
“Sepertinya tidak akan lama lagi.” Ucap Ling Di melihat ke arah pertarungan, dimana ketiga komandan iblis sudah benar-benar di buat terdesak oleh saudara-saudara nya.
>>>>>>______
Kembali Kepada Ling Xiao dan Yang Lainnya
“Tidak mungkin?! Bagaimana bisa ia menghindari semua serangan ku?! Padahal jelas-jelas aku sudah menyerangnya dari titik butanya, tapi bagaimana ia bisa menyadari itu?! Seakan-akan ia sudah mengetahui arah tujuan dari serangan ku itu sendiri?!” Batin komandan iblis menatap ke arah Ling Xiao dengan raut wajah gelisah.
“Apa kau penasaran?” Ujar Ling Xiao secara tiba-tiba membuat komandan iblis wajah pucat itu terkejut, lalu bertanya balik kepadanya. “Apa maksudmu?” Ujar komandan iblis itu bertanya balik kepada Ling Xiao.
“Mungkin kau yang paling kuat di antara komandan iblis yang lainnya, tapi sayang kau berhadapan dengan orang yang salah.” Ujar Ling Xiao dengan santainya membuat komandan iblis wajah pucat itu menjadi kesal, tidak senang dengan apa yang dikatakan oleh Ling Xiao.
“Sudah kubilang, apa maksudmu bocah sia*an!” Teriak komandan iblis itu sangat marah, lalu kembali menyerang Ling Xiao dengan membabi buta. Akan tetapi, tidak peduli seberapa keras ia mencoba semua serangan yang ia lancarkan kepada Ling Xiao, semuanya dengan mudah di tepis olehnya.
“Sial, sial, sial, sial! Kenapa semua seranganku tidak bisa mengenai dirimu sedikit pun?!” Teriak lagi komandan iblis itu yang sudah sangat jengkel kepada Ling Xiao.
“Itu karena kau terlalu lemah untuk berhadapan denganku.” Ucap Ling Xiao menggunakan teknik yang sama, dimana secara tiba-tiba ia sudah berada di sisi komandan iblis itu, walaupun begitu komandan iblis wajah pucat itu seperti sudah menduga nya, lalu melancarkan sebuah pukulan yang telah di aliri oleh Qi hitam miliknya menyerang Ling Xiao yang muncul tepat di sisinya.
“Jangan kau pikir, aku akan terjebak dengan trik yang sama bocah manusia sia*an! Kau pikir aku bodoh hahhhh!” Teriak komandan iblis itu melancarkan tinju yang kuat kepada Ling Xiao yang muncul di sisinya, lalu mendaratkan sebuah pukulan telak tepat di dada Ling Xiao yang muncul di sisinya.
Ia yang awalnya merasa bangga, karena dirinya menduga bahwa yang menyerang tersebut adalah Ling Xiao yang sebenarnya, langsung di buat terdiam. Tepat ketika ia berhasil mendaratkan serangan telak di dada Ling Xiao, ia dikejutkan dengan sosok tersebut yang langsung berubah wujudnya menjadi bayangan hitam.
“Sebuah klon?!” Batin komandan iblis itu terkejut, karena ia salah menduga bahwa itu adalah Ling Xiao yang asli.
“Kau lah yang bodoh di sini. Mana mungkin aku akan menggunakan trik yang sama dua kali.” Ucap Ling Xiao yang sudah berada di belakang komandan iblis. Komandan iblis itu hanya bisa menatapnya Ling Xiao yang siap kapan saja melancarkan serangan kepadanya, tanpa sama sekali dirinya bisa berbuat apapun.
“Matilah.” Ucap Ling Xiao lalu melesat cepat seraya menghunuskan dua pedang pendeknya dengan kecepatan tinggi, ia seakan menghilang lalu muncul kembali tepat setelah melewati komandan iblis wajah pucat itu.
__ADS_1
Shringggg...!! Craassshhhh...?!
Beberapa saat kemudian, tubuh komandan iblis itu pun terjatuh ke tanah begitu saja, dimana Ling Xiao membuatnya terbelah menjadi dua bagian. Komandan iblis wajah pucat itu sudah membelalakkan kedua matanya, ia sama sekali tidak percaya bahwa tubuhnya saat ini sudah terbelah menjadi dua bagian.
Ia mendongakkan kepalanya menatap ke arah Ling Xiao, dimana pemuda itu hanya melirik ke arahnya dengan pandangan acuh tak acuh membuat komandan iblis wajah pucat itu benar-benar sangat marah, karena pandangan Ling Xiao benar-benar terlihat meremehkan dari sudut pandangnya saat ini.
“A-aku kalah?! Diriku yang seorang komandan iblis ini, berhasil di potong tubuhnya oleh seorang manusia yang bahkan belum genap berumur dua puluh tahun?!” Batin komandan iblis wajah pucat itu yang tidak terima dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.
>>>>>>______
Sementara Itu di Sisi Ling Shui
“Kakak sudah selesai dengan musuhnya. Sepertinya waktu kita bermain-main sudah habis, saatnya bagiku untuk membunuhmu.” Ucap Ling Shui seraya menghempaskan pedang musuhnya, lalu melirik ke arahnya seraya tersenyum tipis.
“Jangan bercanda! Bermain-main kau bilang! Apa kau pikir bisa mengalahkan ku jika kau sedang serius begitu hahhhh?!” Teriak komandan iblis yang menghadapi Ling Shui sangat marah ketika mendengar apa yang baru saja di ucapkan oleh Ling Shui. Pemuda itu masih dengan senyum tipisnya pun berkata, “Ya begitulah. Mengalahkanmu itu adalah hal yang mudah, hanya saja aku sudah bilang di awal tadi. Bahwa, kau tidak akan kubiarkan mati dengan mudah.” Ucap Ling Shui dengan santainya.
Shringggg... Ctangggg...?!
Ling Shui menggerakkan tombaknya dengan sangat cepat, membuat komandan iblis itu terkejut dengan perubahan pola serangan Ling Shui yang lebih agresif daripada sebelumnya. Sampai beberapa saat kemudian ia pun tidak kuasa lagi menahannya, dan ujung tombak pun mendarat tepat di bagian dada bagian kirinya.
Cleeebbbb...?!
Komandan iblis itu merasakan sakit yang amat nyeri, ketika tombak Ling Shui bersarang di dada kirinya. Bahkan mendadak seluruh tubuhnya menjadi sangat kaku tidak bisa di gerakan leluasa dalam sesaat.
“K-kepar*t bocah ini...!” Umpat komandan iblis itu di dalam hatinya seraya menggertakkan giginya. Ling Shui sendiri hanya tersenyum tipis lalu menggerakkan tombaknya, membuat tubuh komandan iblis itu terhentak ke bawah, dibuatnya bertekuk lutut.
“Aku tidak memaksamu untuk percaya dengan ucapanku, mau percaya ataupun tidak percaya, pada akhirnya kau tetap akan musnah iblis bodoh.” Ucap Ling Shui dengan nada mengejek seraya meletakkan kakinya tepat di pundak komandan iblis yang tengah bertekuk lutut di hadapannya.
__ADS_1
“Kekeke musnah? Kami tidak akan semudah itu dimusnahkan dasar bocah bodoh. Kami adalah bukan iblis tingkat rendah yang bisa kamu bunuh dengan mudah begitu saja. Aku adalah komandan iblis! Jangan pikir dengan hanya luka seperti ini, kau berniat membunuhku!” Teriak komandan iblis itu tepat di hadapan wajah Ling Shui dengan nada mengejek.
Wajah Ling Shui tidak bergeming, sebaliknya ia malah tersenyum kepada komandan iblis itu, membuat sang komandan itu tiba-tiba merasakan suatu hal yang buruk dari senyuman Ling Shui.
“Cobalah lihat ke teman mu yang telah di kalahkan oleh Saudara ku.” Ujar Ling Shui seraya melirik ke arah komandan iblis wajah pucat yang telah di kalahkan oleh Ling Xiao, dibuatnya terbelah menjadi dua.
“Memang memalukan melihat itu, tapi kami tidak akan mati begitu saja, karena kami bisa meregenerasi luka-luka kami dalam sekejap, sekalipun luka parah seperti itu.” Ucap komandan iblis dengan percaya dirinya.
“Hehhhh kemampuan yang luar biasa... Kalau begitu, kau pasti sudah menyadari berapa lama dirinya dalam kondisi itu, kan sejak pertarungan kita tadi.” Ucap Ling Shui lagi tanpa bebannya. Pada saat itulah komandan iblis itu mengerti arah dari pembicaraan Ling Shui.
Pada saat itulah ia menyadari ada yang sesuatu yang salah dengan kondisi mereka saat ini. “T-tidak mungkin?! Jangan bilang kemampuan regenerasi tubuh kami...” Batin komandan iblis itu yang sadar dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini.
“Benar, tapi tidak benar juga. Kemampuan regenerasi lukamu bukan tidak dapat di gunakan, tapi kami memperlemah efeknya sebelum kau menyadari nya. Alhasil semua lukamu yang kau terima tidak bisa beregenerasi dengan benar.” Jelas Ling Shui yang pada saat itulah ia menyadari, bahwa luka-lukanya memang lebih lambat sembuh ketimbang biasa-biasanya.
Ia sempat menyadari itu, namun tidak menggubrisnya karena sedang tersulut amarah oleh perkataan Ling Shui yang senantiasa memprovokasi nya.
“Karena aku sudah memuaskan rasa penasaran mu, jadi sekarang yang tersisa dari mu adalah kematian saja.” Ucap Ling Shui lagi yang seketika membuat raut wajah komandan iblis itu menjadi jelek.
“T-tungg-“ Komandan iblis itu tidak sempat berucap, karena Ling Shu mengucapkan nama teknik nya.
“Teknik Tombak Kaisar: Pusaran Pemusnah Iblis!” Teriak Ling Shui mengeratkan pegangan tangannya pada tombak yang menancap pada tubuh komandan iblis itu seketika meledakkan Qi nya sangat besar membentuk sebuah pusaran yang sangat besar, dimana komandan iblis itu menjadi pusat pusaran mengerikan tersebut.
Swosssshhhhh...!
>>>>>> Bersambung
~ Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan saran dan ulasan nya. semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku.
__ADS_1