Pendekar Yin - Yang

Pendekar Yin - Yang
Hambatan Kecil


__ADS_3

...Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ...


...>>>>>_____<<<<<...


Ling Feng yang sedang melesat kencang, tiba-tiba berhenti bergerak setelah merasakan keberadaan lain selain mereka berdua. Long Tian yang melihat Ling Feng berhenti bergerak tidak mengatakan apa-apa. Dirinya sudah sadar bahwa mereka sedang diikuti, namun memilih tidak peduli. Selain merasa ngantuk, Long Tian juga tidak menganggap keberadaan itu sama sekali.


Ling Feng yang merasakan keberadaan itu berdiri mendongakkan kepalanya memandang matahari yang baru saja terbit. Ling Feng lantas tersenyum dibalik penutup wajahnya.


"Baguslah sarapan kita sudah ditentukan" ucap Ling Feng tersenyum dibalik penutup wajahnya. Long Tian hanya sesekali menguap saja. Keberadaan tersebut yang melihat Ling Feng dan Long Tian yang sudah mengetahui kehadiran mereka, merasa tidak ada gunanya lagi bersembunyi dan akhirnya menampakkan diri.


Sekelompok serigala yang berjumlah hampir selusin banyaknya, sedang menatap Ling Feng dan Long Tian seperti menatap makanan. Ling Feng yang ditatap seperti itu hanya terkekeh dan memandang sinis sekelompok serigala tersebut.


"Jumlah mereka ada dua belas dan Paling tinggi berada diranah Guru bintang sembilan yang sebentar lagi menembus ranah Mahaguru." gumam Ling Feng melihat sekelompok serigala tersebut lalu memandang sinis kembali. Ling Feng langsung melesat cepat mengeluarkan Yang White Sword ditangan kanan dan Yin Black Sword ditangan kiri membunuh satu serigala dari dua belas serigala yang ada dengan satu kali ayunan pedang saja.


Sekelompok serigala yang melihat Ling Feng sangat cepat dan bisa membunuh salah satu dari mereka dengan mudah, langsung mengambil jarak dari Ling Feng bersikap waspada. Ling Feng yang melihat tatapan dari sekelompok serigala itu hanya terkekeh sembari berkata.


"Tidak perlu sewaspada itu. Lagipula mau bagaimanapun akhirnya kalian akan mati semua" ucap Ling Feng berjalan mendekati sekelompok serigala tersebut. Sekelompok serigala itu berjalan mundur dan seperti sedang berdiskusi dilihat dari lirikan mata mereka.

__ADS_1


"Serigala yang pintar, namun sayang kalian tidak punya banyak waktu untuk menghirup udara lagi." ucap Ling Feng melesat menggunakan "Langkah Kilat" muncul dihadapan sekelompok serigala tersebut membuat sekelompok serigala yang sedang berdiskusi sangat terkejut, karena tidak bisa melihat kecepatan Ling Feng sama sekali.


"Teknik Sembilan Matahari Gerakan kedua : Tebasan Gelombang Matahari." ucap Ling Feng menebaskan Yang White Sword secara Horizontal menciptakan gelombang panas. Lima dari sebelas serigala yang tidak siap hanya bisa berubah menjadi abu saking panasnya teknik pedang yang Ling Feng Keluarkan.


Long Tian yang melihat itu hanya menguap malas melihat Ling Feng yang membakar hangus sarapan mereka.


"Anak itu tidak bisa menahan diri sama sekali." ucap Long Tian yang memperhatikan pertarungan Ling Feng dengan sekelompok serigala.


Dalam waktu singkat serigala yang awalnya berjumlah selusin kini tinggal setengahnya termasuk pimpinan mereka.


"Feng'er belajar menahan diri. kalau tidak, bukan sarapan yang didapatkan melainkan hanya abu dari sarapan tersebut nantinya." teriak Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu membalas kesal.


Keenam serigala tersebut langsung menyerang Ling Feng secara bergantian sembari menutup kelemahan masing-masing. Hal itu akan terlihat sempurna bagi yang tidak mempunyai pengalaman bertarung melawan beast yang menyerang secara berkelompok seperti serigala. Namun, bagi Ling Feng kelemahan para serigala tersebut terlihat sangat jelas.


"Hehhhhh, melakukan hal seperti tidak akan berguna sama sekali." ucap Ling Feng sembari menahan mudah serangan keenam serigala tersebut. Kelompok serigala tersebut merasa heran, karena Ling Feng tidak terluka sama sekali dan bahkan terlihat sangat mudah menahan serangan mereka. Melihat tatapan marah sekelompok serigala tersebut Ling Feng hanya membalasnya dengan tatapan merendahkan.


"Kalian itu tidak lebih dari sekedar sarapan bagiku" ucap Ling Feng dengan nada merendahkan. Sekelompok serigala tersebut menggertakkan giginya ketika Ling Feng berkata seperti itu. Ling Feng yang melihat itu tidak peduli mengangkat Yin Black Sword keatas.

__ADS_1


"Waktu bermain telah habis. Sekarang matilah." ucap Ling Feng mengalirkan niat pedang ke Yin Black Sword dan menebas secara vertikal. Serigala tersebut langsung lompat menghindari tebasan Ling Feng. Namun, serangan Ling Feng tidak berhenti sampai disitu saja. Seperkian detik Ling Feng kembali melancarkan tebasan pedangnya kembali membuat Serigala yang meloncat tidak bisa menghindarinya lagi dan berakhir dengan tewas terpotong-potong oleh tebasan yang disertai niat pedang.


"Akhirnya selesai juga." ucap Long Tian yang tiba-tiba muncul dan mengambil daging serigala lainnya.


"Feng'er niat pedangmu sudah mencapai puncak dan mungkin dengan sedikit terobosan kau bisa menembus jiwa pedang." ucap Long Tian melihat jejak niat pedang yang sangat kuat dari daging-daging serigala tersebut.


"Aku akan memikirkan hal itu nanti setelah memusnahkan sekte bayangan, namun semisal ada kesempatan untuk menembusnya kenapa tidak." ucap Ling Feng sembari ikut mengumpulkan daging-daging serigala tersebut mencari kristal jiwa beast. Long Tian yang mendengar itu menganggukkan kepalanya mulai mengumpulkan daging-daging untuk sarapan mereka.


"Dari dua belas beast serigala hanya ada delapan kristal jiwa beast termasuk pimpinannya. Hal ini tidak akan berguna untukku lebih baik digunakan oleh Hao'er saja." ucap Ling Feng memasukan kristal jiwa beast kedalam cincin ruangnya.


"Perjalanan menuju Kekaisaran Wei berapa lama lagi Feng'er." ucap Long Tian sembari mengunyah sarapannya. Ling Feng yang melihat tingkah aneh Long Tian hanya bisa menghela nafas panjang.


"Sebelum mengatakan sesuatu alangkah baiknya habiskan dulu makanan yang ada dimulutmu paman......Lalu jika kita melesat dengan kecepatan penuh kita, tidak akan lama lagi akan sampai di perbatasan Antara Kekaisaran Han dan Wei." ucap Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu mengangguk-anggukkan kepalanya tidak bertanya kembali dan memakan sarapannya dengan lahap.


Setelah sarapan selesai, Ling Feng dan Long Tian kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini mereka melesat dengan kecepatan penuhnya. Perjalanan mereka pun tidak ada hambatan sama sekali dan jikapun ada beast yang menghadang mereka. Itu hanyalah sekelompok beast lemah yang berada diranah jendral emas paling tingginya. Jika dengan kecepatan seperti itu dan tidak ada hambatan sama sekali, Ling Feng dan Long Tian akan tiba diperbatasan antara kekaisaran kurang dari lima hari saja.


>>>>> Bersambung

__ADS_1


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )


( Blizzardauthor)


__ADS_2