
"Terserah kau saja Feng'er" Kata Long Tian hanya mengiyakan saja.
"Baiklah kita ganti topik" Kata Ling Feng. "Bagaimana menurut paman tentang Kekacauan ini" Kata Ling Feng yang kali ini dengan nada serius.
"Iblis yang kau lawan tadi adalah seorang Iblis dari dunia bawah. Aku tidak tahu tujuan mereka ke sini untuk apa tetapi, aku yakin Sepertinya ras iblis sedang mengincar sesuatu di Benua Biru ini" Kata Long Tian Ling Feng yang mendengar itu mengkerutkan keningnya kemudian bertanya.
"Bagaimana cara mereka bisa sampai kesini ? Bukankah paman bilang bahwa setiap jalan perpindahan alam sudah tidak bisa digunakan karena, suatu hal yang berkaitan dengan perang" Kata Ling Feng heran.
"Kenyataan nya seperti itu. Tetapi, mungkin saja ras iblis ini mempunyai artefak khusus untuk bisa sampai ke sini" Kata Long Tian memikirkan kemungkinan tersebut.
"Apa yang mereka incar di benua ini ? sampai-sampai ras iblis menaruh perhatian ke benua biru ini" Kata Ling Feng menebak-nebak apa yang ras iblis ini incar.
"Entahlah, aku sendiri juga tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya, yang pasti ini tidak akan berakhir baik Feng'er. Kita harus menyelediki ini nantinya" Kata Long Tian.
"Terlalu banyak masalah yang berdatangan" Ling Feng menghela nafas panjang sembari menatap langit yang sedang cerah. "Cuaca yang indah untuk waktu yang hampir gelap. Sepertinya Hari-hari tenang ku memang tidak akan datang dalam jangka waktu dekat ini" Menatap Langit berkata hal yang ambigu.
"Setidaknya untuk saat ini aku akan mencari informasi tentang sekte bayangan terlebih dahulu dan apakah kau sudah puas mendengar pembicaraan kami" Kata Ling Feng berkata dengan santai.
"Sepertinya aku ketahuan. Sungguh pemuda yang hebat, aku tidak menyangka ada generasi muda sekuat dirimu" Kata suara sepuh yang tidak lain adalah Tetua Han diikuti Tetua Ling dibelakangnya. "Ternyata Tetua Han, ada perlu apa sampai Tetua Han repot-repot mencariku" Kata Ling Feng langsung menanyakan maksud dari tujuan Kedua tetua tersebut.
"Awalnya aku masih penasaran tentang sesuatu tetapi, aku menjadi lebih tertarik, setelah mendengar perbincangan mu dengan tuan Long Tian tadi. Mohon maaf jika aku lancang karena, telah menguping pembicaraan kalian berdua. " Kata Tetua Han mengatakan apa adanya.
"Jadi, apa yang ingin kau lakukan sekarang" Kata Ling Feng masih dengan nada santai.
Tetua Han hanya diam lalu berkata kembali. "Sekte bayangan berada di Kekaisaran Wei, Sekte ini berada di urutan pertama dari sekte hitam yang terkuat, diikuti Sekte Kalajengking diurutan kedua dan Sekte Racun Diurutan ketiga dan....." Kata Tetua Han memberikan semua informasi tentang sekte bayangan kepada Ling Feng.
__ADS_1
Ling Feng yang mendengar informasi itu, mengangkat sebelah alisnya. Tetua Han yang mengerti pandangan Ling Feng hanya mengatakan dengan gugup.
"Tidak perlu seperti itu aku tidak mengharapkan apapun dan lagi sepertinya kau mempunyai urusan dengan sekte hitam tersebut" Katanya.
"Lagi apakah kita pernah bertemu ? sejak kau berkata seakan-akan mengenalku pasca turnamen kota aku menjadi penasaran" Kata Tetua Han berpura-pura menatap Ling Feng mencoba mengingat kembali apakah pernah bertemu dengan nya.
Ling Feng yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya. Memahami kenapa Tetua Han memberikan informasi tentang sekte bayangan kepadanya.
"Bagaimana kabar gadis kecil sombong itu, apakah setelah tiga tahun masih saja sombong seperti biasanya ?" Kata Ling Feng dengan santai.
"Gadis sombong ? siapa gadis sombong yang kau maksud" Tanya Tetua Han semakin bingung.
"tiga tahun yang lalu kau pergi dengan sekelompok orang untuk mengejar sesuatu" Kata Ling Feng ambigu.
"Tiga tahun yang lalu, Gadis kecil sombong, mengejar sesuatu" Tetua Han masih bingung dan tidak ingat sampai tetua Ling mengatakan yang membuat dirinya ingat.
"Itu dia, Tiga tahun yang lalu. ya, aku ingat tiga tahun yang lalu pergi mengejar sekelompok para kultivator hitam yang menyusup ke sekte dan gadis kecil sombong yang kau maksud berarti Han Ying, tidak salah lagi" Kata Tetua Han mulai ingat kembali dan menatap Ling Feng sekali lagi untuk memastikan.
"Jadi apakah kita pernah bertemu di suatu tempat pasca aku mengejar sekte bayangan" Kata Tetua Han masih belum mengingat Ling Feng sepenuhnya
"Haihhhhh, Apakah kau ingat desa perbatasan dengan hutan kematian" Kata Ling Feng kembali.
Deggghhh
"Feng" Kata Tetua Han spontan keluar dari mulutnya dengan ekspresi rumit memandang Ling Feng. Bahkan Tetua Ling tidak percaya bahwa Tetua Han akan memasang ekspresi seperti itu.
__ADS_1
Ling Feng yang mendengar itu hanya diam saja dan menganggukkan kepalanya lalu membuka penutup wajahnya. Tetua Han dan Tetua Ling yang melihat itu kaget bukan kepalang dan hanya terdiam Menatap wajah Ling Feng.
"Jadi benar kau adalah Feng, dalam tiga tahun kau sudah sekuat ini, sungguh benar-benar tidak terduga dan lagi wajahmu sangat berubah drastis setelah tiga tahun." Puji Tetua Han tidak menyangka bahwa pemuda yang baru menginjak dewasa sekarang telah menjadi monster beladiri.
"Itu hanya biasa saja" Kata Ling Feng lalu mengalihkan pandangannya ke arah Tetua Ling yang masih menatapnya dengan tatapan yang sangat aneh menurutnya. Bukan hanya Ling Feng, Tetua Han juga merasa aneh dengan tatapan itu.
"Ada masalah dengan wajahku ?" Tanya Ling Feng yang risih dengan tatapan Tetua Ling. Tetua Ling masih tetap terdiam pasca ditanya Ling Feng. Sampai Tetua Han disadarkan oleh Tetua Han.
"Ada apa Saudara Ling Wajahmu tidak terlihat seperti biasanya" Tanya Tetua Han yang langsung menyadarkan Tetua Ling.
"Oh, Maaf sudah berlaku tidak sopan menatap wajahmu seperti itu, hanya saja aku terasa familiar dengan wajahmu. Mengingatkan ku dengan seseorang yang telah lama menghilang dari keluarga ku" Kata Tetua Ling Membuat Tetua Han dan Ling Feng mengkerutkan keningnya.
"Menghilang ? Apakah yang kau maksud adalah orang itu ?" Tanya Tetua Han dan diangguki Oleh Tetua Ling.
Long Tian hanya diam memperhatikan alur pembicaraan orang-orang yang ada didepannya tidak berniat untuk menyela ataupun ikut campur.
"Orang itu sudah menghilang puluhan taun lamanya Saudaraku, entah bagaimana kabarnya sekarang. Jujur aku sangat merindukannya saat ini" Kata Tetua Han Memandang Langit yang sudah hampir sepenuhnya gelap.
Ling Feng yang penasaran pun bertanya.
"Apakah memang semirip itu aku dengannya ?" Kata Ling Feng.
"Ya, kau sangat mirip dengannya. Kau sangat mirip dengan Anakku yang sudah menghilang Puluhan tahun lamanya" Kata Tetua Ling.
>>>>> Bersambung
__ADS_1
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )
( Blizzardauthor)