
Kepala keluarga Qing yang melihat Ling Feng tidak berani menegurnya, ia hanya diam ketika Ling Feng melewatinya. Setelah itu ia baru menuju ruang Qing Xian. Pas ketika ia masuk kedalam ruangan tersebut, ia merasakan aura suram dari ruangan itu.
Ia awalnya terkejut dengan kehadiran Long Tian disana. Terlihat Qing Xian yang berdiri tidak berkata apa-apa meskipun dirinya telah datang. Dan juga putra sulungnya saat ini malah sedang bertekuk lutut dilantai ruangan tersebut. Setelah melihat kesuraman itu lantas paham situasinya dan langsung mendekati Long Tian.
"Maafkan putra ku tuan Tian. Aku tidak mengetahui apa yang telah terjadi disini, tapi aku harap tuan Tian mau memaafkan putra ku yang sembrono ini. Ia masih muda dan sering sombong aku harap tuan Tian tidak memperpanjang masalah ini." Kata Kepala Keluarga Qing sedikit membungkukkan tubuhnya meminta maaf.
Long Tian yang mendengar itu merasa jadi tidak enak, ia lantas berkata. "Kepala keluarga Qing lebih baik anda tanya kepada anak-anak anda tentang apa yang telah mereka buat. Anda meminta maaf pada orang yang salah saat ini." Kata Long Tian.
"Baiklah saya akan berusaha memperbaiki sikap anak-anak supaya lebih disiplin lagi." Kata Kepala Keluarga Qing langsung menjawab, tapi sedetik kemudian ia berkata lagi. "Tunggu apa maksud anda meminta maaf kepada orang yang salah." Ulang Kepala Keluarga Qing. Long Tian yang mendengar itu melambaikan tangannya lalu pergi dari ruangan tersebut.
Kepala keluarga Qing berpikir keras tentang perkataan Long Tian tadi sampai ia kepada satu kesimpulan. Ia lantas berkata, "Jadi siapa diantara kalian yang ingin menjelaskan tentang apa yang terjadi ketika aku belum datang." Ucap Kepala Keluarga Qing. Ia sebenarnya tau siapa yang telah menyinggungnya ia hanya ingin mendengar pengakuan dari Qing Lao saat ini.
"Hahhhh kakak telah menyinggung tuan muda Feng tadi." Kata Qing Xian akhirnya buka suara. Kepala keluarga Qing lalu menatap Qing Xian dan berkata kembali, "Jelaskan secara singkat dan mudah dipahami." Kata kepala keluarga Qing dengan nada serius.
Kembali ke Ling Feng
Setelah sampai di kamar penginapannya, ia lantas membaringkan Lin kecil ditempat tidur karena anak kecil itu langsung tertidur setelah Ling Feng mengalirkan qi kedalam tubuhnya.
__ADS_1
"Trauma, kah…Kehidupan apa yang telah ia lalui dengan tubuh kecilnya ini. Xiao juga pernah bilang bahwa Lin kecil tidak mengingat apapun tentang nama keluarganya. Ia hanya mengingat bahwa namanya itu adalah Lin." Ucap Ling Feng sembari mengelus-elus puncak kepala Lin kecil yang telah tertidur pulas.
Ketika ia mengelus-elus puncak kepala Lin kecil, anak itu menggeliat sembari tersenyum kemudian. Melihat itu Ling Feng tersenyum lalu bangkit tidak ingin mengganggu, ia kemudian menuju balkon kamar itu sekedar merasakan angin malam kota tersebut.
"Hahhhh hari yang benar-benar panjang, banyak hal benar-benar terjadi hari ini." Gumam Ling Feng sembari merasakan angin malam. "Aku berharap untuk bisa beristirahat tapi sepertinya tidak akan bisa." Gumam Ling Feng cukup keras. Ia lanjut berkata kembali, "Jadi Putri Liu apakah kau masih tidak ingin keluar dari sana. Jika ada orang yang melihat mu mereka akan menyangka dirimu pencuri loh." Ucap Ling Feng tanpa beban.
"Tuan muda Feng memang sangat hebat, aku tidak menyangka bahwa anda bisa mengetahui keberadaan ku dengan sangat cepat." Ucap sosok tersebut yang tidak lain adalah Putri Liu. Ling Feng yang mendengar itu hanya mengedikan bahunya. "Aku cuma menebak-nebak saja dan ternyata memang benar anda berada dalam bayang-bayang." Kata Ling Feng asal.
"Ya terserah. Aku kemari hanya untuk memberitahu mu bahwa aku sudah bilang kepada ayah ku tentang latih tanding yang kita bicarakan tadi siang. Ayahku bilang ia setuju bahkan ia berencana untuk mengundang beberapa orang penting karena kebetulan mereka sedang ada di mansion. Apakah kau bersedia jika ada orang lain yang melihat latih tanding kita nanti." Kata Putri Liu.
Ling Feng yang mendengar itu menganggukan kepalanya mengikuti alur saja, dan tidak ingin repot-repot toh cuma latih tanding saja saat ini. "Ya aku tidak masalah dengan itu." Jawab Ling Feng tidak mempermasalahkannya.
"Baiklah putri Liu aku akan ke sana sesuai jadwal." Ucap Ling Feng. Setelah berkata seperti itu putri Liu tidak kunjung pergi, Ling Feng tentunya bingung mengapa Putri Liu terdiam dan hendak bertanya. Tetapi baru saja ia ingin bertanya, Putri Liu berinisiatif untuk berkata. "Liu. Panggil aku Zi Liu jangan putri Liu, aku tidak suka dengan panggilan asing itu." Ucap Zi Liu mengatakan itu dengan terburu-buru lalu langsung pergi.
Ling Feng yang melihat kepergian Zi Liu secepat itu tidak mengerti dengan sikap wanita itu. Sampai sekarangpun ia masih tidak mengerti dengan makhluk yang bernama wanita itu.
Setelah Zi Liu pergi Ling Feng berniat untuk berkultivasi sembari menunggu esok hari. Karena malam ini ia sudah tidak memiliki kegiatan apapun. Ia masuk kedalam kamarnya lalu mulai berkultivasi dilantai kamar penginapan.
__ADS_1
Keesokan Harinya
Tidak terasa malam yang dingin digantikan dengan pagi yang cerah seperti biasanya. Ketika Ling Feng memutuskan untuk membuka matanya, ia sudah tidak menangkap keberadaan Lin kecil diatas tempat tidur. Ia tidak panik karena masih bisa merasakan keberadaan Lin kecil yang masih ada di penginapan ini. Lebih tepatnya ia berada di lantai satu entah sedang apa disana.
Ling Feng lantas bangkit dari posisi lotusnya dan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai, ia langsung bersiap-siap dan langsung turun kebawah menuju lantai satu.
Dilantai pertama sudah ada Long Tian yang sedang menikmati araknya, dan Hao Xiang yang masih sibuk dengan sarapannya. Ling Feng lantas mendekati kedua orang tersebut dan berkat langsung, "Apa Paman dan Hao'er ingin ikut dengan ku?" Tanya Ling Feng sesaat ia duduk.
"Kau ingin pergi kemana Feng'er?" Tanya Long Tian. Hao Xiang yang mendengar itu mengetahui tentang kemana tujuan Ling Feng lantas berkata, "Kakak ada janji latih tanding Dengan Putri walikota hari ini paman." Jawab Hao Xiang. Mendengar hal itu Long Tian ber oh ria.
"Jadi apa kalian berdua ingin ikut?" Tanya lagi Ling Feng. Long Tian berkata kembali, "Lalu pertarungan ku dengan orang aneh itu kapan?" Tanya Long Tian. Ling Feng lalu menjawabnya. "Kita lakukan setelah latih tanding ku paman." Jawab Ling Feng.
"Ya kalau begitu aku ikut saja apa katamu." Ucap Long Tian. Hao Xiang yang mendengar itu pun sama dengan Long Tian ikut apa kata Ling Feng saja. Ling Feng yang mendengar itu lantas mencari keberadaan Lin kecil.
"Lin'er sedang bermain dengan anak dari pemilik penginapan ini. Tinggalkan saja Lin'er disini, takutnya ia akan teringat kembali tentang kejadian semalam jika ia ikut." Kata Long Tian. Mendengar perkataan Long Tian, Ling Feng mengerti lalu berbicara kepada ibu pemilik penginapan.
Setelah semua beres, Ling Feng, Long Tian, dan Hao Xiang langsung bergegas menuju mansion Walikota untuk latih tanding Ling Feng hari ini.
__ADS_1
>>>>>> Bersambung