akan membunuhmu." Beberapa kata yang terdengar sangat mencekam dari mulut Lu Xong. Membuat Ling Feng, menyeringai dan berkata, "Hehhhh... Ternyata masih hidup ya." Ucap Ling Feng sembari menyeringai, lalu di susul dengan ledakan yang sangat besar keluar dari dua tubuh Lu Xong yang terpisah.

__ADS_1


>>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.


__ADS_2