
“Tidak perlu banyak bicara lagi dan bertarung saja sekarang.” Kata Meng Disi lalu muncul di hadapan pria tersebut. “Benar-benar tidak sabar untuk di murnikan rupanya ya.” Kata pria itu dengan santai nya menahan serangan Meng Disi, lalu keduanya pun mulai bertarung sengit di sana.
>>>>>>______
“Uahhhh semuanya benar-benar bersemangat ya.” Gumam Ling Feng terkekeh pelan melihat bala bantuan yang datang membantu nya melawan empat jendral iblis. Mulai dari Hao Xiang yang bertarung sengit dengan Li Tan dan Ling Laohu melawan beast-beast aneh Li Tan. Lalu beralih ke pria yang tidak terlalu tua yang kini sedang bertarung dengan Meng Disi, terlihat keduanya bertarung dengan kecepatan yang luar biasa dan sulit untuk di lihat dengan mata telanjang, dan bahkan jika ada yang melihat pertarungan keduanya, hanya sekelibat bayangan saja yang terlihat.
Lalu beralih kepada Long Tian yang melawan dua jendral iblis sekaligus yaitu, Cai Shen dan Bei Ger. Walaupun kedua jendral iblis itu terlihat sedang menekan Long Tian, namun nyatanya tidak seperti yang terlihat, karena setiap serangan yang dilakukan oleh Cai Shen dan Bei Ger tidak berhasil menggores tubuh Long Tian.
“Oioioi... Kau bercanda bukan, tubuhnya benar-benar sangat keras sekali. Kau masih manusia, kan.” Kata Bei Ger di sela-sela pertarungan yang mulai jengkel, karena setiap ia mendaratkan serangan kepada Long Tian, semuanya tidak berhasil dan serangannya terpental kembali.
Cai Shen pun juga sama, ia juga mulai merasa ada yang janggal dengan Long Tian, sampai setelah puluhan menit jual beli serangan dengannya, Cai Shen pun sadar akan suatu hal. “Kau... Bukan manusia. Kau adalah naga.” Kata Cai Shen dengan mimik wajah serius.
“Hehhhh... Jadi kau sadar, kah bahwa aku bukan manusia.” Kata Long Tian seraya terkekeh mengejek menanggapi perkataan Cai Shen, raut wajahnya terlihat sangat jelek, karena selain fakta bahwa Long Tian adalah naga, ia juga merasakan darah yang mengalir pada Long Tian begitu kuat dan sangat murni, terakhir kali ia merasakan naga yang memiliki darah semurni ini adalah pada saat berada di dunia itu.
“Kughhhkkk... Sial.” Umpat Cai Shen ketika mengetahui fakta kemurnian darah Long Tian yang berada pada tingkat tinggi. Bei Ger yang yang mendengar apa yang di katakan oleh Cai Shen lebih gelap lagi. Tiba-tiba aura pada tubuhnya menjadi lebih kuat dan raut wajahnya menjadi lebih gelap. Long Tian yang merasakan perubahan pada Bei Ger sedikit mengangkat sebelah alisnya.
“Ras naga... Aku pasti akan membunuhmu.” Kata Bei Ger yang melihat dari tempatnya berpijak dan langsung muncul di hadapan Long Tian. Cai Shen yang melihat Bei Ger berteriak mencegahnya, untuk tidak semberangan maju, namun ia terlihat mengacuhkan teriakan Cai Shen dan tetap maju menyerang ke arah Long Tian.
__ADS_1
“Hehhhhh ingin membunuhku? Masih terlalu cepat seratus ribu tahun jika kau ingin membunuhku iblis bodoh.” Kata Long Tian dengan nada mengejek maju juga ke arah Bei Ger. Jual beli serangan antara keduanya pun terlihat sangat sengit, ledakan kecil demi ledakan kecil tercipta akibat dari pertarungan keduanya.
Shringggg... Shringggg... Bughkkkk... Bughkkkk...
Baaaammmm... Baaaammmm...
Terlihat Bei Ger begitu ngotot terus-terusan menyerang ke arah Long Tian. Ia terlihat sangat marah kepadanya dan bahkan mengeluarkan niat membunuh yang begitu intens kepadanya. Long Tian tentu menyadari hal itu dan dirinya pun berkata kepadanya di sela-sela pertarungan, “Kau sepertinya mempunyai dendam kepada ras ku ya? Ya, meskipun aku tidak peduli akan dendam mu itu sih.” Kata Long Tian dengan acuhnya berkata seperti itu, membuat Bei Ger menggertakkan giginya lalu kembali menyerang Long Tian tanpa memberikannya jeda sedikitpun.
Walaupun begitu, Long Tian terlihat begitu tenang dan bisa dengan mudah menangkis serangan Bei Ger ia bahkan beberapa kali berhasil melancarkan serangan balik kepadanya. Sampai Bei Ger yang mulai merasa kesal sekaligus jengkel, karena serangannya selalu berhasil di tahan oleh Long Tian. Sampai kemudian ia pun lengah dan Long Tian pun memanfaatkan celah itu, “Kau lengah jendral pemarah.” Kata Long Tian dengan nada mengejek sedikit mendorong Bei Ger kebelakang, dan dirinya pun kehilangan keseimbangan, karena pijakan kakinya tidak selaras.
Long Tian langsung memanfaatkan hal itu dengan bersiap untuk mengakhiri nya dengan satu serangan, namun secara tiba-tiba Cai Shen muncul tepat di hadapan Bei Ger mengeluarkan artefak pertahanan untuk menahan serangan Long Tian.
Long Tian terpental ke belakang, karena terkena serangan balik dari artefak itu. Dirinya berdecak kesal, karena Cai Shen benar-benar datang di momen yang sangat tepat. “Cihhhhh... Sedikit lagi padahal. Aku tidak menyangkanya sama sekali, bahwa ia bisa bergerak secepat itu.” Batin Long Tian menatap ke arah Cai Shen yang menggunakan artefak pertahanan tingkat suci yang waktu itu ia gunakan untuk melindungi jiwa Bie Xibo di Kekaisaran Shu.
“Bei Ger!” Teriak Meng Disi yang terkejut sekaligus khawatir ketika melihat nya. Membuatnya teralihkan dari pertarungan nya dengan pria tersebut. Tentunya itu langsung di manfaatkan oleh pria tersebut. “Berani-beraninya kau mengalihkan perhatianmu ketika sedang bertarung.” Kata Pria tersebut yang muncul tepat di hadapan Meng Disi dan langsung melancarkan sebuah tinju yang penuh akan Qi yang sangat kuat.
Meng Disi yang melihat itu langsung melompat tinggi menghindarnya seraya menjaga jarak ke belakang. Pria itu tentunya tidak membiarkan Meng Disi menjaga jaraknya, ia lalu menyusulnya kembali memperkecil jaraknya. “Dasar orang tua! Menjauh dariku sia*an!” Teriak Meng Disi yang kesal, karena pria tersebut selalu mendekat ke arah nya. Pria tersebut hanya diam saja, mengacuhkan apa yang dikatakan oleh Meng Disi.
__ADS_1
“Bei Ger tenanglah. Aku tahu kau mempunyai dendam terhadap ras naga, tapi untuk sekarang kita harus tenang terlebih dahulu. Jika sampai dirimu dikalahkan juga, rencana kita malah akan semakin lama untuk membangkitkan raja iblis. Jadi sampai hari itu tiba, tahanlah emosi mu.” Kata Cai Shen mencegah Bei Ger yang hendak terus-terusan maju kepada Long Tian.
“Jendral iblis itu sepertinya punya dendam yang sangat mendalam dengan rasku ya.” Kata Long Tian dengan nada mengejek tentunya. Bei Ger yang mendengar perkataan Long Tian kembali naik pitam, namun di tahan oleh Cai Shen.
“Situasinya sudah berubah. Mundur adalah pilihan yang terbaik untuk sekarang.” Batin Cai Shen yang melihat Li Tan dan Meng Disi juga mengalami hal yang sama. Dirinya pun langsung memberikan transmisi suara kepada keduanya untuk segera mendekat. Dirinya memang tidak ingin melepaskan Ling Feng, namun saat ini kubunya yang akan paling di rugikan jika terus memaksa untuk terus bertarung dan menurutnya itu tidak sepadan.
“Hohhhh sepertinya kau sudah menyadari situasi mu tidak menguntungkan saat ini ya.” Kata Long Tian lagi membuat Cai Shen menoleh ke arahnya, ia pun menanggapi perkataan Long Tian dengan tenang.
“Seperti yang di katakan oleh Leluhur para naga.” Kata Cai Shen membentuk segel tangan dan sebuah portal teleportasi pun muncul di belakangnya. Meng Disi dan Li Tan pun langsung mendekat ke arah Cai Shen setelah memberikan serangan kejutan kepada lawannya masing-masing.
“Kami akan mundur, karena situasi kami sudah tidak memungkinkan. Jadi mari bertemu lagi di medan perang sesungguh-“ Ucapan Cai Shen terhenti, karena secara tiba-tiba Ling Feng muncul dari belakang Long Tian dengan posisi bersiap-siap menyerang.
“Sepertinya kau melupakan diriku, karena aku sedang terluka ya. Kalau begitu terima salam perpisahan dariku ini!” Ujar Ling Feng dengan cepat menghunuskan pedangnya. “Teknik Pedang Yin Yang: Kekosongan Tak Terbatas!” Ujar Ling Feng memberikan serangan kejutan terkuatnya sekaligus perpisahan.
Melihat itu Li Tan langsung maju mengeluarkan artefak pertahanan nya, namun artefak dari pertahanan nya itu tidak cukup kuat untuk menahan serangan tebasan Ling Feng. Lalu pada akhirnya artefak pertahanan tingkat suci itu pun hancur berkeping-keping dan ledakan pun tercipta akibat dari tebasan Ling Feng dan hancurnya artefak suci milik Li Tan.
Boooommmmm......!!
__ADS_1
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.