
Dunia Luar
"Sudah siang ternyata…Saatnya pergi menuju daerah sebrang." ucap Ling Feng memandang keluar jendela penginapan tersebut. Pas setelah Ling Feng berkata seperti itu, pintu kamarnya diketuk.
"Feng'er apakah sudah selesai ?" kata Long Tian yang mengetuk pintu kamar Ling Feng. Mendengar itu Ling Feng berjalan menuju pintu.
"Sudah selesai paman ayo." kata Ling Feng berjalan mendahului diikuti oleh Long Tian yang mengekori.
"Ohhhhh iya paman, tadi malam kau tidak berlebihan, kan." kata Ling Feng tidak berbalik. Long Tian yang mendengar itu hanya membuang muka sembari berkata.
"Tenang saja Feng'er aku tidak terlalu berlebihan." ucap Long Tian. Ling Feng yang mendengar itu merasakan nada tidak meyakinkan dari Long Tian.
Ling Feng menghela nafas lalu berkata, "asal identitas mu tidak diketahui itu sudah cukup Paman." ucap Ling Feng menggelengkan kepalanya sudah kenal betul dengan sifat Long Tian yang satu ini.
"Hehehehe kau tenang saja Feng'er, aku jamin tidak ada rumput liar lagi yang akan menggangu." ucap Long Tian meyakinkan. Ling Feng yang mendengar itu membatin.
"Semoga saja seperti itu paman." batin Ling Feng.
Setelah selesai memberikan kunci kamar Ling Feng dan Long Tian keluar lalu menuju dermaga kecil desa perbatasan. Untung saja dermaga itu tidak terlalu jauh dari tempat Ling Feng dan Long Tian menginap. Namun, sebuah kabar lalu lalang membuat Ling Feng memandang tajam Long Tian.
"Kalian tau tidak, bar tempat biasa geng naga hitam telah hancur menjadi sebuah reruntuhan bangunan hanya dalam satu malam." bisik salah satu warga kepada temannya.
"Benarkah, kau jangan bercanda ! mana bisa dilakukan secepat itu hanya dengan satu malam saja. Ahli kuat mana yang bisa melalukan hal seperti itu di desa perbatasan ini." balas temannya menimpali kabar tumpang tindih itu.
__ADS_1
"Aku tidak berbohong, tadi pagi saat aku ingin menuju dermaga, bar tersebut sudah menjadi puing-puing. Padahal kemarin sebelum malam bar itu masih berdiri kokoh baik-baik saja." jelas temannya yang memberikan informasi tersebut.
Ling Feng yang mendengar itu mengalihkan pandangannya menatap tajam Long Tian. Long Tian yang ditatap seperti itu hanya membuang muka pura-pura bersiul-siul.
"Haihhhhh, sudahlah selama identitas mu aman aku tidak peduli dengan yang lainnya." Ucap Ling Feng menghela nafas. Long Tian yang mendengar itu hanya terkekeh canggung menggaruk bagian belakang kepalanya.
Setelah berjalan beberapa menit akhirnya mereka sampai di dermaga. Terlihat tidak ada satupun kapal yang berani menyebrangi sungai perbatasan. Walaupun terlihat tidak ada yang menyebrangi sungai perbatasan, dermaga itu masih terlihat ramai dengan para warga yang berlalu lalang. Ada yang sekedar duduk saja dan ada juga yang mengobrol dengan warga lainnya dan masih banyak lagi.
"Jadi Ling Feng bagaimana cara kita mencari kapal untuk menyebrangi sungai perbatasan." Tanya Long Tian kepada Ling Feng cukup keras. Perkataan Long Tian tersebut langsung membuat dermaga yang ricuh seketika menjadi hening mendengar perkataan Long Tian.
"Paman Sepertinya kau masih merasa kurang menarik perhatian kah ?" Bisik Ling Feng kesal kepada Long Tian. Long Tian yang mendengar itu heran lalu menunjuk dirinya sendiri.
"Ehhhhh aku salah berkata seperti itu ?" Kata Long Tian sembari menunjuk dirinya sendiri. Ling Feng yang mendengar itu hanya mendengus kesal.
"Tidak kami tidak mau cari saja yang lain. Sudah cukup omong kosong belaka yang dikatakan para kultivator ingin membersihkan beast itu, namun semua tidak ada yang berhasil." kata warga itu langsung mendahului sebelum Ling Feng mengatakan niatnya. Para warga yang sedang berkumpul dengannya menganggukan kepalanya setuju dengan perkataan temannya itu.
Long Tian yang mendengar itu ingin maju memukul sekumpulan orang tersebut, namun langsung ditahan oleh Ling Feng.
"Tidak perlu sepanas itu paman, kita disini datang baik-baik." ucap Ling Feng. Long Tian yang mendengar itu hanya berdecak kesal.
"Baiklah kalau begitu, kami pamit dulu." ucap Ling Feng acuh tak acuh memberi salam dan ingin pergi dari sana. Baru saja ia melangkah beberapa kata ada suara yang memanggilnya dari belakang.
"Tunggu tuan !!" teriak seseorang. Ling Feng yang mendengar bahwa teriakkan itu memanggilnya membalikkan badannya melihat seorang pria lumayan berumur berlari meneriakinya.
__ADS_1
"Aku dengar tuan tadi ingin menyeberang sungai perbatasan ini." Kata pria berumur tersebut. Ling Feng yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.
"Apakah paman bisa melakukan hal tersebut untuk ku dan teman ku ini ? Tenang saja, masalah bayaran tidak perlu khawatir aku akan membayar dua kali lipat." Kata Ling Feng. Pria berumur yang mendengar itu menggelengkan kepalanya.
"Aku hanya ingin bertanya kepada tuan. Apakah boleh aku bertanya ? Jika bisa, aku akan memberikan tumpangan gratis menuju seberang." Kata pria tersebut memandang Ling Feng serius. Ling Feng yang dipandang seperti itu hanya biasa saja lalu berkata, "Tanyakan saja apa yang ingin anda tanyakan."
Pria tersebut yang mendengar itu menganggukkan kepalanya lalu bertanya, "Seberapa yakin anda bisa membasmi beast yang mendiami sungai perbatasan ini ?" Tanya pria tersebut. Ling Feng yang mendengar itu tersenyum simpul dan berkata dengan santai.
"Selama kau percaya akan ku basmi semua beast air itu." kata Ling Feng tersenyum simpul. Long Tian yang melihat Ling Feng tersenyum tidak menyangka, bahwa momen Ling Feng tersenyum muncul saat berbicara dengan pria yang sudah berumur ini.
Pria tua itu tersenyum mendengar keyakinan Ling Feng tersebut lalu berkata.
"Ikuti aku tuan Pendekar" ucap Pria tua itu berbalik berjalan diikuti oleh Ling Feng dan Long Tian mengekori dibelakang. Para warga yang melihat adegan itu hanya berdecak menyindir Ling Feng dan Long Tian.
"Oii Yu Tua, untuk apa repot-repot melakukan hal tersebut mereka itu hanya sekelompok bajingan penipu yang bisanya cuman omong besar saja. Lebih baik jangan kau lakukan daripada perahu milik mu hancur nantinya." kata orang tadi menyindir Ling Feng dan Long Tian. Long Tian sendiri yang mendengar itu sudah sangat kesal dan ingin sekali memukul wajah sekelompok orang tersebut.
"Tidak perlu diambil hati, sebelum-sebelumnya mereka itu adalah orang baik, sampai para beast itu mulai meneror. Alhasil itu mempengaruhi mereka keekonomian mereka yang bekerja sebagai penyedia jasa perahu" Kata pria tersebut. Long Tian yang mendengar itu sudah mengetahui hal tersebut, hanya saja ia sangat kesal dengan ocehan sekelompok orang itu yang menghina dirinya dan Ling Feng.
"Sudahlah paman anggap saja mereka itu anjing yang sedang menggonggong kepadamu." Ucap Ling Feng tidak peduli sama sekali dengan perkataan warga tadi yang menyindirnya. Long Tian yang mendengar itu sudah tidak bisa mengeluh lagi jika Ling Feng sudah berkata seperti itu.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
__ADS_1
( Blizzardauthor)