
Flashback On
"Aku adalah dewa kematian mu" Jawab santai pemuda yang tidak lain adalah Ling Feng.
Bing Ji yang mendengar itu hanya mengkerutkan keningnya merasa aneh.
"Aku tidak merasakan aura kultivasi dari tubuhnya" Batin Bing Ji Menatap Ling Feng serius.
Ling Feng yang ditatap seperti itu hanya mengabaikannya, berjalan menuju kearah Walikota Bing yang sudah tergeletak tidak berdaya, mengambil pedang yang ia lemparkan tadi.
"Telan pil ini, lalu serap" Ling Feng melemparkan sebuah pil kedalam mulut Walikota Bing. Walikota Bing hanya menatap pemuda yang kali ini sudah menggunakan penutup wajah lalu mulai menyerap kandungan pil Ling Feng.
Bing Ji yang melihat sikap santai Ling Feng menjadi sangat bingung. Ia mempunyai dua kesimpulan terhadap Ling Feng. Pertama, Pemuda didepan nya kali ini hanya mergertak. Kedua, pemuda ini pencapaian Kultivasinya Lebih tinggi dariku"
Walaupun sudah berasumsi seperti itu dirinya tidak percaya bahwa Ling Feng mempunyai Kultivasi yang lebih tinggi darinya. Bing Ji menolak percaya bahwa Ling Feng lebih kuat darinya.
"Hahahahaha. Nak, aku peringatkan kau Lebih baik tidak ikut campur urusan orang lain atau kau akan merasakan konsekuensi yang tidak akan kau lupakan nantinya" Kata Bing Ji meremehkan. Ling Feng yang mendengar itu mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum mengejek dibalik penutup wajahnya Lalu, berkata dengan nada menghina.
"Hanya seorang Kaisar bintang 1, Buktikan jika kau memang kuat membuat aku menerima konsekuensi yang tidak akan ku lupakan nantinya" Kata Ling Feng dengan nada menghina.
"Jangan sombong kau anak muda !!! Mulutmu Harimau mu, jangan salahkan aku jika kau kehilangan nyawamu" Kata Bing Ji dengan nada kesal Membuat Ling Feng Terkekeh mendengar nya.
"Majulah, jika kau memiliki kemampuan seperti itu" kata Ling Feng dengan nada mengejek, menggerakkan tangan satunya mengisyaratkan kepada Bing Ji untuk maju.
"Dasar bocah Bren*sek !!!! Tidak akan kumaafkan akan kubunuh kau !!!!" Bing Ji berteriak marah dan tanpa disadarinya, Ling Feng sudah berada didekatnya dan memukul bagian belakang kepalanya Membuat dirinya terlempar terbang.
"Kau ini terlalu banyak omong kosong, bukannya sudah kukatakan. Jika kau mempunyai kemampuan maka majulah" Kata Ling Feng dengan nada dingin yang membuat Bing Ji terdiam.
"Bagaimana dirinya bisa bergerak secepat itu !?" Batin Bing Ji.
Bing Ji marah, Dirinya sangat marah. Mungkin jika yang berkata adalah orang yang seumuran dengannya dirinya, tidak akan Semarah ini. Tetapi, Orang yang menghina dan mengolok-olok nya sekarang adalah seorang pemuda yang bahkan belum genap berumur dua puluh tahun. seorang Kultivator memang bisa mengubah penampilan menjadi lebih muda jika sudah mencapai ranah tertentu, namun tetap tidak bisa menyembunyikan usia tulang bahkan tingkat tertinggi sekalipun.
"Dasar Bocah Kep*rat, Jangan harap kau akan diampuni setelah ini" Kata Bing Ji membalas perkataan Ling Feng.
"Majulah Tua Bangka, mulut mu tidak pegal kah, selalu berkata hal omong kosong seperti itu" Kata Ling Feng Terkekeh.
__ADS_1
"Teknik Pedang Kematian Gerakan Pertama : Langkah Bayangan" Bing Ji langsung bergerak sangat cepat menuju kearah Ling Feng.
Ling Feng yang melihat gerakan itu sudah tau ada perbedaan besar antar ranah Kaisar dan Mahaguru. Baik dari segi kekuatan maupun Kecepatannya.
Bing Ji langsung muncul di belakang Ling Feng tanpa diketahui oleh Ling Feng.
"Teknik Pedang Kematian Gerakan Kedua : Tebasan Instan Kematian" Bing Ji mengeluarkan teknik tebasan yang dialiri oleh elemen kegelapan nya.
Ling Feng yang melihat serangan jarak dekat Bing Ji Tidak bergerak sedikitpun dan
Boooommmmm
Ling Feng Menerima Serangan Bing Ji tanpa menggunakan pelindung qi. Bing Ji yang melihat itu hanya tertawa terbahak-bahak mengira Ling Feng sudah mati terkena Serangan nya.
"Hahahahaha, Itulah akibatnya jika kau mengusik orang yang tidak bisa kau usik" Kata Bing Ji dengan nada menghina lalu balik badan berjalan menuju Walikota Bing.
"Sekarang tidak ada lagi yang menggangu kita adik Bing" Kata Bing Ji melihat kearah adiknya yang sedang memulihkan kondisi tubuhnya. Ketika ingin bergerak menuju Adiknya, Langkahnya terhenti ketika mendengar suara Pemuda yang tidak lain adalah Ling Feng.
"Oioioi, siapa yang menyuruh pergi setelah berani menyerang ku hahhhhh" Kata Ling Feng berjalan keluar dari kepulan asap dengan pakaian bagian atas yang sudah hilang menyisakan pakaian bagian bawah dan penutup wajahnya.
"Hehhhhh, untuk seukuran anak muda kau cukup arogan juga dan sepertinya Membunuh mu tidak akan mudah" Kata Bing Ji menatap Ling Feng serius.
"Entahlah yang pasti.....kematian mu itu sudah berada ditangan ku" Kata Ling Feng santai.
"Menarik, ku kembalikan perkataan mu.....Lakukan jika kau memang mempunyai kemampuan" Kata Bing Ji melesat menuju Ling Feng.
"Tenang saja, membunuh hanya membutuhkan sedikit usaha" Ling Feng juga melesat dan
Booooommmm
...Seperti inilah kira-kira gambarannya...
"Tidak ku sangka ada generasi muda sekuat ini di kekaisaran Han" Kata Bing Ji dan Ling Feng hanya mengangkat bahunya tidak peduli.
__ADS_1
"Aku hanya seorang pengembara yang sedang mencari informasi dan kebetulan informasi tersebut ada pada dirimu. Awalnya aku Ingin bertanya kepada rekan mu tetapi, dirinya terlalu lemah dan akhirnya mati" Kata Ling Feng dengan santainya.
"Baiklah kali ini aku akan mulai serius" Ling Feng langsung mengambil inisiatif untuk menyerang terlebih dahulu dengan melakukan tendangan memutar.
Bing Ji juga tidak mau kalah, dirinya juga melakukan gerakan yang sama dengan Ling Feng.
Namun tidak sesuai dugaan, Walaupun secara ranah Bing Ji Lebih Tinggi dari Ling Feng namun diakibatkan pelatihan neraka yang telah dijalani oleh Ling Feng selama dihutan kematian bukanlah omong kosong belaka.
Bing Ji terkejut tidak percaya melihat Ling Feng yang sangat kuat.
"Kekuatan Fisik yang sangat luar biasa, manual apa yang dia olah. Jika aku mengolah manual yang ia olah aku akan menjadi salah satu orang terkuat di kekaisaran Han" Batin Bing Ji menjadi serakah
"Hei Bocah Serahkan Manual tubuh yang kau olah maka aku tidak mempermasalahkan hal ini dan kau akan menjadi tangan kanan ku bagaimana" Kata Bing Ji mencoba bernegosiasi.
"Tidak mau" Jawab Ling Feng tanpa pikir panjang dan kembali melesat menyerang Ling Feng.
"Teknik Halilintar Langit Gerakan Pertama : Langkah Kilat" Ling Feng mengalirkan qi kebagian kakinya langsung berada di depan Bing Ji. Dengan didukung masa pelatihan neraka pada saat di hutan kematian, Kecepatan Ling Feng meningkat beberapa kali lipat. Bahkan Bing Ji tidak menyangka bahwa pemuda yang menjadi lawannya kali ini sangatlah kuat.
Ling Feng mengepalkan tangan kanannya dan mengumpulkan qi dibagian tersebut dan langsung meninju Bagian perut Bing Ji sangat keras.
Krakkkkkkkkkk
Boommmmmmm
Khuaghhhhhkkkk
Duarrrrrrrrrrrr
Bing Ji terpental Puluhan meter kebelakang bahkan Sampai menembus rumah-rumah warga.
"Jangan bermain-main lagi atau kau akan mati sebelum mengeluarkan kekuatan penuh mu loh" Kata Ling Feng terkekeh.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )
__ADS_1
( Blizzardauthor)