
“T-tuan muda tidak berbohong, kan?”
“Iya aku tidak akan berbohong. Cepat katakan saja semuanya, jika tidak aku akan kembali memotong jarimu. Oh iya, jangan mengharapkan datangnya bala bantuan, karena ruangan ini telah kupasang penghalang.” Kata Ling Feng yang membuat sang wali kota terpaksa mulai mengatakan informasi yang di maksud tersebut.
>>>>>>______
Sang wali kota pun mulai menceritakan dirinya yang awalnya bukanlah orang apa-apa, dirinya yang dulu sangatlah lemah, namun situasi berubah ketika dirinya bertemu dengan sosok misterius. Sosok misterius tersebut mengenakan jubah hitam yang membuat nya tidak bisa melihat pria atau wanita yang mendekati nya. Sosok misterius inilah yang membantu dirinya, dengan cara memberikan sebotol kecil darah yang berwarna hitam. Sosok misterius itu berpesan kepadanya untuk meminum darah hitam tersebut jika ingin memperoleh kekuatan yang luar biasa.
Tanpa pikir panjang, diri nya pun meminum darah hitam tersebut. Kehidupan nya pun berubah drastis, kekuatan nya pun meningkat sangat drastis sampai ke tingkat saat ini. Kekuatan nya memang meningkat secara drastis, namun sebagai gantinya ia harus menyerap esensi darah dari manusia, entah itu anak-anak maupun para wanita. Sebagian ada yang langsung ia serap esensi nya, sebagian lagi ia serahkan kepada sosok misterius itu.
“Hehhhh... Jadi begitu rupayanya. Sosok misterius itu sekarang berada di mana?” Tanya Ling Feng.
“D-dirinya saat berada di kediaman adikku.” Jawab sang wali kota dengan cepat. Mendengar hal itu Ling Feng menganggukkan kepalanya mengerti situasi saat ini. Dirinya sempat tidak menyangka, bahwa ada ras iblis dibalik pemimpin dari kota ini.
“A-anu tuan muda. A-aku sudah mengatakan semuanya, bisakah kamu melepaskan ku sekarang?” Ucap sang wali kota dengan nada was-was.
“Ah iya, tentu saja. Kau telah memberikan informasi yang memang cukup berharga dan aku hargai itu.” Kata Ling Feng dengan tenang, tersenyum tipis di balik topengnya. Ia juga menjentikkan jarinya, yang mana penghalang yang awalnya mengelilingi sekitar ruangan, hilang dalam sekejap.
“T-terima kasih tuan muda. Terima kasih.” Ujar sang wali kota.
Ia merasa sangat senang, karena Ling Feng lagi-lagi melepaskannya begitu saja. Ia berfikir bahwa Ling Feng sangatlah naif, karena telah melepaskan dirinya. Sang wali kota berencana untuk mendatangi kediaman adiknya, dan memberitahukan tentang pemuda tersebut kepada sosok misterius itu, supaya Ling Feng mendapatkan akibatnya, namun hal yang tidak ia duga, sesaat dirinya beberapa langkah hendak pergi dari ruangan tersebut,
Shringggg...!
__ADS_1
“Ehhhh?!” Kata yang keluar dari mulutnya, ketika dirinya tiba-tiba terjatuh di lantai. Selang beberapa detik kemudian, ia baru merasakan sakit yang luar biasa, karena tubuhnya sudah terbelah menjadi dua bagian. Mulut serta hidungnya mengeluarkan darah hitam yang begitu banyak, ia sontak menatap Ling Feng dengan pandangan tidak percaya.
“K-kamu bilang a-akan m-me-melepaskan ku...?!” Ujar sang wali kota dengan nada serak.
“Hahhhh... Aku sudah berjanji akan melepaskan mu bodoh, tapi aku tidak berjanji tidak akan membunuhmu.” Kata Ling Feng dengan nada mengejek, membuat sang wali kota terkejut dengan apa yang Ling Feng katakan.
“Per*etan! Terkutuk kau! Bocah sia*an!” Teriak sumpah serampah sang wali kota kepada Ling Feng. Alih-alih merasa tersinggung Ling Feng merespon dengan tenang, ia mengeluarkan pedang hitam dari cincin ruangnya, dan tanpa pikir panjang langsung menancapkannya tepat di mulut sang wali kota.
Pada saat itu, tubuh bagian atas sang wali kota langsung meronta-ronta, tangannya berusaha untuk menarik pedang hitam Ling Feng yang menancap di mulutnya, namun sayang dirinya tidak bisa saking kuatnya Ling Feng. Sang wali kota pun terlihat sangat kesakitan, hendak berbicara, namun tidak bisa.
“Haihhh... Dasar kau ini, setidaknya matilah. Matilah sebagai ganti untuk menembus seluruh dendam manusia yang telah kau gunakan sebagai tumbal dan kau serap esensinya.” Ucap Ling Feng dengan tenang.
Ling Feng sontak mengalirkan qi ke dalam pedang hitamnya, dirinya sengaja melakukan hal itu, karena tidak ingin membiarkan sang wali kota menerima kematian yang mudah, qi yang ia alirkan ke dalam pedang hitam, otomatis mengalir ke dalam tubuh sang wali kota dan perasaan di cabik-cabik yang amat menyakitkan, akan terus ia rasakan sampai ia sepenuhnya mati.
Untuk situasi mansion wali kota sendiri terlihat sangat berantakan, pasalnya sebelum Ling Feng datang ke ruangan sang wali kota, ia sempat mengamati terlebih dahulu situasi mansion wali kota, dan langsung membunuh orang yang bersangkutan dengan penculikan tersebut, karena orang yang bersangkutan dengan penculikan tersebut sebagian besar telah berubah menjadi ras iblis.
“Baiklah situasi di sini telah selesai. Sekarang mari kita pergi ke tempat selanjutnya. Jujur saja aku penasaran dengan sosok misterius ini. Ya walaupun sudah tahu akan identitas nya sih.” Gumam Ling Feng lalu pergi dari mansion wali kota menuju kediaman adik dari wali kota, yaitu patriak dari suatu keluarga bangsawan di kota ini.
Jarak yang di tempuh tidak terlalu jauh, karena memang mansion wali kota dan kediaman adiknya dekat. Ling Feng tidak langsung menerobos, ia mengamati situasinya terlebih dahulu. Dirinya pun langsung menyusup setelah memahami situasi dari kediaman bangsawan tersebut, bahkan para penjaga tidak menyadari bahwa ada seorang pemuda yang begitu mudah masuk ke dalam kediaman tersebut.
Di sebuah kediaman
“Hahahaha kerja bagus... Berkatmu kekuatan ku akan pulih sepenuhnya.”
__ADS_1
“Selamat tuan. Tidak perlu berterima kasih kepadaku, karena itu sudah menjadi tugas bawahan ini.”
“Kekekeke... Setelah aku memulihkan seluruh kekuatanku, aku akan membantu mu dalam mengendalikan Qi hitam yang aku berikan kepadamu.”
“Bawahan ini dengan tulus berterima kasih atas kebaikan tuan.”
Ling Feng sudah menebak siapa yang sedang bercakap-cakap itu. Kedua orang itu adalah adik dari sang wali kota dan sosok misterius yang diceritakan oleh wali kota. Adapun mereka saat ini sedang berada di ruangan bawah tanah, ruangan tersebut terlihat sangat menjijikkan, karena banyak mayat manusia yang kurus kering, karena esensi darahnya telah di ambil.
Terlihat juga di sana, sebuah kolam darah yang penuh akan mayat wanita dan anak-anak. Mayat-mayat tersebut adalah orang-orang yang selama ini di culik oleh anak buah adik wali kota dan sang wali kota. Ling Feng tidak bisa melihat jelas wajah dari sosok misterius itu, namun dirinya bisa merasakan aura yang sangat menjijikan terpancar dari sosok misterius itu.
“Hehhhh... Melihat dari aura yang terpancar, kekuatannya tidak sekuat para jendral iblis, namun juga tidak selemah iblis biasa. Bisa jadi ia satu tingkat di bawah jendral iblis.” Batin Ling Feng memprediksi kekuatan dari sosok misterius itu.
“Baiklah aku akan memulai ritual penyerapan nya, berjagalah di sini dan jangan biarkan siapapun masuk apalagi mengganggu ritualku.” Perintah dari sosok misterius itu.
“Seperti yang Anda perintahkan tuan.” Timpal adik sang wali kota. Sosok misterius itu pun mulai menyerap esensi darah dari kolam darah yang penuh akan mayat itu. Selang beberapa saat, sosok misterius itu tiba-tiba tertawa sangat keras.
“Hahahaha... Ini dia! Ini dia! Sedikit lagi, sedikit lagi kekuatan ku akan pulih sepenuh nya hahahaha!” Teriak sosok misterius yang sangat bahagia terlihatnya, akan tetapi tidak menyadari bahwa sesuatu yang tidak ia duga akan terjadi detik kemudiannya.
Shringggg...! Boooommmm...?!
“Kepar*t! Siapa yang telah berani-beraninya mengganggu ritualku?!” Teriak sosok misterius tersebut marah.
>>>>>> Bersambung
__ADS_1