Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
V2 Formasi dan Patung Kura-kura


__ADS_3

“Hehhhhh menarik... Jadi, kau ingin membunuhku dengan cara ini rupanya ya.” Ucap Ling Feng seraya tersenyum tipis melihat seluruh patung beast itu bisa bergerak dan masing-masing di antara mereka memancarkan aura yang setara dengan Ranah saint puncak.


>>>>>>______


Tubuh patung batu kura-kura raksasa pun ikut bergetar dan beberapa saat kemudian terdengar ledakan dan kepulan asap tebal tercipta. Beberapa saat kemudian terlihat sinar terang di balik kepulan asap yang kian menipis. Patung kura-kura raksasa itu pun juga ikut bisa bergerak dan kini tengah menatap Ling Feng dengan niat membunuh yang sangat intens.


“Serang dan habisi pemuda manusia itu!” Perintah patung kura-kura diikuti dengan sepasang matanya yang bersinar menatap tajam ke arah Ling Feng.


Mendengar perintah dari patung kura-kura raksasa, seluruh patung batu itu pun langsung melirik ke arah Ling Feng dan bergerak ke arahnya. Jumlah keseluruhan nya sekitarnya mencapai enam puluh atau lebih patung batu berwujud berbagai macam jenis beast.


Patung kura-kura raksasa yang berada di belakang menunjukkan ekspresi jauh lebih serius ketika melihat raut wajah Ling Feng yang tidak berubah. Alih-alih mengubah raut wajahnya menjadi serius, pria tersebut nampak santai dan acuh tak acuh di hadapan pasukan batu yang kekuatan tempurnya rata-rata berada di ranah saint.


Disaat dirinya tengah berpikir seperti itu, Ling Feng tiba-tiba berkata yang membuat patung kura-kura raksasa itu tersentak ketika mendengarnya.


“Ya... Jika itu diriku yang dulu, mungkin akan sulit menghadapi sekelompok ranah saint sebanyak ini. Terlebih lagi masing-masing dari semuanya adalah ranah saint puncak.” Ucap Ling Feng tiba-tiba yang membuat kerutan di wajah patung kura-kura raksasa semakin jelas.


“Tapi, untuk ranah kultivasiku yang sekarang ditambah dengan kekuatan jiwaku yang sudah pulih kembali, menghadapi sekelompok ranah saint puncak bukanlah masalah.” Ucap Ling Feng seraya tersenyum tipis membuat patung kura-kura raksasa menunjukkan ekspresi gelap dan berteriak.


“Dasar pemuda sombong!” Teriak patung kura-kura tersebut melancarkan tekanan aura yang sangat kuat, namun alih-alih merasa tertekan Ling Feng hanya menanggapinya dengan senyuman tipis seraya berkata, “Teknik Tubuh Surgawi: Pemecah Empat Elemen.” Ujar Ling Feng menggunakan teknik tubuh khususnya dan tubuhnya pun langsung bersinar terang.


Tidak hanya itu saja, Ling Feng juga menggunakan kekuatan jiwanya yang membuatnya mengeluarkan tekanan aura yang sangat kuat, sama kuatnnya dengan tekanan aura yang dikeluarkan oleh patung kura-kura tadi.


Bahkan tekanan aura yang terpancar dari tubuh Ling Feng membuat pasukan batu patung kura-kura langsung terhempas tidak kuat menahan tekanan aura yang terpancar dari Ling Feng.


“Perasaan ini?! Dirinya sudah mencapai ranah kosmik?!” Ujar patung kura-kura tersebut menunjukkan ekspresi terkejut ketika merasakan aura yang terpancar dari tubuh Ling Feng jauh lebih kuat daripada dirinya.


“Tidak, kau salah. Aku belum mencapai ranah kosmik tuan kura-kura batu.” Ujar suara pemuda yang diikuti dengan cahaya terang mulai meredup seiring berjalannya waktu memperlihatkan empat sosok pria dengan wajah sama persis, namun mempunyai warna rambut yang berbeda.

__ADS_1


Walaupun begitu, dari keempat pria tersebut memancarkan aura yang sangat kuat serta kekuatan jiwa yang sangat melimpah. Patung kura-kura raksasa itu memasang wajah gelap ketika merasakan aura yang sangat kuat terpancar dari Ling Feng dan ketiga kloning yang ia buat.


“Aku masih belum mencapai ranah kosmik, namun dengan kekuatan jiwa ku yang melimpah ditambah aku telah memahami misteri di balik ranah kosmik, aura yang terpancar dariku sudah setara dengan ranah kosmik tingkat awal.” Ucap Ling Feng seraya tersenyum tipis.


“Kalau begitu, aku tidak akan berlama-lama lagi. Waktu ku tidak banyak soalnya.” Ujar Ling Feng lalu menjentikkan jarinya dan ketiga klonya pun saling mengangguk lalu melesat ke arah pasukan batu yang dibangkitkan oleh patung kura-kura.


Ling Feng beserta ketiga kloning langsung melesat ke arah lautan pasukan batu tersebut. Alih-alih pihak Ling Feng yang terdesak, pasukan batu milik patung kura-kura lah yang di bantai habis oleh Ling Feng dan kloningnya. Walaupun kalah jumlah, namun itu bukanlah perbedaan signifikan bagi Ling Feng.


>>>>>>______


Satu Setengah Jam Kemudian


“Apakah sudah selesai? Jika masih ada tes yang lainnya, cepat lakukan sekarang juga.” Ucap Ling Feng tepat setelah membantai habis pasukan batu yang berjumlah enam puluh lebih. Ketiga kloning nya pun telah kembali ke tubuhnya sesaat setelah selesai menghabisi pasukan batu.


Hanya dalam kurun waktu satu setengah jam Ling Feng telah berhasil menyapu bersih pasukan batu yang dibangkitan patung kura-kura. Patung kura-kura pun hanya bisa membisu ketika melihat Ling Feng yang begitu cepat menghabisi pasukannya.


“Siapa sebenarnya kau ini. Baru pertama kali aku melihat ada seorang manusia yang sudah mencapai ranah setinggi ini padahal usia tulang mu saja belum melewati angka tiga puluhan.” Ucap patung kura-kura tersebut dengan raut wajah serius.


“Aku bukan siapa-siapa. Hanya seorang pemuda biasa yang kebetulan lebih kuat daripada yang lainnya.” Ucap Ling Feng dan sesaat langsung muncul di depan wajah patung kura-kura raksasa.


“Teknik Pedang Elemen: Tebasan Gelombang Bumi!” Ujar Ling Feng seraya mengayunkan Pedangnya secara vertikal mengeluarkan sebuah tebasan pedang yang mengandung elemen tanah.


“Teknik Pertahanan Mutlak: Formasi Benteng Kuno.” Ujar patung kura-kura raksasa tersebut mengeluarkan teknik bertahannya sesaat tebasan pedang Ling Feng sampai kepadanya.


Shringggggg...!! Baaaammmmm...?!


“Reaksinya terhadap bahaya sangat cepat.” Batin Ling Feng dan langsung melompat ke belakang menjaga jarak dari patung kura-kura tersebut. Ia menatap serius namun beberapa saat kemudian ia tersenyum tipis seraya berkata, “Sepertinya kau bukan hanya patung besar biasa saja ya.” Ucap Ling Feng seraya terkekeh pelan.

__ADS_1


“Hmpphhhh... Mana mungkin aku kalah dari pemuda sombong seperti mu. Aku akan mengalahkanmu!” Ujar patung kura-kura tersebut lalu membuka rahangnya lebar-lebar. “Teknik kura-kura hitam: Kilatan Bola Energi!” Ujar patung kura-kura tersebut sesaat kemudian mengeluarkan beberapa bola energi dengan kecepatan yang luar biasa.


Boooommm...!! Boooommm...!! Boooommm...!!


Ling Feng tidak hanya diam saja, ia mengayunkan pedangnya menebas bola-bola energi yang melesat ke arahnya. Bola energi tersebut pun langsung terbelah menjadi dua dan meledak begitu saja melewati Ling Feng.


Shringggg...?! Duarrrr...!! Duarrrr...!!


“Tidak begitu buruk, namun masih kurang jika ingin melukai ku.” Ucap Ling Feng lalu maju menyerang kembali. Ling Feng menghilang begitu saja dari pandangan patung kura-kura membuat patung besar tersebut membelalakkan kedua matanya terkejut, karena yang menghilang bukan hanya wujud saja melainkan auranya pun juga ikut lenyap.


“Tidak, sejak aku berhasil menahan tebasan pedang yang pertama, auranya yang keluar dari tubuhnya telah benar-benar lenyap. Seakan-akan ia benar-benar terlihat seperti manusia biasa.” Batin patung kura-kura raksasa tersebut melirik ke kanan dan kirinya, namun tidak mendapati Ling Feng.


“Kemana kau melihat patung bodoh!” Suara teriakan yang terdengar membuat patung kura-kura raksasa itu refleks dengan cepat mendongakkan kepala nya melihat sosok pemuda yang sudah dalam ancang-ancang berpedangnya.


“B-bagaima-“ Ucapan patung kura-kura raksasa itu terhenti, karena Ling Feng lebih dahulu mengayunkan pedangnya secara vertikal sesaat patung kura-kura raksasa itu menyelesaikan perkataan nya.


“Teknik Pedang Elemen: Guntur Membelah Bumi!” Ucap Ling Feng lalu melesat cepat ke arah patung kura-kura raksasa dan sembari mengayunkan pedangnya vertikal dari atas ke bawah.


Shringgggg...!! Jdeeeerrrrr...?!


“Akhhhhhhhh...! B-bagaimana mungkin.....?!” Teriak patung kura-kura tersebut seolah-olah terlihat seperti tersambar petir, saking kuatnya guntur yang di hasilkan dari pedang Ling Feng dan beberapa saat kemudian kepulan asap hitam pun tercipta.


Booooommmmm...!!


>>>>>> Bersambung


~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasan nya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.

__ADS_1


__ADS_2