
“Niat awalku hanya mengancammu untuk tidak macam-macam lagi, tapi sekarang aku berubah pikiran. Kematian adalah hal yang bagus untuk sampah sepertimu.” Ucap Ling Feng dengan acuhnya menggerakkan tangan nya dengan cepat secara horizontal, dan beberapa saat kemudian darah pun keluar deras dari leher bangsawan muda itu sampai kemudian kepalanya pun jatuh ke lantai ruangan tersebut.
>>>>>>______
“Benar-benar langsung di habisi.” Batin Yang Sun menatap tubuh kepala bangsawan muda tersebut. Yang Sun tentunya mengerti mengapa Ling Feng melakukan hal itu, bahkan dirinya pun pasti akan melakukan hal yang sama dengan Ling Feng jika mendengar apa yang dikatakan oleh bangsawan muda itu. Pria mana yang akan diam saja ketika mendengar ada yang berniat buruk kepada wanitanya.
“Baiklah hama nya sudah di basmi kita pergi sekarang saja saudara.” Ucap Ling Feng lalu dianggukki oleh Yang Sun. Keduanya pun pergi dari sana tanpa berniat untuk membersihkan nya sama sekali.
“Saudara apakah kamu yakin kita akan pergi begitu saja? Aku rasa keluarga nya tidak mungkin akan diam saja.” Ucap Yang Sun kepada Ling Feng.
“Ya entah bagaimana itu, semuanya pasti akan baik-baik saja. Toh kalaupun keluarga nya datang membalaskan dendam kepadaku, maka aku juga akan menghabisi mereka juga.” Timpal Ling Feng tanpa beban. Yang Sun yang mendengar itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, “Hanya kamu sepertinya yang berpikiran seperti itu saudara.” Batin Yang Sun dalam hatinya.
Setelah itu keduanya pun menuju kediaman Keluarga Qing menyusul Bing Jiao dan yang lainnya. Kediaman Keluarga Qing itu sendiri berada di tengah-tengah Kota Naga Langit. Jarak Ling Feng berada saat ini tidaklah terlalu jauh menuju kediaman Keluarga Qing.
Tepat ketika sampai di pintu gerbang kediaman Keluarga Qing ada dua prajurit yang berjaga di sana, ketika melihat kedua prajurit itu Ling Feng mengenalinya, karena keduanya adalah prajurit yang juga menjaga gerbang ketika kediaman Qing masih di Kekaisaran Wei. Ketika Ling Feng dan Yang Sun datang pun keduanya langsung waspada dan bertanya kepada Ling Feng dan Yang Sun.
__ADS_1
“Siapa kalian berdua? Ada perlu apa datang ke kediaman wali kota di jam-jam segini?” Tanya salah satu penjaga. Ling Feng pun memperkenalkan namanya sesuai dengan apa yang diminta oleh prajurit penjaga tersebut, namun ketika kedua prajurit penjaga itu mendengar nama Ling Feng. Refleks keduanya pun menegang dan langsung bertekuk lutut membuat Ling Feng dan Yang Sun terkejut dengan respon tiba-tiba dari kedua prajurit tersebut.
“Maafkan kami tuan muda, karena tidak mengenali anda.” Ucap salah satu penjaga itu meminta maaf kepada Ling Feng seraya bertekuk lutut kepada Ling Feng. Temannya pun juga melakukan hal yang sama, ikut bertekuk lutut juga.
“Haihhh... Sudahlah, tidak perlu sampai bertekuk lutut juga. Ayo bangun kalian berdua.” Ucap Ling Feng menghela nafas pendek seraya meminta keduanya untuk bangkit kembali. Ling Feng sendiri memang terkenal di kediaman Keluarga Qing, karena berkat jasanya Keluarga Qing selamat dari kehancuran dan ia dikenal sebagai pahlawan di keluarga tersebut. Walaupun saat itu diri nya sudah pergi dari kediaman Keluarga Qing, namun berkat informasi darinya dan bantuan dari pengikut Ling Feng Keluarga Qing pun berhasil selamat dari keruntuhan.
Tidak hanya itu saja, walaupun masih belum resmi. Semua orang dari Keluarga Qing sudah mengetahui bahwa nona muda mereka dan Ling Feng adalah sepasang kekasih. Terlebih lagi banyak hal yang telah di berikan oleh Ling Feng untuk Keluarga Qing, membuat siapapun kagum kepadanya.
“Apakah Xian’er dan saudari-saudarinya sudah sampai?” Tanya Ling Feng kepada dua prajurit penjaga itu.
“Sudah tuan muda. Nona muda dan dua saudarinya sudah datang. Saat ini sudah berada di dalam.” Jawab salah satu prajurit penjaga itu. Ling Feng menganggukkan kepalanya lalu mengeluarkan satu botol pil yang di dalam terdapat dua buah pil di dalamnya. Ling Feng pun melemparkan botol pil tersebut kepada salah satu prajurit itu dan di tangkapnya seraya melayangkan tatapan tidak mengerti kepada Ling Feng.
“Terima kasih tuan muda.” Ucap keduanya serempak kepada Ling Feng. Ling Feng masih dengan senyuman nya menganggukkan kepalanya seraya berkata, “Kalian berdua sudah bekerja keras. Jadi jangan sungkan untuk menerimanya.” Ucap Ling Feng lalu pamit kepada dua prajurit itu hendak masuk ke dalam kediaman bersama Yang Sun, namun di cegah oleh salah satu prajurit.
“Tunggu sebentar tuan muda. Tolong biarkan aku mengantarkan mu dan temanmu.” Ucap prajurit tersebut menawarkan dirinya.
__ADS_1
“Baiklah kalau begitu.” Kata Ling Feng menyetujuinya lalu membiarkan prajurit tersebut memandunya dan satunya lagi tetap menjaga pintu gerbang. Sampai Ling Feng pun melihat pria sepuh yang berpakaian pelayan yang sudah berdiri di depan pintu masuk kediaman. Ling Feng mengenal pria sepuh tersebut, karena dirinya cukup akrab dengan pria sepuh itu dan sering bertemu ketika sedang berkunjung ke kediaman Qing.
“Lama tidak berjumpa tuan muda. Pelayan tua ini senang bertemu dengan Anda kembali.” Sapa pria sepuh itu kepada Ling Feng.
“Lama tidak berjumpa juga Paman Sang. Senang melihat masih sehat dan bugar.” Ucap Ling Feng seraya tersenyum kepada pria sepuh itu. Prajurit yang mengantar Ling Feng pun langsung pamit dari sana kembali ke pintu gerbang.
“Ya aku masih ada di sini berkat jasa Anda beberapa tahun yang telah menyelamatkan Keluarga Qing.” Ujar Pelayan tua Sang seraya tersenyum hangat menundukkan kepalanya kepada Ling Feng.
“Oh ayolah Paman Sang, aku tidak melakukan apapun saat itu. Bukankah itu, karena usaha Paman Mu dan Qing Xian.” Kata Ling Feng, namun Pelayan tua Sang itu masih dengan senyumn tercetak di wajah nya berkata, “Jika bukan karena permintaan Tuan muda, Tuan To Mu tidak akan repot-repot membantu Keluarga Qing. Jadi secara tidak langsung Anda tetap saja menyelamatkan Keluarga Qing dan penyelamat Keluarga Qing.” Jelas Pelayan tua Sang dengan sangat bersemangat.
“Baiklah, baiklah Paman Sang. Aku mengerti, jadi berhenti memuji ku seperti itu.” Ucap Ling Feng tersenyum masam. Yang Sun yang berada di sisinya terkekeh pelan, karena melihat reaksi Ling Feng.
“Ah iya aku jadi malah bersemangat. Maafkan aku tuan muda, kalau begitu mari saya antarkan ke tempat Nona muda dan yang lain nya.” Ucap Pelayan tua Sang sekali lagi menundukkan kepalanya lalu memandu Ling Feng dan Yang Sun masuk ke dalam kediaman.
“Tidak paman. Antarkan aku ke tempat Kepala Keluarga Qing terlebih dahulu untuk menyapa nya.” Ucap Ling Feng yang dianggukki oleh Pelayan tua Sang. Mereka pun menuju aula kediaman, dimana Kepala Keluarga Qing berada.
__ADS_1
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasannya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.