Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Hanya Bisa Menunggu


__ADS_3

..."Manusia adalah ukuran dari segala sesuatu"...


...(Protagoras)...


...>>>>>_____<<<<<...


"Seperti biasa dia tuan yang sangat nekat" Kata Long Tian yang telah sampai ke pusat hawa panas tersebut yang tidak lain adalah Ling Feng itu sendiri.


"Anak ini sudah berapa kali menipu dewa kematian, Melatih hal-hal yang mustahil tetapi, tidak mati melainkan selalu beruntung dan lagi mendapatkan berkah setelah itu" Kata Long Tian menggelengkan kepalanya.


"Naga tengik Sialan ! berani kau menghina tuan ku" Terdengar suara yang menyentak Long Tian.


"Oh, kau penjaga benda tulen. kukira sudah sepenuhnya kembali ke rumah mu itu" Kata Long Tian Santai kepada suara tersebut.


"Sudahlah Jangan banyak bicara lagi, cepat buat Formasi sebelum hutan ini menjadi tanah tandus Naga tengik" Kata orang tersebut yang tidak lain adalah To Mu yang kesal dengan sikap santai Long Tian.


"Baiklah baik, kau ini tidak bisakah menggunakan kosa kata yang lebih lembut terhadap ku" Kata Long Tian membuat To Mu semakin kesal.


"Jangan banyak bicara lagi, segera buat" Teriak To Mu Membuat Long Tian menutup kedua telinganya.


"Iya iya ini akan ku buat, dan lagi kenapa harus berteriak si, kan bisa berkata dengan menggunakan perkataan yang halus dan sopan" Kata Long Tian membentuk segel rumit dengan satu tangan dan satunya lagi mengelus-elus kupingnya yang merasa sakit akibat teriakan To Mu.


Seketika segel terbentuk mengelilingi tubuh Ling Feng. Sehingga hawa panas pun mulai turun drastis. Walaupun sudah dihalangi oleh Formasi yang dibuat oleh Long Tian tetap saja dampak sebelum dibuatnya formasi itu tetap tidak sedikit. To Mu langsung keluar kembali dan berdiri di samping Long Tian dan melihat sekelilingnya lalu memarahinya.


"Kau lihat ini ! Gara-gara kau menunda-nundanya malah jadi seperti ini jadinya" Kata To Mu memarahi Long Tian yang malah ceroboh. Sementara orang yang dimarahi hanya menguap saja menutup kedua telinganya dengan tangan.

__ADS_1


"Sudahlah kau tidak perlu, memikirkan hal tidak penting seperti itu. Bukankah ini sama saja, kau ini sudah ribuan tahun lamanya masih sama saja seperti dulu tidak ada berubah-ubahnya" Kata Long Tian membalas malas perkataan To Mu.


"Kau.....Naga Tengik akan ku ku kuliti saat ini juga" Kata nya mengambil ancang-ancang, Namun terhenti mendengar suara seorang wanita.


"Paman Tian, Dimana kakak ? Apakah kakak baik-baik saja ? Cepat beritahu aku" Kata wanita tersebut yang tidak lain adalah Bing Jiao dengan nafas yang memburu.


"Oh, Jiao'er kau sudah sampai rupanya. Kukira kau akan membutuhkan beberapa saat lagi" Kata Long Tian menyapa Bing Jiao yang baru datang.


Bing Jiao tidak menggubris itu langsung mengalihkan pandangannya ke formasi yang dibuat oleh Long Tian lebih tepatnya, Fokus kedalam orang yang didalam formasi tersebut. Bing Jiao langsung berteriak air matanya sudah bagaikan air terjun. Terus mengalir tidak berhenti-henti.


"Kakakkkkk !, Paman apa yang terjadi dengan Kakak paman kenapa Kakak seperti itu, Jelaskan paman" Teriak Bing Jiao semakin histeris. Melihat keadaan Ling Feng yang tidak baik-baik saja. Long Tian hanya bisa terdiam tidak mengatakan apapun. Merasa tidak mendapatkan jawaban Bing Jiao berinisiatif untuk mendekati.


Ketika ingin mendekati formasi tersebut dirinya di tahan oleh Long Tian. Bing Jiao yang diperlakukan seperti itu berkata dengan nada yang tinggi.


"Lepaskan aku paman ! Kakak disana sedang terbakar aku ingin membantunya" Kata Bing Jiao berusaha melepaskan cengkraman tangan Long Tian namun tidak bisa.


"Kakak.....Kau harus baik-baik saja" Kata Bing Jiao dengan suara yang sudah parau dan air mata yang tidak kunjung berhenti. Long Tian melihat bahwa Bing Jiao sudah mulai tidak memberontak akhirnya menghela nafas lega.


To Mu yang melihat Bing Jiao merasa aneh dengannya lalu menarik Long Tian untuk bertanya.


"Siapa wanita itu, seperti sangat dekat dengan Feng'er" Kata To Mu berbicara pelan-pelan menanyakan tentang Bing Jiao.


"Oh, dia ini Bing Jiao anak dari walikota Cheng du, bisa dibilang ia salah satu wanitanya namun naas. Ling Feng adalah pria yang cuek dan tidak peka terhadap perasaan nya. Alhasil sekarang hanya Wanita itu yang mempunyai perasaan tidak sebaliknya" Jelas Long Tian memberitahu.


"Cinta bertepuk sebelah tangan kah, aku jadi kasihan mendengarnya. Wanita secantik ini Tuan muda sungguh tidak berperasaan" Kata To Mu langsung mendekati Bing Jiao. Long Tian yang mendengar itu hanya mendengus kesal membantin.

__ADS_1


"Bukankah itu sama saja" Batin Long Tian.


"Jadi Namamu adalah Bing Jiao" Kata To Mu membuat Bing Jiao tersadar ada orang lain selain Long Tian. Dirinya langsung menangkupkan tangannya meminta maaf.


"Eh, Mohon maaf atas kelancangan junior yang tidak memperhatikan senior ada disini" Kata Bing Jiao meminta maaf membuat To Mu mematung sejenak dan Long Tian cekikikan menahan tawanya.


"S-Sudahlah kau tidak perlu seperti itu, kau adalah orang dekatnya tuan muda. Jadi santai saja" Kata To Mu sedikit Canggung Lalu menjelaskan tentang kondisi Ling Feng yang sebenarnya. Bing Jiao yang mendengar penjelasan dari To Mu hanya memandang Formasi yang didalamnya adalah Ling Feng.


"Kakak Bodoh, kau harus selamat tidak boleh kenapa-napa" Gumam Bing Jiao sedih.


""Tenanglah Nona Bing, tuan muda ku adalah eksistensi yang misterius aku yakin dirinya baik-baik saja" Kata To Mu.


"Ya Tuan, aku yakin kakak bisa melewati hal seperti ini. Aku percaya itu" Kata Bing Jiao dengan tegas walaupun suaranya parau.


"Kau tenang saja Jiao'er. Feng'er itu kuat daripada yang kau bayangkan" Kata Long Tian untuk membuat Bing Jiao tidak terlalu mengkhawatirkan.


"Kira-kira berapa lama kakak akan menyelesaikan nya tuan ?" Tanya Bing Jiao kepada To Mu.


"Untuk berapa lamanya akan sendiri tidak tau, hal ini tergantung Ling Feng. Lama atau tidaknya kita hanya bisa menunggu" Jelas To Mu mengatakan tentang perintah Ling. Bing Jiao hanya menghela nafas untuk kesekian kalinya.


"Kakak.....Kakak tidak boleh kenapa-napa" Gumam Bing Jiao menangkupkan kedua tangannya. berharap Ling Feng baik-baik saja.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara serasku )

__ADS_1


( Blizzardauthor)


__ADS_2