Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Melakukan Hal Yang Nekat


__ADS_3

...Kesejahteraan memberikan peringatan, sedangkan bencana memberikan nasihat...


...(Socrates)...


...>>>>>_____<<<<<...


"Waktu dulu tuanku sebelumnya tidak berhasil melatihnya pertama kali. Alhasil dirinya menjadi terluka parah" Gumam To Mu serius sembari mengelus dagunya lalu kembali memandang ke arah Ling Feng dan berkata.


"Feng'er Semoga kau baik-baik saja" Gumam To Mu memandang cemas ke arah Ling Feng.


"Sial, rasanya aku seperti sedang berenang di lautan yang berapi-api" Kata Ling Feng berusaha menahan rasa panas yang sangat luar biasa.


"Tunggu dulu daripada melawan, hawa panas ini bisa digunakan untuk melatih manual tubuh dewa surgawi ku. Aku terkena efek samping ini karena, tingkat Kultivasi ku rendah dan tubuhku tidak kuat untuk melatihnya. Jika aku memperkuat fondasi tubuh ku mungkin akan lain lagi ceritanya" Ling Feng Telah memikirkan sebuah cara dan tanpa basa-basi langsung mengambil sikap lotus.


To Mu yang melihat Ling Feng mengambil sikap lotus menjadi heran dan semakin cemas.


"Apa yang dilakukan oleh Feng'er ? Kenapa dia malah bermeditasi bukannya berlatih" Kata To Mu semakin cemas. "Jika keadaan sudah sangat gawat terpaksa aku harus melanggar perintah Feng'er. Tidak perduli konsekuensi apapun itu yang penting tidak membahayakan nyawanya" Kata To Mu memutuskan.


"Baiklah Hawa panas....jangan mengecewakan ku" Kata Ling Feng sempat terkekeh dan mulai menutup matanya tidak melawan hawa panas itu lagi melainkan membiarkannya. Sehingga rasa panas yang dirasakan oleh Ling Feng menjadi tiga kali lipat. Bahkan pakaian atas yang ia kenakan sudah mulai terbakar saking panas tubuh bagian atasnya. Beberapa waktu kemudian Ling Feng sudah sepenuhnya tertelan oleh api dari efek samping melatih Teknik Sembilan Matahari.


"Ini buruk, maaf Feng'er Nyawamu lebih penting daripada perintah mu" Gumam To Mu ingin mendekati, tetapi tidak bisa disebabkan Panas efek samping dari teknik itu.


"Sudah kuduga ini tidak akan mudah" To Mu merasa sangat jengkel karena, tidak bisa menyentuh Ling Feng. Bukan hanya tidak bisa menyentuhnya, mendekatinya saja sudah tidak bisa Saking panasnya. Sampai To Mu merasakan ada hal yang ganjil terjadi pada Ling Feng.


"Tunggu dulu I-Ini.....Jangan bilang Feng'er ingin menggunakan Efek samping Teknik Sembilan Matahari untuk melatih tubuhnya" Ia Merasa kaget karena, baru mengetahui ada orang gila seperti Ling Feng yang menggunakan Cara gila seperti itu untuk melatih tubuhnya sendiri.


"Tidak ada yang bisa kulakukan lagi, untuk saat ini aku hanya harus percaya bahwa Ling Feng bisa melewatinya" Kata To Mu menghela nafas panjang tidak bisa berbuat apa-apa.


"Feng'er bisa melatih Manual "tubuh dewa surgawi" nya bukan hanya karena, keberuntungannya. Dirinya memang eksistensi dunia yang sangat misterius. Walaupun aku ragu dirinya akan langsung berhasil, tetapi aku berharap Feng'er bisa melewatinya" Kata To Mu Memandang serius Lalu melihat keadaan sekitar kembali berkata.

__ADS_1


"Ini tidak baik bila diteruskan Dunia jiwa ini akan rusak parah. Aku harus membawanya keluar" Kata To Mu langsung melakukan segel tangan dan seketika langsung berpindah ke dunia luar.


"Sial, aku ceroboh. Kekuatan ku masih belum cukup untuk bisa berlama-lama di dunia luar. Tidak ada pilihan lain" Kata To Mu langsung melepaskan Kekuatannya sesaat.


"Semoga naga tengik itu cepat datang setelah merasakan aura tadi. Kalau tidak akan tanah ini akan menjadi tanah tandus nantinya" Kata To Mu yang perlahan menghilang.


Dunia luar, Kota Cheng Du


"Kota ini, menjadi lebih baik sekarang. Pemulihan lebih cepat dari yang kuduga" Katanya memperhatikan warga-warga yang bergotong royong saling bantu membantu untuk membereskan kekacauan akibat insiden penyerangan Kultivator hitam kemarin.


"Ya mumpung sudah disini lebih baik kita mencari hal yang menarik" Kata Long Tian yang ingin beranjak pergi namun tertahan karena, mendengar suara yang dikenalnya.


"Paman Tian !" Teriak orang tersebut melambaikan tangannya. Orang tersebut adalah Bing Jiao yang memanggilnya. dirinya masih ditemani oleh wanita yang sama yang tidak lain adalah Qin Mei.


"Jiao'er ? Kenapa anak itu memanggil ku ?" Gumam Long Tian. Bing Jiao dan Qin Mei pun langsung berjalan mendekatinya.


"Ada apa Jiao'er ? kau ada perlu dengan ku ?" Kata Long Tian. Bing Jiao yang ditanya Seperti itu hanya menggelengkan kepalanya dan berkata.


"Aku hanya ingin mencari hal yang menarik saja dan untuk kemana Feng'er pergi dia masih di dalam hutan. Entah apa yang dia lakukan disana aku tidak tau" Kata Long Tian.


"Jiao'er sendiri ingin pergi kemana bukannya istana kota sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan pesta ?" Kata Long Tian Heran.


"Ah.....I-Itu Aku sedang ada urusan paman, maaf telah mengganggu perjalanan mu. Aku pergi dulu paman" Kata Bing Jiao menundukkan kepalanya langsung melesat pergi meninggalkan Qin Mei dan Long Tian.


"Haihhhhh, gadis itu tidak mempunyai tata Krama sekali" Kata Qin Mei menghela nafas dan menundukkan kepalanya izin pamit untuk pergi dan menyusul Bing Jiao.


Hanya tersisa Long Tian yang tidak mengerti tentang apa yang terjadi saat ini.


"Sudahlah daripada dipikirkan lebih baik mencari hal yang menarik di kota ini" Kata Long Tian yang tidak peduli lagi dan memilih untuk pergi ke kota. Sekali lagi langkah kakinya terhenti karena, merasakan aura yang kuat berasal dari hutan tempat Ling Feng berada. Tatapan mata nya langsung menjadi serius sesaat merasakan aura itu.

__ADS_1


"Aura ini, Ling Feng ternyata sudah bisa memasuki dunia jiwa artefak itu dan menjalin kontrak resmi tetapi, kenapa orang itu mengeluarkan auranya ? ada yang tidak beres ini" Kata Long Tian dan bergegas kembali karena, firasatnya mengatakan akan terjadi hal yang buruk jika terlambat. Tanpa tanggung-tanggung Long Tian langsung melesat terbang dengan kecepatan penuhnya.


Sementara Bing Jiao yang sudah dekat dengan tempat Ling Feng berada merasakan perubahan suhu yang sangat cepat.


"Ada apa ini ? kenapa tiba-tiba menjadi sangat panas sekali. Apa jangan-jangan ada hubungannya dengan kakak" Katanya menjadi berfikiran buruk memaksakan untuk terus berlari walaupun hawa panas semakin terasa membakar kulitnya.


Qin Mei yang merasakan hawa panas itu juga menjadi cemas kepada Bing Jiao dan berusaha memanggil untuk kembali karena, pasalnya Bing Jiao memaksakan untuk menuju aura panas tersebut.


"Jiao'er !!! Kembali kau tidak akan tahan berada suhu sepanas ini lebih baik kembali dulu. Kau bisa terbakar nantinya" Teriak Qin Mei.


Long Tian yang melesat terbang dengan kecepatan penuh nya, mulai merasakan perbedaan suhu yang drastis.


"Sudah kuduga ada yang tidak beres" kata Long Tian lalu mengalihkan pandangannya ke bawah melihat Bing Jiao yang berusaha mendekati hawa panas itu menggunakan energi es yang ia miliki untuk menetralkan hawa panasnya dan Qin Mei yang berusaha untuk mencegah Bing Jiao mendekati hawa panas itu. Long Tian yang melihat itu langsung turun kebawah dan memangku kedua wanita itu. Serentak kedua wanita itu kaget karena, kecepatan Long Tian tidak bisa mereka lihat.


"Kalian berdua tunggu di sini jangan mendekati hawa panas itu sangat berbahaya" Kata Long Tian namun Bing Jiao berkata kembali.


"Itu pasti kakak. Paman aku mohon bawa aku ke sana, aku ingin memastikan kondisi kakak" Kata Bing Jiao memohon dengan mata yang sudah berkaca-kaca dirinya menjadi semakin cemas karena, Long Tian mengatakan hal tersebut dengan nada serius.


"Terlalu berbahaya kau bisa terpanggang jika disana, lebih baik kau tunggu disini saja. Jika hawa panas nya sudah turun kau baru bisa menyusulku" Kata Long Tian menolak Permintaan Bing Jiao dan langsung melesat cepat menuju sumber panas tersebut yang tidak lain adalah Ling Feng.


"Tidak, tunggu Paman Jiao'er ingin ikut" Kata Bing Jiao ingin pergi lagi namun ditahan dengan cara dipeluk oleh Qin Mei.


"Tunggu saja disini Jiao'er, aku yakin Pemuda itu akan baik-baik saja kau harus percaya" Kata Qin Mei sembari memeluk menahan Bing Jiao untuk tidak pergi.


"Kakak, Kakak Harus baik-baik saja" Gumam Bing Jiao air mata mulai menetes, Ia menangis mengkhawatirkan Ling Feng.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )

__ADS_1


( Blizzardauthor)


__ADS_2