
"Jadi Perubahan Api itu teknik dasar ya guru." Kata Ling Feng. Tua Tao yang sedang menyesap teh langsung meletakkan nya kembali. "Benar. Apa yang kau pelajari selama ini adalah teknik dasar yang menentukan seberapa maju dan besar nya dirimu di masa depan nanti." Kata Tua Tao.
"Jadi itu alasan dari orang tua ini…Seberapa banyak naga yang berhasil kau buat, maka masa depan yang akan menanti sangatlah besar juga." Batin Ling Feng melirik Tua Tao yang masih dengan santai menyesap tehnya.
Tua Tao yang merasa diperhatikan oleh Ling Feng langsung berkata tanpa mengalihkan pandangannya. "Daripada kau memperhatikan terus-menerus, lebih baik kau mulai mempelajari nya sekarang." Kata Tua Tao. "Jangan pernah berhenti sampai kau bisa menghasilkan Pil Langit Tingkat Tinggi dari setiap metode pengolahan yang tercantum disana." Katanya lagi.
Mendengar itu Ling Feng awalnya ingin mengeluh, tapi merasa akan percuma akhirnya memilih mengiyakan saja. "Baiklah, baiklah…Feng'er akan berusaha memenuhi ekspektasi guru." Kata Ling Feng memberi hormat lalu mulai mempraktikkan metode nya sesuai yang tertera di buku.
"Feng'er tunggu." Panggil Tua Tao membuat sang empu menolehkan kepalanya. "Tidak biasanya orang tua ini memanggil nama ku?" Batin Ling Feng. "Ada apa guru?" Tanya Ling Feng. Wajah Tua Tao sedikit terlihat aneh dimata Ling Feng, namun ia malah berkata. "Tidak. Lanjukan saja latihan mu dan jangan terlalu berlebihan." Kata Tua Tao lalu menyesap tehnya kembali.
"Guru…Kau seperti nya salah minum obat ya? Aku sedikit merinding melihat dirimu yang sekarang guru." Kata Ling Feng. Membuat wajah Tua Tao yang gugup langsung berubah merah. Tanpa basa-basi teh yang lagi dipegangnya meluncur mulus ke arah Ling Feng.
"Murid sia*an…! Tidak tau di untung…! Guru ini perhatian dengan mu bodoh. Berani-beraninya kau malah bersikap seperti itu dan menatap ku aneh." Teriak Tua Tao sembari melemparkan gelas ke arah Ling Feng dan dengan sigap Ling Feng mengelak.
"Cihhhhh kau ini sudah seperti ular saja." Kata Tua Tao dengan nada kesal tentunya. "Hehehe aku hanya bercanda guru…Baiklah kalau begitu aku ingin latihan dulu guru." Kata Ling Feng menuju batu tempat ia biasanya berlatih. Tua Tao yang melihat pertumbuhan Ling Feng seiring berjalannya waktu hanya bisa tersenyum tipis menghela nafas pelan menanggapi nya.
__ADS_1
"Aku seperti nya sudah menciptakan monster." Gumam Tua Tao menandahkan kepalanya ke langit. "Ya selama ia tidak mempermalukan namaku, entah ia monster atau apapun itu aku tidak peduli sih…" Katanya lagi terkekeh. Sampai suara Ling Feng merusak suasananya.
"Guru lebih baik kau minum obat sebelum kau benar-benar gila…!" Teriak Ling Feng yang padahal jarak keduanya tidaklah terlalu jauh. "Berisik murid sia*an…! Tidak perlu berteriak pun aku bisa mendengar nya bodoh…! Jika selama dua hari kedepan tidak ada perkembangan, maka siapkan tubuh mu untuk menerima pukulan ku." Balas Tua Tao yang seketika berubah seratus delapan puluh derajat menjadi sangat kesal.
"Hahahaha…Tenang saja guru, dan sepertinya kau harus menyimpan pukulan itu, karena aku akan membuat perkembangan…Bahkan pada hari ini." Kata Ling Feng terkekeh memasang raut wajah percaya diri.
"Hehhhhh kita lihat saja nanti, apakah perkataan mu sesuai dengan wajah percaya diri mu itu, atau hanya omong kosong belaka." Kata Tua Tao tersenyum remeh menanggapi nya. "Yakinlah guru murid mu ini adalah seorang jenius." Kata Ling Feng lagi dan mulai berlatih sesuai dengan yang dicontohkan didalam buku.
Tua Tao yang melihat Ling Feng sudah fokus berlatih, langsung membuang wajah meremehkan diganti dengan wajah yang hangat. "Cihhhhh dasar murid yang merepotkan, tapi merasakan ini tidak buruk juga." Gumamnya lagi masuk kedalam gubuk dengan perasaan hangat.
Begitulah keseharian pelatihan Alkemis yang dijalani oleh Ling Feng dan sesuai dengan apa yang Ling Feng katakan, bahwa ia benar-benar mampu mendapatkan perkembangan pada hari itu juga. Tentunya Tua Tao tidak langsung memujinya dan tetap bersikap kasar dan acuh tak acuh.
Tiga Bulan Kemudian
Ling Feng sedang duduk di atas sebuah batu serta dalam posisi lotus nya. Seketika kekuatan jiwa yang sangat kuat mulai keluar dari tubuh Ling Feng. Lalu setelah itu ia mengangkat kedua tangannya dan api hitam langsung keluar dari kedua telapak tangan nya.
__ADS_1
Setelah mengangkat kedua tangan nya, Ling Feng kemudian menggerakkan tangan-tangan nya seperti ia biasa dalam posisi lotus. Api hitam yang muncul di telapak tangannya pun mulai melayang tepat didepan tubuhnya.
Ling Feng lalu membentuk sebuah segel tangan dan pada saat itu Api Hitam mulai beresonansi. Wujud Api Hitam itu pun berubah membentuk sebuah naga dan terbang ke langit. Bukan hanya naga saja yang terbentuk. Seekor burung Phoenix juga terbang diam di arah mata yang berlawanan dengan sang naga.
Diikuti oleh Harimau dan seekor kura-kura juga muncul. Keempat Beast itu mulai mengelilingi tubuh Ling Feng selama beberapa saat, baru kemudian Ling Feng kembali membentuk segel tangan dan keempat beast tersebut terbang tinggi dan kembali berubah menjadi api dan menyatu kembali.
Prok…Prok…Prok
"Kau berhasil menguasai nya dalam waktu satu bulan. Sepertinya cukup lambat daripada yang lainnya." Kata Tua Tao dengan wajah tanpa beban. "Ughhkkk guru…Mau bagaimana pun metode itu adalah metode terakhir dari yang tertulis di buku. Pastinya itu memang lebih sulit dari yang biasanya kan." Kata Ling Feng mengedikan kedua bahunya.
"Cihhhhh alasan dari seorang yang katanya jenius." Cibir Tua Tao. Ling Feng yang mendengar itu hanya tersenyum simpul saja. "Ya mau bagaimana pun itu aku tetap berhasil menguasai nya kan guru. Jadi tidak usah protes, paling tidak aku memenuhi ekspektasi mu ini." Kata Ling Feng tersenyum sembari menggaruk-garuk bagian belakang kepalanya.
"Kau ini masih saja pandai bersilat lidah." Kata Tua Tao dengan wajah datar. "Benarkah itu ya wajar saja sih." Kata Ling Feng masih tersenyum senang. Tua Tao yang melihat raut wajah Ling Feng malah senang pun berkata, "Aku tegaskan ini. Bahwa apa yang kukatakan bukanlah pujian." Kata Tua Tao sedikit aneh melihat wajah Ling Feng.
"Iya aku mengerti…Jadi, apakah Pelatihan Alkemis telah selesai sampai sini dan kita akan lanjut ke pelatihan selanjutnya?" Tanya Ling Feng dengan semangat 45. Melihat Ling Feng yang antusias Tua Tao benar-benar heran dengan Pemuda didepan nya ini. Dirinya pun menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Ling Feng.
__ADS_1
"Akhirnya…Lalu pelatihan selanjutnya sudah pasti tentang seni beladiri kan?" Tanya memastikan Ling Feng dengan raut wajah cerah. Tua Tao bahkan sampai menyipitkan kedua matanya saking silaunya wajah Ling Feng. "Bocah ini benar-benar, jika sudah tau kenapa bertanya lagi." Kata Tua Tao dan Ling Feng pun seketika seperti hidup kembali mendengar hal itu.
>>>>>> Bersambung