
Semua pasang mata, semakin penasaran dengan identitas Ling Feng yang sebenarnya, karena selain sangat kuat, ternyata paviliun Qian cheng memperlakukan nya begitu hormat. Siapa saja pastinya sangat penasaran dengan identitas aslinya.
>>>>>>>_____
Ling Feng dan kedua wanita di belakangnya, di antar ke sebuah ruangan, dimana ruangan tersebut terletak di lantai paling atas pelelangan tersebut. Karena di lantai paling atas, Ling Feng dapat melihat keseluruhan pelelangan yang akan di adakan di lantai bawah. Letak dan penyesuaian nya benar-benar sangat sempurna, Ling Feng bahkan mengakui hal itu berdecak kagum dengan pengaturan yang sangat rapih dari Paviliun Qian cheng ini.
Ruangan pelelangan itu terbagi menjadi empat lantai, yang mana lantai pertama untuk tamu biasa, lantai dua untuk pemilik kartu VIP Perak, lantai tiga untuk pemilik kartu VIP Emas, dan lantai terakhir untuk tamu terhormat, termasuk Ling Feng pemilik kartu VIP Hitam.
Ruangan itu begitu luas, untuk tiga orang, bukan hanya itu saja, bahkan pelayanan nya sangat intensif mulai dari berbagai macam makanan dan buah-buahan berkualitas tertata rapih di hadapan Ling Feng. Lin kecil pun sampai tidak tahan, karena ia sangat sulit untuk menahan dirinya, mengingat dirinya di hadapkan dengan makanan yang berkualitas tinggi.
“Jika ada apa-apa... Tuan muda bisa tanyakan saja kepada pelayan yang sudah kami siapkan khusus untuk keperluan Anda.” Ujar wanita tersebut lagi yang diangguki oleh Ling Feng.
“Aku mengerti. Terima kasih atas semua ini.” Ucap Ling Feng yang dibalas senyum profesional oleh wanita tersebut seraya membungkukkan tubuhnya. “Kalau begitu tuan muda. Saya permisi dulu.” Ujar wanita tersebut izin pamit dari ruangan tersebut. Kini tersisa empat orang di dalam ruangan tersebut, yang mana diantaranya satu pria dan tiga wanita.
Pelayan itu pun dengan sigap mulai menjamu Ling Feng dengan sangat gesit dan lihai. Ling Feng duduk di kursi panjang dengan Qing Xian di sebelahnya, dan Lin kecil mengambil tempat duduk di sebelah Qing Xian. “Bisakah kau beritahu kepadaku tentang apa saja yang akan di lelang selain barang-barang yang kulelang?” Tanya Ling Feng kepada pelayan yang berdiri tepat di belakang Ling Feng.
“Baik tuan muda.” Ucap pelayan tersebut lalu mulai menjelaskan beberapa barang yang akan di lelang, mulai dari Senjata Tingkat Roh kualitas redah sampai tinggi, Pil tingkat Roh kualitas menengah sampai tingkat bumi kualitas rendah, dan juga ada beberapa jenis tanaman spiritual tingkat menengah sampai tinggi. Tak luput juga beberapa perlengkapan kultivator mulai dari jubah dan sejenisnya, baik itu pria maupun wanita.
Jalannya pelelangan ini pun tidak berbeda jauh dengan pelelangan yang lainnya, hanya perlu menyebutkan harganya yang kita tawar, dan yang menawar harganya paling tinggi, dialah yang mendapatkan barang yang ia tawarkan itu. Lalu untuk mekanisme pembayaran nya, akan di lakukan pada saat pelelangan selesai, sekaligus dengan memberikan barangnya.
Ling Feng menganggukkan kepalanya mengerti, alasan ia bertanya seperti itu, karena sekedar untuk memecah suasana sunyi yang beberapa saat lalu terjadi. Pelayan yang selesai menjelaskan pun sedikit membungkuk lalu mundur beberapa langkah ke belakang.
“Kalau kau ingin memakannya, makan saja. Tidak perlu merasa sungkan kepadaku, lagipula makanan yang tersaji tidak mungkin kuhabiskan sendiri, jadi makan saja tidak perlu merasa sungkan.” Ucap Ling Feng yang merujuk kepada Lin kecil yang gelisah ingin memakan makanan yang telah tersaji, namun di satu sisi ia merasa sungkan dengan Ling Feng.
__ADS_1
“Eh apakah tidak apa-apa?” Tanya Lin kecil memastikan. Ling Feng menganggukkan kepalanya, tersenyum di balik penutup wajahnya. “Iya tidak apa-apa. Makan saja.” Ucap Ling Feng lagi. Lin kecil yang mendengar itu pun tersenyum sumringah lalu mulai menyantap makanan yang telah tersaji di hadapannya.
“Maafkan adikku ya tuan... Ia memang seperti ini jika sudah bersangkutan dengan makanan.” Qing Xian tersenyum masam di balik cadarnya meminta maaf kepada Ling Feng. Ling Feng menggeleng-geleng kan kepalanya dan berkata, “Tidak apa-apa, tidak apa-apa, Nona Qing sebaiknya juga mencobanya, aku sendiri tidak mungkin menghabiskannya sendiri.” Ujar Ling Feng meminta Qing Xian untuk makan juga.
Qing Xian yang sungkan pun tidak bisa menolak permintaan itu, langsung mengiyakan perkataan Ling Feng dan mulai menyatap makanan yang tersedia dengan anggun, tidak seperti Lin kecil yang kedua tangannya sudah penuh dengan makanan. Ling Feng juga melakukan hal yang sama, ia pun menyantap buah yang tersedia di sana lalu memakannya, tentu ia tidak melepaskan keseluruhan topengnya. Ia hanya menaikkannya sedikit, alhasil yang terlihat hanya bagian mulutnya saja. Membuat Qing Xian yang awalnya berharap bisa melihat sekilas wajahnya dari Ling Feng, namun sayang, Ling Feng tentunya tidak berniat membuka identitas dirinya saat ini.
Goonnggggg
Suara detuman berdengung nyaring, membuat seluruh pasang mata yang menghadiri pelelangan menoleh ke sumber suara termasuk Ling Feng. Terlihat seorang wanita melangkah dengan anggun dan pakaian yang sedikit terbuka, naik ke atas panggung. Wanita tersebut membuat para kaum pria bersorak-sorai kepadanya, membuat suasana pelelangan menjadi lebih meriah.
“Selamat datang tuan-tuan terhormat. Aku ucapkan terima kasih, karena sudah mau hadir dalam acara pelelangan yang diadakan oleh paviliun Qian cheng. Maka dari itu tanpa banyak bicara lagi, lelang akan kita mulai.” Ucap wanita tersebut yang langsung di sambut sorakan meriah dari kaum pria.
“Terima kasih atas antusias nya. Baiklah barang pertama yang akan di lelang kali ini adalah...” Ucap wanita itu menggantung kalimatnya, seraya memberikan isyarat dengan tepuk tangan. Lalu seseorang pun naik ke atas panggung dengan membawa satu kotak yang tertutup oleh kain merah.
Ling Feng sendiri belum merasa tertarik untuk menawar, begitu pun dengan Qing Xian dan Lin kecil yang masih asyik dengan aktifitas makannya. Sampai barang keenam pun masuk, Ling Feng yang melihat benda yang di lelang itu pun sedikit tertarik dan mengubah posisi duduknya.
“Sepertinya barang yang bagus sudah mulai keluar.” Gumam Ling Feng pelan.
“Tuan-tuan dan nona-nona, ini adalah kristal inti dari beast Ular Racun Hijau. Adapun beast ini sudah berada di tingkat bumi, dan kepadatan Qi yang terkadung dalam kristal intinya adalah sekitar sembilan puluh lima persen. Jika seorang kultivator menyerap Qi yang terkadung di dalamnya, setidaknya orang tersebut akan naik satu sampai dua tingkat. Harga kristal inti ini dimulai dari tiga ratus ribu koin emas. Kelipatannya tidak boleh kurang dari lima ribu koin emas.” Ujar wanita pemimpin lelang itu.
“Tiga ratus sepuluh ribu.”
“Tiga ratus tiga puluh ribu.”
__ADS_1
“Oioi... Jangan bercanda?! Tiga ratus enam puluh ribu.”
Teriakan begitu meriah di lantai pertama lalu beralih ke lantai dua. Kristal inti dari beast tingkat bumi di tambah lagi dengan kepadatan sembilan puluh lima persen, memangnya siapa yang ingin melewatkan kesempatan itu. Setidaknya harga normal dari kristal inti beast tingkat bumi itu bisa mencapai lima ratus ribu koin emas, bahkan itu tidak termasuk dengan kepadatan qi nya.
“Sial kalian semua! Tujuh ratus ribu koin emas.” Ucap seorang dari lantai kedua. Tepat orang tersebut mengatakan harga yang ia tawarkan, tidak ada lagi yang berani untuk menawarnya, alhasil kristal inti beast tingkat bumi itu laku dengan harga tujuh ratus ribu koin emas.
Barang ketujuh adalah sebuah tanaman kelas tinggi. Ling Feng yang melihat tanaman itu tentunya tertarik, karena tanaman tersebut adalah tanaman yang sulit untuk dicari, Ling Feng bahkan tidak mempunyai tanaman jenis itu di dunia jiwanya. Tanaman lily biru, adalah tanaman spiritual kelas tinggi, yang apabila diolah menjadi pil, kotoran yang terkadung dalam pil tersebut akan otomatis terpisah dengan sendirinya, tanpa harus menggunakan kekuatan spiritual untuk memisahkannya. Selain itu, tanaman lily biru ini juga bisa meningkatkan sebuah pil tergantung seberapa ahli alkemis yang mengolah tanaman tersebut.
“Baik kita masuk ke barang selanjut nya. Kali ini adalah tanaman lily biru. Tanaman spiritual ini pastinya sudah tidak asing bagi para alkemis. Harga tanaman lily biru dibuka pada harga Tiga ratus ribu koin emas.” Ujar wanita tersebut. Pada saat ini, ruangan lelang mendadak sepi, karena memang bagi para kultivator tidak terlalu berguna, jika belum di olah sebagai pil.
“Tiga ratus satu ribu koin emas.” Suara lantang yang terdengar dari lantai paling atas menarik perhatian semua orang yang ada di sana. Tentunya lantai paling atas itu adalah Ling Feng.
“Baiklah, jika tidak ada yang menawar lagi, Ruang satu lantai empat akan mendapatkan tanaman spiritual ini.” Ucap wanita tersebut seraya mengetuk-ngetuk palu di depannya. Ling Feng tersenyum puas, karena mendapatkan tanaman langka berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
“Permisi kalau boleh tahu, apakah tuan seorang alkemis?” Qing Xian yang di sebelahnya bertanya dengan wajah penasaran. Ling Feng tersenyum tipis di balik topengnya mengangguk kan kepalanya. “Setidaknya aku yang saat ini bisa menyuling pil tingkat bumi kualitas tinggi.” Jawab Ling Feng tidak berniat untuk menutupinya. Qing Xian yang mendengar itu tentunya terkejut, Lin kecil bahkan yang awalnya fokus akan makanan di depannya, refleks menoleh ke arah Ling Feng dengan wajah tercengang.
Ling Feng mengedikan kedua bahunya, lalu menatap kembali ke arah panggung pelalangan. Untuk lelang yang selanjutnya, seseoarang membawa sebuah kotak transparan, yang mana Ling Feng tersenyum tipis, karena mengetahui benda yang akan di lelang itu.
Sontak suasana lelang pun kembali ramai dan mendadak heboh, karena Pil yang di suling oleh Ling Feng, benar-benar membuat kekacauan di pelelangan. Pil tingkat bumi dengan kemurnian sembilan puluh sembilan persen. Apalagi pil tersebut sangat bermanfaat bagi seorang kultivator. Ling Feng bahkan tidak bisa untuk tidak terkejut, karena satu pilnya saja, ia sudah berhasil menghasilkan hampir satu juta koin emas, itupun pil tingkat bumi kualitas rendahnya, belum kualitas menengah dan tertingginya.
“Menjadi seorang alkemis benar-benar sangat menguntungkan ya.” Fikir Ling Feng tertawa bahagia, karena mendapatkan untuk yang luar biasa besarnya.
>>>>>> Bersambung
__ADS_1
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.