Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Kekacauan di Kota Cheng du


__ADS_3

"Kau harusnya tidak meremehkan lawanmu Jiao'er" Ucap suara pemuda yang membuat semua orang mengalihkan pandangannya ke asal suara tersebut.


"Kakak" Kata yang keluar dari bibir Bing Jiao membuat semua orang terheran-heran.


"siapa itu" Pertanyaan yang ada dikepala mereka kecuali Qin Mei.


"Orang itu, tidak salah lagi" Qin Mei yang membuat Walikota Bing dan Tetua Ling semakin bingung.


"Mei'er siapa pemuda itu? sepertinya kau dan Jiao'er mengenal nya dengan baik" Tanya Walikota Bing penasaran.


"Dia adalah…" Suara Qin Mei yang tertahan karena, ada transmisi suara di kepala nya dan tanpa sadar dirinya mengalihkan pandangannya ke arah Ling Feng yang sudah menatapnya dengan sorot mata yang tajam.


"Adalah siapa Mei'er?" Ulang Walikota Bing dan Tetua Ling bersamaan.


"Dia adalah keberadaan yang tidak bisa kita singgung Walikota Bing, Tetua Ling" Kata Mei'er yang membuat kedua orang tua tersebut mengkerutkan keningnya semakin dalam.


"Keberadaan yang tidak bisa di singgung? Kau sampai mengatakan seperti itu berarti dia bukan orang biasa" Kata Walikota Bing yang diangguki oleh tetua Ling.


Ling Feng yang mendengar tentang itu hanya mengabaikan tidak peduli dengan perkataan dan cemoohan para penonton.


"Tunda dulu pertandingan ini dan perintahkan semua penonton untuk berkumpul di tengah" Kata Ling Feng yang mengirim transmisi ke Walikota Bing.


"Pemuda yang sangat kuat bahkan aku tidak bisa melihat pencapaian Kultivasinya" Batin Walikota Bing.


Lalu tidak lama terdengar suara ledakan yang sangat besar dari empat penjuru mata angin, membuat para penonton terkejut dan takut bukan main.


"Cihhh, Sudah mulai ternyata…Paman! apakah sudah selesai?" Kata Ling Feng yang di balas anggukkan oleh Long Tian.


Ling Feng yang melihat isyarat dari Long Tian bahwa sudah Selesai langsung turun ke bawah mengatakan beberapa kata kepada Bing Jiao.


Tetapi, ketika hendak mendekati Bing Jiao langkahnya dicegah oleh Tetua Han. "Tetua Han, Kakak Feng itu…" Perkataan Bing Jiao tidak bisa keluar semua.


"Kakak Feng? Dia siapa Bing Jiao?" Tanya Tetua Han yang telah memasang kuda-kuda.


"Aku tidak mengetahui tingkat Kultivasi nya, orang ini sangat kuat di umurnya yang masih muda dan lagi entah kenapa aku merasa familiar dengan orang ini" Batin Tetua Han.


Ling Feng yang melihat Tetua Han tersenyum dari balik penutup wajahnya.

__ADS_1


"Sudah hampir tiga tahun tidak bertemu Kultivasi mu meningkatkan dengan pesat pak tua" Kata Ling Feng ambigu membuat Tetua Han mengkerutkan keningnya lebih dalam.


"Siapa kau anak muda? apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Tetua Han yang masih bersikap waspada tetapi, dirinya penasaran tentang Pemuda didepannya.


Ling Feng yang mendengar pertanyaan itu hanya mengabaikan dan berbicara kepada Bing Jiao dengan lantang.


"Sekelompok Kultivator aliran hitam menyerang kota ini" Kata Ling Feng santai tetapi, sangat jelas didengar oleh semua yang ada disana.


Walikota Bing, Tetua Han, Tetua Ling, Qin Mei, dan Bing Jiao yang mendengar itu terkejut bukan main


"Tidak percaya? seharusnya jendral mu sudah mulai melaporkan situasi kota saat ini" Kata Ling Feng dengan santai dengan Long Tian yang sudah disampingnya.


Benar saja Banyak transmisi suara di kepala walikota Bing dari para jenderal yang berjaga di setiap empat mata angin.


"Apa! Jadi benar kota kita telah di serang oleh kelompok kultivator hitam" Teriak Walikota Bing yang membuat semua orang tidak menyangka bahwa bakal ada yang berani menyerang kota.


"Sial…! Aku lengah, Aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini" Walikota menghela nafas ragu ingin melakukan sesuatu.


"Kau berangkat duluan saja Paman ada beberapa lawan yang mungkin menarik perhatian mu walaupun tidak terlalu berarti padamu" Kata Ling Feng yang diangguki oleh Long Tian langsung menghilang


Long Tian kali ini menggunakan Tudung kepala yang membuat wajahnya tidak bisa dilihat oleh semua orang. Itu semua adalah paksaan dari Ling Feng yang tidak ingin identitas terekspos nantinya. Jadi mau tidak mau Long Tian hanya bisa mengiyakan saja walaupun tidak nyaman.


"Kakak Tunggu....Kakak ingin kemana?" Tanya Bing Jiao. Ling Feng yang ditanya tersebut tetap berjalan tetapi, tetap menjawab.


"Kakak Punya dendam pribadi dengan kultivator hitam. Tetapi, Jangan salah paham. Walaupun kakak punya dendam pribadi dengan kultivator hitam. Kakak tidak peduli sama sekali dengan kota ini. Tanggung jawab kota ini sudah ada yang memegang nya" Kata Ling Feng yang masih berjalan lalu menghilang membuat semua orang disana terkejut bukan main tetapi, sebelum menghilang ia sempat mengirim transmisi suara kepada Walikota Bing.


"Sangat kuat....Bahkan auranya sudah tidak kurasakan" Batin tetua Han dan Tetua Ling.


Ling Feng yang sudah keluar dari arena pertandingan menyapu pandangan nya terlihat seluruh kota sudah sangat kacau. Terlihat bagian utara ledakan disana sangat meriah bagaikan kembang api yang di tembakan. Ling Feng yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.


"Baiklah saatnya mencari informasi" Ling Feng langsung melesat dengan kedua pedang membabat habis para kultivator hitam yang sedang menghancurkan kota.


"Teknik pedang Yin-Yang gerakan kedua : Pedang Kehampaan Yin" Ling Feng mengalirkan qi ke pedangnya lalu langsung menebaskan kedua pedangnya ke arah Kelompok kultivator hitam itu dan...


Boommmmmmm


Boommmmmmm

__ADS_1


"Akhhhhh.....kakiku !!!! Kakiku hilang tolonggg !!!!"


"Akhhhhh.....Tanganku !!!!! siapapun tolong akuuu !!!!!"


Tidak sampai disitu saja Ling Feng juga terus mengeluarkan serangan bersakal besar nya. Teriakan demi teriakan Terdengar setiap kali Ling Feng mengeluarkan teknik pedangnya. Bahkan tidak sedikit yang dibuat daging giling oleh nya. Para kultivator hitam yang ingin menyerang Ling Feng jadi tidak berani mendekati nya.


"Dia Iblis ! Iblis sebenarnya membunuh manusia tanpa ragu sedikitpun"


"Sangat brutal, dia membunuh manusia seperti memotong kertas. Sangat mudah"


Ling Feng yang telah selesai membantai satu kelompok langsung mengalihkan pandangannya ke para kultivator hitam yang membicarakan dan langsung kembali melesat.


"Tidak, dia datang kesini"


"Selamat kan aku!!!"


"Kemari kalian, kultivator yang menapaki jalan hitam tidak pantas hidup di dunia ini" Kata Ling Feng yang maju menerjang kelompok kultivator hitam yang berusaha melarikan diri.


"Tidakkkk, aku tidak ingin mati tolong ampuni nyawaku!!!"


"Tidak jangan bunuh aku!!! jangan bunuh aku!!! aku sangat menyesal"


seperti itulah teriakan-teriakan para kultivator hitam yang memohon ampun kepada Ling Feng bahkan ada yang sampai bersujud didepannya.


"Mengampuni kalian? Apa kalian tidak salah mengatakan?" Kata Ling Feng dengan suara beratnya menambahkan kesan mencekam. "ketika ada warga yang meminta pengampunan apakah kalian melepaskan nya" Lanjutnya membuat sekelompok Kultivator itu terdiam seribu bahasa tidak bisa mengatakan apa-apa.


"Apa kalian kira aku ini bodoh hahhh" Kata Ling Feng. "Mungkin itu mempan jika kalian berhadapan dengan seorang kultivator aliran putih, tapi tidak dengan ku. Mata dibalas mata, darah dibalas darah, nyawa akan dibalas juga dengan nyawa" Kata Ling Feng dengan niat membunuh yang membuat para kultivator hitam itu gemetaran tidak dapat bergerak sedikitpun.


"Tanggunglah karma atas perbuatan kalian sendiri, jika tidak siap untuk mati, maka jangan pernah berani untuk membunuh orang dengan sesuka hati" Kata Ling Feng menebaskan pedangnya membuat para kultivator itu menjadi daging giling dengan tubuhnya yang sudah hancur berantakan.


"Cihh, menindas yang lemah takut dengan yang kuat. Dasar menjijikkan" Kata Ling Feng yang ingin beranjak tetapi, Terdengar suara tepuk tangan.


"Prok Prok Prok" suara tepuk tangan seseorang membuat langkah Ling Feng terhenti.


"Ohhho, Sepertinya ada semut lainnya yang ingin di bantai" Seringai Ling Feng. Penutup wajahnya mulai rusak jadi terlihat senyuman lebih tepatnya Seringai lebar yang mengerikan dipandang.


>>>>> Bersambung

__ADS_1


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )


( Blizzardauthor)


__ADS_2